Pertempuran Nahawand Iran: Kesedihan Khalifah Umar Atas Syahidnya Nu'man

Selasa, 23 April 2024 - 14:26 WIB
loading...
Pertempuran Nahawand...
Pertempuran berakhir dengan kemenangan mutlak bagi pihak Muslim. Ilustrasi: Ist
A A A
Pertempuran Nahawand terjadi pada tahun 642 antara pasukan Arab Muslim melawan pasukan Kekaisaran Sasania. Pertempuran berakhir dengan kemenangan mutlak bagi pihak Muslim, dan akibatnya pihak Persia kehilangan kota-kota di sekitar wilayah tersebut, termasuk kota penting Sephahan, yang kini bernama Isfahan di Iran .

Kala itu, Pasukan Sassania berjumlah 150.000 orang di bawah pimpinan Peroz Khosrau yang diangkat Yazdigird III menjadi pemimpin tertinggi. Mereka berasal dari wilayah-wilayah Media, Azerbaijan, Khurasan, Gurgan, Tabaristan, Merw, Baktria, Sistan, Kerman, dan Farsistan, yang mengambil posisi bertahan di luar kota Nahawand.

Sedangkan di pihak Arab, Nu'man bin Muqarrin memimpin 30.000 orang pasukan, yang berasal pangkalan Arab Muslim dari Irak , Khuzistan, dan Sawad.

Baca juga: Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Matinya Panglima Perang Persia Firozan

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Al-Faruq Umar" yang diterjemahkan Ali Audah menjadi " Umar bin Khattab " (PT Pustaka Litera AntarNusa, April 2000) mengisahkan dalam pertempuran ini panglima perang Nu'man bin Muqarrin syahid. Hanya saja utusan dari pasukan muslim yang ditugaskan memberi kabar tentang jalannya perang tesebut tidak serta merta mengabarkan hal ini kepada Umar.

Hanya hal-hal yang menyenangkan saja yang disampaikan kepada khalifah.Setelah itu Umar dengan beberapa orang sahabat keluar, ingin sekali mendapatkan berita yang sejelasnya mengenai hal itu.

Perhatian mereka sekarang terarah ke jalan yang menuju ke Persia . Dari kejauhan mereka sudah melihat seorang penunggang kuda yang menurut harapan Utsman bin Affan adalah Sa'ib bin Agra'.

Sesudah berada dekat kepada mereka dan ia memberi salam, Umar menanyakan: "Apa kabar?" dijawab: "Kabar baik dan suatu kemenangan."

Dilanjutkan dengan pertanyaan lagi oleh Umar: "Apa yang dilakukan Nu'man?"

Kata Agra': "Kudanya tergelincir di genangan darah daerah musuh, maka dia terpelanting dan gugur sebagai syahid."

Terharu oleh berita itu dengan rasa cemas Umar berkata: "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un."

Baca juga: Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Nu'man Syahid tapi Pasukan Muslim Menang

Ia tak dapat menahan diri menangis terisak-isak seolah-olah peristiwa itu menimpa anaknya sendiri atau orang yang sangat disayanginya. Setelah kesedihannya terasa agak reda ia bertanya lagi kepada Sa'ib mengenai siapa saja yang terbunuh dari kalangan Muslimin, dijawab dengan menyebutkan beberapa nama orang penting di antara mereka.

Kemudian katanya lagi: "Dan yang sebagian lagi orang-orang yang dikenal oleh Amirulmukminin."

Dengan suara sedih yang masih tersendat di kerongkongan: "Bagi mereka bukan soal kendati Umar tidak mengenal mereka. Tetapi Allah mengenal mereka dan memberikan kehormatan kepada mereka sebagai syahid. Apa yang mereka lakukan pun tidak harus sepengetahuan Umar."

Bersama-sama Sa'ib mereka berangkat kembali hingga memasuki kota Madinah . Seperlima harta rampasan perang dimasukkan ke dalam Masjid, dan Umar memerintahkan beberapa orang sahabatnya, di antaranya Abdur-Rahman bin Auf dan Abdullah bin Arqam, untuk bermalam di tempat itu dan keesokan harinya membagi-bagikannya kepada kaum Muslimin.

Baca juga: Pertempuran Nahawand Iran: Strategi 30.000 Pasukan Muslim Hadapi 150.000 Tentara Persia
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Rekomendasi
Astronom Temukan Sinyal...
Astronom Temukan Sinyal Radio Berusia 8 Miliar Tahun
Bintang Ini Jadi Petunjuk...
Bintang Ini Jadi Petunjuk Kelahiran Nabi Isa yang Diabadikan Injil dan Al-Quran
Tukang Kayu Memainkan...
Tukang Kayu Memainkan Peran Penting dalam Peradaban Mesopotamia
Artikel Terkini
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved