Jika Situasi Belum Normal Lebih Baik Salat di Rumah

Sabtu, 02 Mei 2020 - 16:14 WIB
loading...
Jika Situasi Belum Normal...
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Afifuddin Muhajir. Foto/ Mahad Aly Situbondo
A A A
JAKARTA - Para ulama sedunia mengimbau agar umat Islam melaksanakan shalat di rumah. Hal tersebut mengingat masih mewabahnya pandemi virus corona.

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Afifuddin Muhajir mengutip Imam Ghazali bahwa salat sendiri dengan khusuk lebih baik daripada berjamaah tidak khusuk. “Pendapat ini bisa menjadi pedoman dan acuan bagi kita yang sedang dalam kondisi tak normal, yakni ancaman virus corona ini,” ujarnya dalam galawicara pada Peci dan Kopi 164 Channel pada Jumat (1/5/2020) siang.

Memang, jelasnya, idealnya salat dilakukan secara berjamaah di masjid. Pasalnya, dalam salat jamaah ini memunculkan kebersamaan umat Islam. Bahkan, mayoritas ulama berpendapat bahwa salat jamaah tidak khusuk lebih baik ketimbang salat sendiri yang khusuk karena penilaiannya bukan orang perorang, melainkan kebersamaannya itu.

“Salat jamaah lebih baik meskipun tidak khusuk karena salat jamaah adalah kolektif sehingga dilihat adalah kolektivitas itu bukan orang per orang,” katanya.

Di samping itu, Kiai Afif juga menjelaskan bahwa salat jamaah bisa menampakkan syiar Islam. Sebab, jelasnya, ibadah tidak cukup dilaksanakan, tetapi juga harus disyiarkan.

Akan tetapi, mengingat kondisi seperti ini, menurutnya, pandangan Imam Ghazali dapat menjadi acuan menjalankan ibadah.

Lagi pula, lanjutnya, umat Islam ini sangat mudah dalam menjalankan ibadahnya, yakni tidak harus di masjid. Mengutip sabda Nabi, Pengasuh Pondok Pesantren Syafiiyah itu menyampaikan bahwa bumi ini seluruhnya dijadikan oleh Allah untuk kita sebagai masjid.

“Artinya, umat Islam bisa beribadah di mana saja. Kadang kita melihat petani melaksanakan salat di tengah sawah,” katanya.

Di samping itu, dalam kondisi yang tidak normal seperti sekarang ini, para ulama terdahulu sudah merumuskan fiqih alternatif sebagai sebuah antisipasi atas kondisi-kondisi yang tidak biasa. Padahal rumusan tersebut menyangkut peristiwa yang belum terjadi dan pada saatnya benar-benar diperlukan seperti sekarang ini.

“Seperti saat ini sudah barang tentu hukum yang banyak berlaku adalah hukum rukhshoh (keringanan),” katanya.
Umat Islam dalam kondisi normal memang bisa melaksanakan ibadah secara ideal, yakni salat dengan cara benar, khusyuk, berjamaah, dan jumlah besar.

Meskipun demikian, Kiai Afif mengingatkan agar umat Islam rela untuk melihat realitas kondisi yang ada. Mengutip sebuah kaidah, ia menyampaikan bahwa umat Islam harus rela turun dari langit idealitas menuju bumi realitas. “Ketika yang ideal tidak bisa dilaksanakan, kita rela turun kepada yang riil,” pungkasnya.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Menag Nasaruddin Umar:...
Menag Nasaruddin Umar: NU Mampu Menjembatani Peradaban Timur dan Barat
Rekomendasi
Asal-usul Gumpalan Raksasa...
Asal-usul Gumpalan Raksasa di Samudra Pasifik Akhirnya Terungkap
Teliti Mumi Menjerit,...
Teliti Mumi Menjerit, Ilmuwan Temukan Fakta Menakutkan
Injil Kuno Berbahasa...
Injil Kuno Berbahasa Syria Ditemukan, Simak Sebagian Terjemahamannya
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Imbau Salat Idul Adha...
Imbau Salat Idul Adha di Rumah, JK : Tak Ada Ibadah yang Hilang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved