Kisah Ottoman Membuat Eropa Tak Berdaya: Pasar Rempah-Rempah Dikuasai Umat Islam
Rabu, 04 September 2024 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 150 Rumah Bersejarah Era Ottoman di Gaza Terabaikan
Takluknya Konstantinopel membawa dampak luar biasa bagi Eropa. Komoditas dagang yang diperlukan Eropa yaitu rempah-rempah diblokade oleh Turki Usmani. Hubungan Turki Usmani semakin memburuk dengan Eropa Barat dan Kepausan Roma walaupun mereka telah menaklukkan Bizantium.
Komoditas dagang dari Asia yang seharusnya sampai ke Eropa pasca jatuhnya Byzantium hanya sampai Konstantinopel. Hal tersebut memengaruhi ekonomi Eropa dan juga stabilitas untuk memenuhi kebutuhan Eropa akan rempah-rempah yang hanya dapat ditanam di Asia.
Menurut Phillip K Hitti, Kota Venesia, Palermo, Genoa, dan kota-kota pelabuhan lainnya di Eropa menjadi tidak ramai. Kota-kota lainnya seperti Antiokhia, Alexandria, Tunis juga tidak dapat lagi berhubungan bebas dengan Eropa karena telah jatuh ke tangan Turki Usmani.
Jadi Eropa tidak mendapatkan rempah-rempah kecuali dengan harga yang sangat mahal seperti emas. Turki Usmani menjual rempah-rempah dengan harga yang sangat mahal dan mereka mempunyai misi penting untuk menguasai sekaligus menyiksa perekonomian Eropa.
Baca juga: Agresi Kerajaan Ottoman di Mata Orientalis Montgomery Watt
"Keadaan terjepit oleh kekuatan baru di Timur membuat Eropa berani mengambil risiko berlayar tanpa pengalaman ke arah timur Asia, terutama ke India dan pulau rempah-rempah yaitu Maluku dengan menyusuri pantai-pantai Afrika," tulis Jati Pamungkas, S.Hum, M.A. dalam bukunya berjudul "Perang Salib Timur dan Barat, Misi Merebut Yerusalem dan Mengalahkan Pasukan Islam di Eropa".
Takluknya Konstantinopel membawa dampak luar biasa bagi Eropa. Komoditas dagang yang diperlukan Eropa yaitu rempah-rempah diblokade oleh Turki Usmani. Hubungan Turki Usmani semakin memburuk dengan Eropa Barat dan Kepausan Roma walaupun mereka telah menaklukkan Bizantium.
Komoditas dagang dari Asia yang seharusnya sampai ke Eropa pasca jatuhnya Byzantium hanya sampai Konstantinopel. Hal tersebut memengaruhi ekonomi Eropa dan juga stabilitas untuk memenuhi kebutuhan Eropa akan rempah-rempah yang hanya dapat ditanam di Asia.
Menurut Phillip K Hitti, Kota Venesia, Palermo, Genoa, dan kota-kota pelabuhan lainnya di Eropa menjadi tidak ramai. Kota-kota lainnya seperti Antiokhia, Alexandria, Tunis juga tidak dapat lagi berhubungan bebas dengan Eropa karena telah jatuh ke tangan Turki Usmani.
Jadi Eropa tidak mendapatkan rempah-rempah kecuali dengan harga yang sangat mahal seperti emas. Turki Usmani menjual rempah-rempah dengan harga yang sangat mahal dan mereka mempunyai misi penting untuk menguasai sekaligus menyiksa perekonomian Eropa.
Baca juga: Agresi Kerajaan Ottoman di Mata Orientalis Montgomery Watt
"Keadaan terjepit oleh kekuatan baru di Timur membuat Eropa berani mengambil risiko berlayar tanpa pengalaman ke arah timur Asia, terutama ke India dan pulau rempah-rempah yaitu Maluku dengan menyusuri pantai-pantai Afrika," tulis Jati Pamungkas, S.Hum, M.A. dalam bukunya berjudul "Perang Salib Timur dan Barat, Misi Merebut Yerusalem dan Mengalahkan Pasukan Islam di Eropa".
(mhy)
Lihat Juga :