Hati-hati, yang Suka Melaknat akan Kembali kepada Dirinya Sendiri

Senin, 29 Januari 2024 - 12:37 WIB
loading...
Hati-hati, yang Suka...
Dalam Islam, diharamkan melaknat seseorang secara personal, karena laknat ternyata bisa kembali orang yang mengucapkannya. Foto ilustrasi/ist
A A A
Dalam Islam, diharamkan melaknat seseorang secara personal, karena laknat ternyata bisa kembali orang yang mengucapkannya. Mengerikan bukan!

Laknat termasuk hal yang juga tidak dibenarkan. Ustadz Mubarak Bamualim, Lc, menjelaskan sebuah hadis tentang laknat tersebut.

وعن ابن مسعود – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رسُولُ الله – صلى الله عليه وسلم: «لَيْسَ المُؤْمِنُ بالطَّعَّانِ ، وَلاَ اللَّعَّانِ، وَلاَ الفَاحِشِ، وَلاَ البَذِيِّ ». رواه الترمذي، وقال: «حديث حسن


Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: ‘Bukanlah sifat seorang mukmin yang suka menikam kehormatan orang lain, bukan pula yang banyak melaknat , dan juga bukan yang mulutnya keji/kotor.'” (HR. Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah hadis hasan)

Hadis yang berikutnya, An-Nawawi Rahimahullahu Ta’ala berkata:

وعن أَبي الدرداء – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رسُولُ الله – صلى الله عليه وسلم: «إنَّ العَبْدَ إِذَا لَعَنَ شَيْئًا، صَعدَتِ اللَّعْنَةُ إِلَى السَّماءِ، فَتُغْلَقُ أبْوابُ السَّمَاءِ دُونَهَا، ثُمَّ تَهْبِطُ إِلَى الأرْضِ، فَتُغْلَقُ أبْوابُهَا دُونَها، ثُمَّ تَأخُذُ يَمينًا وَشِمالًا، فَإذا لَمْ تَجِدْ مَسَاغًا رَجَعَتْ إِلَى الَّذِي لُعِنَ، فإنْ كَانَ أهْلًا لِذلِكَ، وإلاَّ رَجَعَتْ إِلَى قَائِلِهَا». رواه أَبُو داود


Dari Abuddarda’ Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: ‘Sesungguhnya seorang hamba itu jika melaknat sesuatu, maka laknat itu naik ke langit, lalu ditutuplah pintu-pintu langit agar tidak masuk ke dalamnya, maka laknat itu turun ke bumi lalu ditutuplah pintu-pintu bumi agar tidak dapat masuk ke dalamnya, kemudian laknat itu ke kanan dan ke kiri. Kalau dia tidak mendapatkan jalan kepada seseorang, maka dia kembali kepada yang dilaknat, kalau yang dilaknat memang pantas mendapat laknat, maka laknat itu turun kepada orang tersebut. Tetapi jika laknat itu tidak sesuai dengan orang yang dilaknat, maka laknat itu kembali kepada orang yang mengucapkannya’.” (Riwayat Abu Dawud)

Ini adalah hadis yang memberikan pelajaran tentang suatu hal ghaib yang wajib kita beriman kepadanya. Menurut dai dari Kajian Sunnah itu, ketika seseorang mengucapkan laknat, maka laknat itu naik ke langit, dan kita sebagai mukmin harus beriman kepada hal ini. "Oleh karena itu, hadis ini memperingatkan tentang besarnya perkara yang berkaitan dengan laknat. Jangan mudah-mudah melaknat orang lain,"tegasnya.

Kemudian hadis ini menjelaskan dan memberikan pelajaran kepada kita bahwa suatu laknat yang ditujukan pada seseorang, jika memang orang itu berhak mendapat laknat, maka suatu saat laknat itu akan mengenai orang tersebut, cepat atau lambat. Tetapi, jika tidak sesuai, tidak pantas, bukan tempatnya orang ini dilaknat, maka laknat itu kembali kepada orang yang melaknat. Jadi, terkadang laknat seorang pada orang lain tidak akan sampai kepada orang tersebut.

Inti dari hadis ini adalah mengingatkan agar tidak dengan mudah melaknat . Seorang Muslim itu menjaga lisannya. Maka kita bisa menilai seseorang dari lisannya. Kalau lisannya jelek, bisanya hanya melaknat pada orang lain, jangan ambil ilmu darinya dan jangan dekati orang-orang seperti itu.

Kita beriman dengan apa yang disampaikan oleh Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ini. Kita tidak bisa gambarkan bagaimana, tapi secara umum inilah apa yang digambarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Baca juga: Larangan Melaknat dan Dalil-dalil yang Menjelaskannya

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa Ada Golongan...
Mengapa Ada Golongan yang Dilaknat Allah SWT? Perbuatan Apa yang Dilakukan?
Apakah Dosa Dilipatgandakan...
Apakah Dosa Dilipatgandakan di Bulan Rajab? Begini Penjelasannya!
Bahaya Buruk Sangka...
Bahaya Buruk Sangka yang Harus Diwaspadai, Simak di Sini!
Amalan untuk Menebus...
Amalan untuk Menebus Sikap Buruk Sangka, Simak di Sini!
Ngerinya Berburuk Sangka...
Ngerinya Berburuk Sangka (Suuzan), Kaum Muslim Wajib Tahu!
Jangan Sepelekan Dosa...
Jangan Sepelekan Dosa Kecil, Ngeri Akibatnya
Rekomendasi
Astronom Temukan Sinyal...
Astronom Temukan Sinyal Radio Berusia 8 Miliar Tahun
Keretakan Lempeng Bumi...
Keretakan Lempeng Bumi Semakin Parah, Benua Afrika Akan Terbelah Dua
Jepang Merevisi Probabilitas...
Jepang Merevisi Probabilitas Gempa Besar di Palung Nankai
Artikel Terkini
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved