Bolehkah Berdebat dalam Pandangan Islam? Simak Penjelasannya!

Selasa, 23 Januari 2024 - 10:08 WIB
loading...
Bolehkah Berdebat dalam...
Berdebat atau perdebatan yang tidak didasari ilmu dan hujjah sangat dilarang oleh syariat Islam. Foto ilustrasi/freepiks
A A A
Pergunjingan soal ' debat ' calon presiden dan calon wakil presiden masih terus bergulir, bahkan kian melebar di berbagai media sosial. Perdebatan biasanya dipicu oleh perbedaan pendapat dan pandangan. Bagaimana Islam menyikapi debat ini, bolehkah?

Mari kita lihat beberapa Hadis berikut:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ [رواه المسلم]


Dari 'Aisyah berkata, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya orang yang paling Allah benci adalah orang yang suka membantah lagi sengit." (HR. Muslim No 2668)

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda:

مَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَهُوَ مُبْطِلٌ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ مَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَهُوَ مُحِقٌّ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ


"Barangsiapa yang meninggalkan perdebatan sementara ia berada di atas kebatilan, maka Allah akan bangunkan sebuah rumah baginya di pinggiran surga. Dan barangsiapa yang meninggalkan perdebatan padahal dia berada di atas kebenaran, maka Allah akan membangun sebuah rumah baginya di atas surga." (Shohih at-Targib wat Tarhib, Jilid 1)

Dari hadis di atas dapat dipahami bahwa debat yang tidak didasari ilmu dan hujjah sangat dilarang oleh syariat.

Ustaz Ahmad Sarwat dalam satu tausiyahnya menyebutkan, para ulama di masa lalu meski yakin dengan teori yang disampaikannya, mereka tidak pernah merasa paling benar dalam segala hal. Mereka tetap menghormati ulama lain sebagai orang yang juga ahli dalam bidangnya.

Pengasuh Rumah Fiqih Indonesia itu menceritakan kisah ulama terdahulu. Diceritakan, Imam Malik pernah berdebat sebuah masalah dengan Al-Laits Ibn Sa'ad, tetapi mereka selalu saling mengirimkan hadiah.

Imam Malik mengirim surat disertai dengan kurma Madinah yang terkenal lezat itu. Begitu juga Al-Laits Ibn Sa'ad kalau mengirimkan jawaban, beliau kirim surat dan hadiah. Tidak tanggung-tanggung, hadiah berupa emas murni.

Hadiah dari Al-Laits Ibn Sa'ad itulah yang kemudian oleh Imam Malik diberikan kepada murid kesayangannya, Imam Asy-Syafi'i sebagai bekal untuk mahar pernikahannya. Padahal saat itu, Asy-Syafi'i sedang berdebat juga dengan Imam Malik sebagai gurunya.

Debat berjalan, saling kirim hadiah juga tetap berjalan. Itulah debat terindah yang pernah dipamerkan dalam sejarah para ulama syariah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Debat Ibnu Abbas dengan...
Debat Ibnu Abbas dengan 6000 Khawarij, 2000 Orang Bertobat
Etika Debat dalam Al-Qur’an:...
Etika Debat dalam Al-Qur’an: Salah Satunya Niat yang Tulus dan Benar
Debat Capres Cawapres:...
Debat Capres Cawapres: Al-Munazarah Disebut Sebanyak 129 Kali dalam Al-Quran
Debat Capres Cawapres:...
Debat Capres Cawapres: Shura dan Derivasinya Disebut 3 Kali dalam Al-Quran
Debat Capres Cawapres:...
Debat Capres Cawapres: Frasa Al-Jadal dalam Al-Quran
Debat Capres Cawapres:...
Debat Capres Cawapres: 7 Kali Disebut Al-Quran sebagai Al-Muhajjah
Rekomendasi
Fenomena Alam Besar...
Fenomena Alam Besar Bakal Terjadi, Bintang-bintang Berukuran Besar Memuntahkan Bebatuan
Iran Gunakan Inovasi...
Iran Gunakan Inovasi Penyemaian Awan di Tengah Kemarau Terburuk dalam Sejarah
6 Lubang Terdalam di...
6 Lubang Terdalam di Dunia yang Bikin Bulu Kuduk Merinding
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
Nasi Uduk Mengandung...
Nasi Uduk Mengandung Kolesterol? Yuk Simak Penjelasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved