Derita 52.000 Wanita Hamil di Gaza: Tidak Ada Dokter, Tak Ada Tempat Tidur

Kamis, 07 Maret 2024 - 19:06 WIB
loading...
Derita 52.000 Wanita...
Ada setidaknya 52.000 perempuan Gaza tengah hamil di tengah serangan Israel yang bertubi-tubi. Foto/Ilustrasi: Gulf News
A A A
Asmaa Ahmad melahirkan di tengah malam di sebuah sekolah di Kota Gaza yang tidak ada listrik. Ia terpaksa meninggalkan rumahnya, mengungsi dari pemboman Israel.

Dokter tiba tepat pada waktunya, bekerja dengan menggunakan lampu ponsel dan menjepit tali pusar dengan apa pun yang dapat ditemukan oleh staf medis.

“Saya sangat, sangat takut kehilangan bayi saya,” kata Asmaa, 31 tahun, kepada AFP sebagaimana dikutip Gulf News, menceritakan bagaimana putranya Faraj lahir ke dunia 4 bulan lalu.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Baraa Jaber, perawat yang membantu persalinan, mengaku takut juga. “Saat itu sudah sangat larut dan saat ini pendudukan (Israel) dapat mengebom siapa pun yang bergerak di jalanan,” katanya.

Menjelang Hari Perempuan Internasional pada tanggal 8 Maret, pekerja bantuan dan petugas medis mengatakan sekitar 52.000 wanita hamil di Gaza – menurut perkiraan Organisasi Kesehatan Dunia – termasuk di antara mereka yang terancam oleh runtuhnya sistem kesehatan di tengah perang yang berkecamuk. Tragisnya, derita mereka tidak berakhir dengan keberhasilan persalinan.

Para ibu yang baru melahirkan menghadapi tantangan berat untuk menjaga bayi tetap hidup di wilayah yang terkepung tanpa mendapatkan kebutuhan pokok seperti makanan dan air, belum lagi meja berpemanas untuk bayi baru lahir dan inkubator.

Kondisi yang memburuk dengan cepat telah menimbulkan ketakutan di hati para wanita hamil seperti Malak Shabat, 21 tahun, yang mencari perlindungan di kota Rafah di Gaza selatan setelah beberapa kali berpindah untuk menghindari serangan udara Israel.

“Saya sangat takut melahirkan,” kata Shabat, yang tanggal kelahirannya semakin dekat.

Tidak Ada dokter, tidak ada tempat tidur'

Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza

Perang di Gaza dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober yang belum pernah terjadi sebelumnya di Israel selatan yang mengakibatkan kematian sekitar 1.160 orang, sebagian besar warga sipil.

Kampanye militer balasan Israel yang dimaksudkan untuk menghancurkan Hamas telah menewaskan sedikitnya 30.631 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Palestina Menang, Akankah...
Palestina Menang, Akankah Kiamat Segera Terjadi?
Palestina dalam Kisah-kisah...
Palestina dalam Kisah-kisah Hadis Rasulullah SAW
Rekomendasi
Harvard Teliti UFO Lewat...
Harvard Teliti UFO Lewat Galileo Project, Ilmuwan Avi Loeb Jadi Sorotan
Erdogan: Kekuatan Gempa...
Erdogan: Kekuatan Gempa Turki 3 Kali Lebih Kuat dari Marmara
Awan Berbentuk Gelombang...
Awan Berbentuk Gelombang Tsunami Muncul di Langit AS
Artikel Terkini
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved