Kisah Tragis Kekalahan Muslim di Antiokhia: Jelang Pasukan Salib Kuasai Yerusalem
Selasa, 30 Juli 2024 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Yerusalem dalam Pandangan Tiga Agama dan Meletusnya Perang Salib
Jonathan Phillips dalam bukunya berjudul "The Crusades 1095-1204" (New York: Routledge, 2014) menjelaskan setelah menaklukkan Antiokhia, pasukan Salib dengan kekuatan tersisa menuju Yerusalem. Dan pada 7 Juni 1099, pasukan Salib tiba di Yerusalem.
Kala itu, Palestina termasuk Yerusalem, di bawah Kekhalifahan Fatimiyah, bukan Turki Seljuk. Yerusalem direbut oleh Kekhalifahan Fatimiyah pada tahun 1098 pada masa pemerintahan Abu al-Qashim al-Musta’li Billah.
Pada waktu itu pemerintahan Kekhalifahan Fatimiyah di Palestina dipimpin oleh seorang gubernur yang bergelar Iftikhar al-Daulah.
Jadi, Turki Seljuk pada tahun 1098, bertempur melawan kekuatan yang sama besarnya di utara dan di selatan.
Di utara melawan pasukan Salib, di selatan melawan Kekhalifahan Fatimiyah yang hasilnya keduanya mengalami kekalahan Begitu pula dengan Kekhalifahan Fatimiyah, peperangan melawan pasukan Salib di Yerusalem pada tahun 1099 dihadapi sendirian karena Turki Seljuk adalah musuh dari Kekhalifahan Fatimiyah.
Baca juga: Tragedi Perang Salib dan Kolonialisme Eropa Menurut Montgomery Watt
Jonathan Phillips dalam bukunya berjudul "The Crusades 1095-1204" (New York: Routledge, 2014) menjelaskan setelah menaklukkan Antiokhia, pasukan Salib dengan kekuatan tersisa menuju Yerusalem. Dan pada 7 Juni 1099, pasukan Salib tiba di Yerusalem.
Kala itu, Palestina termasuk Yerusalem, di bawah Kekhalifahan Fatimiyah, bukan Turki Seljuk. Yerusalem direbut oleh Kekhalifahan Fatimiyah pada tahun 1098 pada masa pemerintahan Abu al-Qashim al-Musta’li Billah.
Pada waktu itu pemerintahan Kekhalifahan Fatimiyah di Palestina dipimpin oleh seorang gubernur yang bergelar Iftikhar al-Daulah.
Jadi, Turki Seljuk pada tahun 1098, bertempur melawan kekuatan yang sama besarnya di utara dan di selatan.
Di utara melawan pasukan Salib, di selatan melawan Kekhalifahan Fatimiyah yang hasilnya keduanya mengalami kekalahan Begitu pula dengan Kekhalifahan Fatimiyah, peperangan melawan pasukan Salib di Yerusalem pada tahun 1099 dihadapi sendirian karena Turki Seljuk adalah musuh dari Kekhalifahan Fatimiyah.
Baca juga: Tragedi Perang Salib dan Kolonialisme Eropa Menurut Montgomery Watt
(mhy)
Lihat Juga :