Berdagang: Orang-Orang yang Jihad fi Sabilillah, Begini Penjelasannya
Kamis, 01 Agustus 2024 - 15:04 WIB
loading...
Dalam al-Quran Allah memberikan anugerah kepada manusia dengan menyediakan jalan-jalan perdagangan. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Syaikh Yusuf Al Qardhawi dalam bukunya yang diterjemahkan H. Mu'ammal Hamidy berjudul "Halal dan Haram dalam Islam" (PT Bina Ilmu, 1993) mengatakan Islam melalui nas-nas al-Quran dan Sunah , menganjurkan dengan keras supaya seseorang pergi berdagang , yang kemudian disebut mencari anugerah Allah.
Sesudah itu Allah menyebut orang-orang yang pergi berdagang, diiringi dengan menyebut orang-orang yang jihad fi sabilillah. Allah SWT berfirman: "Yang lain berjalan di permukaan bumi untuk mencari anugerah Allah, sedang yang lainnya berperang di jalan Allah." ( QS al-Muzammil : 20)
Dalam al-Quran Allah memberikan anugerah kepada manusia dengan menyediakan jalan-jalan perdagangan, dalam dan luar negeri dengan alat-alat perhubungan laut, yang hingga kini tetap merupakan alat pengangkutan yang paling ampuh untuk perdagangan internasional.
Baca juga: Pengin Sukses Berdagang? Begini Tips dari Rasulullah
Untuk itu Allah berfirman dengan memudahkan laut dan menjalankan kapal-kapal dagang. Firman Allah:
"Engkau lihat kapal-kapal di laut yang berjalan supaya kamu dapat mencari anugerah Allah, dan supaya kamu tahu berterimakasih." ( QS Fathir : 12)
Kadang-kadang diiringi pula dengan melepaskan angin. Seperti firmanNya: "Di antara tanda-tanda kekuasaan Allah, yaitu Dia lepaskan angin dengan membawa khabar gembira. Dan supaya Allah memberikan kepadamu dari rahmatNya dan supaya perahu-perahu (kapal-kapal) itu berjalan dengan perintahNya dan supaya kamu mencari anugerahNya dan supaya kamu berterimakasih." ( QS ar-Rum : 46)
Menurut al-Qardhawi, Al-Quran mengulang-ulangi penyebutan nikmat dan menganjurkan untuk kiranya dapat dimanfaatkan nikmat itu, sehingga semua itu dijadikan oleh Allah sebagai salah satu tanda wujud dan kekuasaan Allah serta kebijaksanaanNya dalam mengatur falak ini.
Allah SWT berfirman: "(Kapal) yang berjalan di laut dengan membawa perbekalan yang bermanfaat bagi manusia." ( QS al-Baqarah : 164)
Baca juga: Pekerjaan Mulia Menurut Islam: Menjadi Petani
Sesudah itu Allah menyebut orang-orang yang pergi berdagang, diiringi dengan menyebut orang-orang yang jihad fi sabilillah. Allah SWT berfirman: "Yang lain berjalan di permukaan bumi untuk mencari anugerah Allah, sedang yang lainnya berperang di jalan Allah." ( QS al-Muzammil : 20)
Dalam al-Quran Allah memberikan anugerah kepada manusia dengan menyediakan jalan-jalan perdagangan, dalam dan luar negeri dengan alat-alat perhubungan laut, yang hingga kini tetap merupakan alat pengangkutan yang paling ampuh untuk perdagangan internasional.
Baca juga: Pengin Sukses Berdagang? Begini Tips dari Rasulullah
Untuk itu Allah berfirman dengan memudahkan laut dan menjalankan kapal-kapal dagang. Firman Allah:
"Engkau lihat kapal-kapal di laut yang berjalan supaya kamu dapat mencari anugerah Allah, dan supaya kamu tahu berterimakasih." ( QS Fathir : 12)
Kadang-kadang diiringi pula dengan melepaskan angin. Seperti firmanNya: "Di antara tanda-tanda kekuasaan Allah, yaitu Dia lepaskan angin dengan membawa khabar gembira. Dan supaya Allah memberikan kepadamu dari rahmatNya dan supaya perahu-perahu (kapal-kapal) itu berjalan dengan perintahNya dan supaya kamu mencari anugerahNya dan supaya kamu berterimakasih." ( QS ar-Rum : 46)
Menurut al-Qardhawi, Al-Quran mengulang-ulangi penyebutan nikmat dan menganjurkan untuk kiranya dapat dimanfaatkan nikmat itu, sehingga semua itu dijadikan oleh Allah sebagai salah satu tanda wujud dan kekuasaan Allah serta kebijaksanaanNya dalam mengatur falak ini.
Allah SWT berfirman: "(Kapal) yang berjalan di laut dengan membawa perbekalan yang bermanfaat bagi manusia." ( QS al-Baqarah : 164)
Baca juga: Pekerjaan Mulia Menurut Islam: Menjadi Petani
Lihat Juga :