Mengapa ISIS Menyerang Rusia? Salah Satunya Dianggap Menindas Muslim

Sabtu, 23 Maret 2024 - 19:26 WIB
loading...
Mengapa ISIS Menyerang...
Lebih dari 115 orang tewas dan hampir 120 lainnya terluka menyusul serangan teroris terhadap penonton konser di Balai Kota Crocus Moskow. Foto: AL Jazeera
A A A
Lebih dari 115 orang tewas dan hampir 120 lainnya terluka menyusul serangan kurang ajar terhadap penonton konser di Balai Kota Crocus Moskow sebelum pertunjukan band rock era Soviet pada hari Jumat, 22 Maret 2024.

Analis pertahanan dan keamanan mengatakan kelompok tersebut telah menargetkan propagandanya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dalam beberapa tahun terakhir atas dugaan penindasan terhadap Muslim oleh Rusia .

Kabir Taneja, seorang peneliti di program Studi Strategis dari Observer Research Foundation – sebuah wadah pemikir yang berbasis di New Delhi, India – mengatakan bahwa Rusia dipandang oleh kelompok-kelompok tersebut sebagai “kekuatan salib melawan Muslim”.

“Rusia telah menjadi target ISIS dan bukan hanya ISKP (ISIS-K) sejak awal,” kata Taneja, penulis buku The ISIS Peril, kepada Al Jazeera.

Baca juga: ISIS Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan di Tempat Konser Moskow

“ISKP menyerang kedutaan Rusia di Kabul pada tahun 2022, dan selama berbulan-bulan badan keamanan Rusia telah meningkatkan upaya mereka untuk menekan ekosistem pro-ISIS baik di Rusia maupun di sekitar perbatasannya, khususnya di Asia Tengah dan Kaukus,” katanya.

Pada awal Maret, Dinas Keamanan Federal Rusia, yang lebih dikenal sebagai FSB, mengatakan pihaknya telah menggagalkan rencana ISIS untuk menyerang sinagoga di Moskow.

ISIS dan Rusia juga telah lama menjadi musuh di medan perang lain, seperti Suriah, di mana kekuatan udara dan dukungan Moskow terhadap rezim Bashar al-Assad sangat penting dalam memukul mundur kemajuan yang dicapai para pejuang ISIS di tahun-tahun awal perang saudara.

Pasukan Rusia juga dituduh oleh kelompok hak asasi manusia dan front oposisi lainnya di Suriah melakukan pelanggaran dan tindakan berlebihan terhadap warga sipil melalui kampanye pengeboman mereka.

Baca juga: Para Pemimpin Dunia Kecam Serangan Teroris di Gedung Konser Moskow
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kiai Said: Muslim China...
Kiai Said: Muslim China Bisa Menjadi Jembatan Penghubung Peradaban Global
MABIMS Sepakati 8 Resolusi...
MABIMS Sepakati 8 Resolusi Falak, Indonesia Tuan Rumah Bimtek Hisab Rukyat 2026
Buldantour Tawarkan...
Buldantour Tawarkan Pendidikan Bersertifikat Resmi di Masjid Nabawi Setahun Penuh
Setelah Assad Digulingkan:...
Setelah Assad Digulingkan: Siapa yang Akan Memerintah Suriah?
Mirza Ghulam Ahmad dan...
Mirza Ghulam Ahmad dan Paham Imam Mahdi Pengikutnya
Angka Mualaf Melonjak...
Angka Mualaf Melonjak 400 Persen: Muslim Akan Jadi Mayoritas di 3 Negara Eropa
Rekomendasi
Iihhh... 13 Kaki Hewan...
Iihhh... 13 Kaki Hewan Ini Terlihat Sangat Aneh
Teliiti Sejarah Bumi,...
Teliiti Sejarah Bumi, Gletser Purba Ungkap Fakta Baru
Bebatuan di Ethiopia...
Bebatuan di Ethiopia Membentuk Loreng Harimau, Ternyata Ini Penyebabnya
Artikel Terkini
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Menjaga Kemabruran Haji:...
Menjaga Kemabruran Haji: Inilah Amalan setelah Pulang dari Tanah Suci
Infografis
3 Negara Pendukung Bashar...
3 Negara Pendukung Bashar al-Assad, Salah Satunya Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved