Keseimbangan Tauhid dan Nilai Kesatuan Menurut Hasan at-Turabi

Rabu, 17 Januari 2024 - 17:46 WIB
loading...
Keseimbangan Tauhid...
Hasan at-Turabi. Foto/Ilustrasi: Wikipedia
A A A
Hasan at-Turabi mengatakan agama tauhid merupakan paradigma pengintegrasian dan perimbangan bagian-bagian. Kebebasan merupakan nilai esensial agama . Tanpa kebebasan tidak akan muncul kekuatan iman yang merdeka dan tidak tercapainya tujuan dalam berkreasi dan memberikan kontribusi nyata.

"Kesatuan juga merupakan nilai yang harus dimiliki, sebab tanpa kesatuan, tidak akan terkumpul dan terorganisasi suatu kekuatan," tulisnya dalam bab Kebangkitan Islam dan Negara-negara Kawasan Arab dalam buku berjudul "As-Shahwatul Islamiyah Ru'yatu Nuqadiyatu Minal Daakhili" yang dalam edisi Indonesia menjadi "Kebangkitan Islam dalam Perbincangan Para Pakar" (Gema Insani Press).

Di atas dasar keseimbangan agama, kata at-Turabi, terjadi hubungan antara individu yang bebas dan kelompok yang terorganisasi. Keduanya disatukan oleh akidah sebagai tujuan, ibadah sebagai jalan, dan syariat sebagai sumber rujukan. "Berdasarkan gambaran tersebut, maka seluruh bentuk pemisah antar manusia, misalnya etnis atau wilayah, menyatu dalam Islam," katanya.

Baca juga: Hasan at-Turabi: Ekspansi Islam Menjanjikan Kehidupan Baru bagi Eropa

Menurutnya, Islam menjaga keseimbangan, tidak bersikap berat sebelah. Tujuan sejarah pertumbuhan awal Islam adalah tauhid, sebab ia berhadapan dengan realitas jahiliah yang paganistik-syirik.

Ikatan etnis, nasional, dan sejarah terkadang menjadikan orang bersikap fanatik sehingga memutuskan hubungan dengan yang lain. Setelah Islam datang, sisa-sisa kejahiliahan tersebut masih ada.

"Memang Rasulullah SAW tidak mengutak-atik masalah kesukuan, tidak mengingkari ikatan hijrah atau primordial, dan tidak pula meremehkan batas-batas wilayah," katanya.

Akan tetapi, Rasulullah SAW mengembangkan seluruh aspek tersebut menuju kemaslahatan yang lebih besar bagi umat Islam. Ketika terjadi keseimbangan antar urusan dan prioritas di antara beberapa hal yang kontradiktif, mulai dari yang sederhana (misalnya urusan keluarga, tetangga, dan kelompok) hingga yang kompleks (misalnya problema umat manusia sedunia), maka hal itu diletakkan dalam paradigma kebenaran dan keadilan, sehingga dinilai sebagai loyalitas terhadap Allah yang Maha Besar dan diatur oleh syariatnya yang tinggi.

At-Turabi lalu menunjukkan ayat-ayat al-Quran yang menyebut hal tersebut seperti surat al-Baqarah : 62, Ali Imran : 102, an-Nisa : 135, al-Anfal : 72, at-Taubah : 117, al-Mu'minun : 51-52, dan al-Hujurat : 8-12.

"Simak pula hadis-hadis tentang keutamaan bermacam-macam suku, kaum, tempat, dan kurun waktu, kemudian lihatlah keutamaan umat dan makna-makna persatuannya," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
10 Cara Memuliakan Orang...
10 Cara Memuliakan Orang Tua, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Jenis Perceraian yang...
Jenis Perceraian yang Diharamkan dalam Islam
Keutamaan Zikir Laa...
Keutamaan Zikir Laa Ilaaha Illallah Subhanallah 100 X Setiap Hari Beserta Dalilnya
Kisah Hikmah : Kalimat...
Kisah Hikmah : Kalimat Laa ilaaha illallaah, Menyelamatkannya dari Neraka
11 Kaidah Islam yang...
11 Kaidah Islam yang Bisa Mempersempit Perceraian
Rekomendasi
Memiliki Perisai Setajam...
Memiliki Perisai Setajam Pisau, Dinosaurus Jenis Baru Ditemukan
Dikira Batu Akik Ternyata...
Dikira Batu Akik Ternyata Telur Dinosaurus Berumur 60 Juta Tahun
Super Blue Blood Moon...
Super Blue Blood Moon 2018, Gerhana Bulan Terindah Sepanjang Sejarah yang Sangat Jarang Terjadi
Artikel Terkini
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved