Yazid 3 Tahun Memerintah: Tragedi Karbala, Menyerang Madinah dan Menghancurkan Kakbah
Sabtu, 07 September 2024 - 07:42 WIB
loading...
A
A
A
Akan tetapi penduduk Madinah tetap tidak mau membai’at Yazid”. Maka Muslim menyerang mereka dari jurusan al-Harrah.
Sayangnya, selama tiga hari, Muslim membolehkan para pasukannya melakukan tindakan brutal untuk berbuat saja apa yang mereka inginkan terhadap penduduk Madinah, sebagai kota suci Rasulullah, suatu hal yang tidak patut terjadi.
Tahun ketiga,Yazid menggempur Kakbah .Ia menyuruh panglimanya itu (Muslim bin Uqbah) agar melanjutkan penyerangannya ke Makkah untuk menaklukkan kota suci itu seperti yang telah dia lakukan untuk kota Madinah. Sebab di sana Abdullah bin Zubeir mengangkat dirinya sebagai khalifah dan diakui seluruh penduduk Hijaz.
Baca juga: Muawiyah Masuk Islam pada Peristiwa Umrah Qadha'?
Di tengah jalan dia meninggal dan digantikan oleh Husein bin Namir. Panglima baru ini mengepung Makkah, menembaki Masjidil Haram, merusak Kakbah dan memecahkan Hajral Aswad.
Dalam pada itu diberitakan bahwa Yazid meninggal dunia, Husein menghentikan serangan dan kembali Syam.
Yazid meninggal secara mendadak tanpa diketahui yang menjadi penyebabnya pemerintahannya digantikan oleh anaknya Muawiyah II bin Yazid, sebagai pengganti dia hanya memerintah selama 3 bulan dan sakit-sakitan, karena tidak mampu mengendalikan pemerintahan, dia mengundurkan diri.
Tidak ada pengganti lagi dari keturunan mereka. Dengan demikian berakhirlah masa pemerintahan Bani Umaiyyah dari Abu Sofyan dan beralih ke keturunan al-Hakam Abu Ash’ bin Umaiyyah yaitu Marwan bin Hakam.
Baca juga: Marwan Bin Hakam, Pecahan Laknat Allah yang Jadi Khalifah Dinasti Umayyah
Sayangnya, selama tiga hari, Muslim membolehkan para pasukannya melakukan tindakan brutal untuk berbuat saja apa yang mereka inginkan terhadap penduduk Madinah, sebagai kota suci Rasulullah, suatu hal yang tidak patut terjadi.
Tahun ketiga,Yazid menggempur Kakbah .Ia menyuruh panglimanya itu (Muslim bin Uqbah) agar melanjutkan penyerangannya ke Makkah untuk menaklukkan kota suci itu seperti yang telah dia lakukan untuk kota Madinah. Sebab di sana Abdullah bin Zubeir mengangkat dirinya sebagai khalifah dan diakui seluruh penduduk Hijaz.
Baca juga: Muawiyah Masuk Islam pada Peristiwa Umrah Qadha'?
Di tengah jalan dia meninggal dan digantikan oleh Husein bin Namir. Panglima baru ini mengepung Makkah, menembaki Masjidil Haram, merusak Kakbah dan memecahkan Hajral Aswad.
Dalam pada itu diberitakan bahwa Yazid meninggal dunia, Husein menghentikan serangan dan kembali Syam.
Yazid meninggal secara mendadak tanpa diketahui yang menjadi penyebabnya pemerintahannya digantikan oleh anaknya Muawiyah II bin Yazid, sebagai pengganti dia hanya memerintah selama 3 bulan dan sakit-sakitan, karena tidak mampu mengendalikan pemerintahan, dia mengundurkan diri.
Tidak ada pengganti lagi dari keturunan mereka. Dengan demikian berakhirlah masa pemerintahan Bani Umaiyyah dari Abu Sofyan dan beralih ke keturunan al-Hakam Abu Ash’ bin Umaiyyah yaitu Marwan bin Hakam.
Baca juga: Marwan Bin Hakam, Pecahan Laknat Allah yang Jadi Khalifah Dinasti Umayyah
(mhy)
Lihat Juga :