Kisah Amr bin Ash Memasuki Mesir, Begini Kondisi Sungai Nil Waktu Itu
Jum'at, 21 Juni 2024 - 20:39 WIB
loading...
A
A
A
Cabang yang ketiga berdiri sendiri, dimulai di bagian selatan sekitar enam mil ke arah timur celah Provinsi Syarqiah hingga bermuara di Laut Tengah sejauh lebih dari 24 mil arah timur Port Said. Cabang ketiga ini cabang Biluz.
Cabang yang empat lainnya pecahan dari dua cabang Nil yang masih ada sampai sekarang.
Dua di antaranya mengalir di Provinsi Syarqiah dan Provinsi Daqahliah atau bermuara di Laut Tengah di celah Danau Manzela [Buhairat al-Manzilah]; bagian timurnya Cabang at-Taniti melalui Tanis, yaitu San al-Hajar, kota arkelogi yang masa kita sekarang cukup terkenal, dan yang lain Cabang Mindizi yang menembus Provinsi Daqahliah, bercabang dari Sungai Nil pada sebuah titik di dekat Mit Gamr untuk kemudian bermuara di Danau Manzela, sebuah tempat antara Port Said dengan Dimyat (Damietta).
Baca juga: Profil dan Biografi Amr bin Ash, Sahabat Nabi yang Sukses Menaklukkan Mesir
Cabang Sabanti ini melintasi Provinsi al-Manufiah (Munufia) dan Provinsi al-Garbiah, di mulai dari Cabang Dimyat di dekat al-Qanatir al-Khairiah untuk kemudian bermuara di Danau Barallus [Buhairah al-Barallus].
Selanjutnya Cabang al-Kanubi (Kanopos, Canopus) bercabang lagi dari tengahtengah Cabang Rasyid yang kemudian mengalir ke utara di sebelah barat hingga bermuara di dekat Iskandariah ke sebelah timurnya.
Pusat jaringan air ini menyebarkan sekian banyak terusan yang mengairi tanah Mesir yang subur dan produktif berbentuk segitiga besar itu. Segitiga ini membentang ke sebelah barat di belakang Iskandariah sampai ke al-Barqah (Sirenaika, Cyrenaica).
Daerah Maryut (Mareotis) ini memang padat, penduduknya ramah dan hidup makmur, tinggal di rumah-rumah yang bagus dikelilingi kebun yang rindang.
Daerah yang melimpah dengan buah-buahan ini membentang jauh sampai ke perbatasan Barqah dengan hasil buah-buahan yang lezat yang banyak diekspor ke Romawi.
Buah anggurnya terkenal luas sehingga Virgilius dan Strabo menyebut-nyebut tentang minuman kerasnya yang bermutu tinggi, seperti Abu Nuwas dan kawan-kawannya ketika melukiskan khamar Hit dan Anat.
Baca juga: Amr Bin Al-Ash: Arthabon Arab yang Taklukkan Arthabon Romawi
Cabang yang empat lainnya pecahan dari dua cabang Nil yang masih ada sampai sekarang.
Dua di antaranya mengalir di Provinsi Syarqiah dan Provinsi Daqahliah atau bermuara di Laut Tengah di celah Danau Manzela [Buhairat al-Manzilah]; bagian timurnya Cabang at-Taniti melalui Tanis, yaitu San al-Hajar, kota arkelogi yang masa kita sekarang cukup terkenal, dan yang lain Cabang Mindizi yang menembus Provinsi Daqahliah, bercabang dari Sungai Nil pada sebuah titik di dekat Mit Gamr untuk kemudian bermuara di Danau Manzela, sebuah tempat antara Port Said dengan Dimyat (Damietta).
Baca juga: Profil dan Biografi Amr bin Ash, Sahabat Nabi yang Sukses Menaklukkan Mesir
Cabang Sabanti ini melintasi Provinsi al-Manufiah (Munufia) dan Provinsi al-Garbiah, di mulai dari Cabang Dimyat di dekat al-Qanatir al-Khairiah untuk kemudian bermuara di Danau Barallus [Buhairah al-Barallus].
Selanjutnya Cabang al-Kanubi (Kanopos, Canopus) bercabang lagi dari tengahtengah Cabang Rasyid yang kemudian mengalir ke utara di sebelah barat hingga bermuara di dekat Iskandariah ke sebelah timurnya.
Pusat jaringan air ini menyebarkan sekian banyak terusan yang mengairi tanah Mesir yang subur dan produktif berbentuk segitiga besar itu. Segitiga ini membentang ke sebelah barat di belakang Iskandariah sampai ke al-Barqah (Sirenaika, Cyrenaica).
Daerah Maryut (Mareotis) ini memang padat, penduduknya ramah dan hidup makmur, tinggal di rumah-rumah yang bagus dikelilingi kebun yang rindang.
Daerah yang melimpah dengan buah-buahan ini membentang jauh sampai ke perbatasan Barqah dengan hasil buah-buahan yang lezat yang banyak diekspor ke Romawi.
Buah anggurnya terkenal luas sehingga Virgilius dan Strabo menyebut-nyebut tentang minuman kerasnya yang bermutu tinggi, seperti Abu Nuwas dan kawan-kawannya ketika melukiskan khamar Hit dan Anat.
Baca juga: Amr Bin Al-Ash: Arthabon Arab yang Taklukkan Arthabon Romawi
(mhy)
Lihat Juga :