Jangan Meremehkan Amalan-amalan Kecil, Begini Pahalanya!
Selasa, 09 Januari 2024 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
“Telah diampuni seorang wanita pezina. Sebab ia pernah melewati seekor anjing di dekat sebuah sumur yang sedang menjulurkan lidahnya dalam kondisi hampir mati kehausan. Wanita pelacur tersebut segera melepas sepatunya dan mengikatnya dengan kerudungnya, kemudian ia mengambil air dari sumur itu. Karena perbuatannya itulah dosa-dosanya diampuni.”
"Sebaliknya, kita pun tidak boleh meremehkan perbuatan buruk sekecil apa pun. Karena bisa jadi, perbuatan itu mengundang murka Alllah dan menjadi sebab kita diseret ke dalam neraka Allah subhanahu wata’ala,"ujarnya dalam salah satu ceramahnya yang dilansir laman dakwah baru-baru ini.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya terkait seseorang yang rajin beribadah kepada Allah, namun sering menyakiti tetangga dengan lisannya. Maka Rasulullah pun mengabarkan bahwa ia termasuk penghuni neraka.
Rasulullah bersabda, hadits riwayat al-Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad, nomor 119,
Dikatakan pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya fulanah rajin mengerjakan shalat malam dan berpuasa sunah di siang hari, dia juga gemar mengerjakan kebaikan dan bersedekah. Namun, ia sering menyakiti tetangganya dengan lisannya.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak ada kebaikan padanya, ia termasuk penghuni neraka.”
Lebih dari itu, Rasulullah juga pernah menggambarkan bahwa ada seseorang yang dimasukkan ke dalam neraka lantaran seekor kucing, yaitu karena ia mengurung kucing tersebut hingga mati kelaparan.
Rasulullah bersabda,
“Ada seorang wanita yang diazab lantaran mengurung seekor kucing hingga kucing itu mati. Karena itulah ia dimasukkan ke dalam neraka. Kucing itu dikurungnya tanpa diberikan makan dan minum, tidak juga dilepaskan sehingga dapat memakan serangga-serangga bumi.”(HR Bukhari dan Muslim)
"Semua hal ini menunjukkan kepada kita bahwa kita tidak boleh meremehkan amalan kecil, sekecil apa pun itu. Jika amalan tersebut merupakan kebaikan maka marilah kita laksanakan, dan jika itu keburukan maka marilah kita tinggalkan,"paparnya.
Kelak di akhirat kita akan mendapatkan balasan dari amalan kita selama di dunia, sekecil apa pun itu. Allah subhanahu wata’ala berfirman, dalam al-Quran Surat Az-Zalzalah: 7—8,
"Sebaliknya, kita pun tidak boleh meremehkan perbuatan buruk sekecil apa pun. Karena bisa jadi, perbuatan itu mengundang murka Alllah dan menjadi sebab kita diseret ke dalam neraka Allah subhanahu wata’ala,"ujarnya dalam salah satu ceramahnya yang dilansir laman dakwah baru-baru ini.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya terkait seseorang yang rajin beribadah kepada Allah, namun sering menyakiti tetangga dengan lisannya. Maka Rasulullah pun mengabarkan bahwa ia termasuk penghuni neraka.
Rasulullah bersabda, hadits riwayat al-Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad, nomor 119,
قِيْلَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَا رَسُوْلَ اللَّهِ إِنَّ فُلَانَةً تَقُوْمُ اللَّيْلَ وَتَصُوْمُ النَّهَارَ وَتَفْعَلُ وَتَصَدَّقُ، وَتُؤْذِي جِيرَانَهَا بِلِسَانِهَا؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا خَيْرَ فِيْهَا هِيَ مِنْ أَهْلِ النَّارِ
Dikatakan pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya fulanah rajin mengerjakan shalat malam dan berpuasa sunah di siang hari, dia juga gemar mengerjakan kebaikan dan bersedekah. Namun, ia sering menyakiti tetangganya dengan lisannya.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak ada kebaikan padanya, ia termasuk penghuni neraka.”
Lebih dari itu, Rasulullah juga pernah menggambarkan bahwa ada seseorang yang dimasukkan ke dalam neraka lantaran seekor kucing, yaitu karena ia mengurung kucing tersebut hingga mati kelaparan.
Rasulullah bersabda,
عُذِّبَتِ امْرَأَةٌ فِي هِرَّةٍ سَجَنَتْهَا حَتَّى مَاتَتْ فَدَخَلَتْ فِيهَا النَّارَ. لَا هِيَ أَطْعَمَتْهَا وَلَا سَقَتْهَا إِذْ حَبَسَتْهَا، وَلَا هِيَ تَرَكَتْهَا تَأْكُلُ مِنْ خَشَاشِ الْأَرْضِ
“Ada seorang wanita yang diazab lantaran mengurung seekor kucing hingga kucing itu mati. Karena itulah ia dimasukkan ke dalam neraka. Kucing itu dikurungnya tanpa diberikan makan dan minum, tidak juga dilepaskan sehingga dapat memakan serangga-serangga bumi.”(HR Bukhari dan Muslim)
"Semua hal ini menunjukkan kepada kita bahwa kita tidak boleh meremehkan amalan kecil, sekecil apa pun itu. Jika amalan tersebut merupakan kebaikan maka marilah kita laksanakan, dan jika itu keburukan maka marilah kita tinggalkan,"paparnya.
Kelak di akhirat kita akan mendapatkan balasan dari amalan kita selama di dunia, sekecil apa pun itu. Allah subhanahu wata’ala berfirman, dalam al-Quran Surat Az-Zalzalah: 7—8,
Lihat Juga :