5 Alam dalam Kehidupan Manusia: Dunia Hanyalah Alam Pertengahan
Selasa, 08 Oktober 2024 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ مِنۡ سُلٰلَةٍ مِّنۡ طِيۡنٍ
Wa laqad khalaqnal insaana min sulaalatim mintiin
ثُمَّ جَعَلۡنٰهُ نُطۡفَةً فِىۡ قَرَارٍ مَّكِيۡنٍ
Summa ja'alnaahu nutfatan fii qaraarim makiin
ثُمَّ خَلَقۡنَا النُّطۡفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقۡنَا الۡعَلَقَةَ مُضۡغَةً فَخَلَقۡنَا الۡمُضۡغَةَ عِظٰمًا فَكَسَوۡنَا الۡعِظٰمَ لَحۡمًا ثُمَّ اَنۡشَاۡنٰهُ خَلۡقًا اٰخَرَ ؕ فَتَبٰـرَكَ اللّٰهُ اَحۡسَنُ الۡخٰلِقِيۡنَ
Summa khalaqnan nutfata 'alaqatan fakhalaqnal 'alaqata mudghatan fakhalaq nal mudghata 'izaaman fakasawnal 'izaama lahman summa anshaanaahu khalqan aakhar; fatabaarakal laahu ahsanul khaaliqiin
Artinya: Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik. ( QS Al-Mu'minun : 12-14)
Baca juga: Ngeri, Pelaku Ghibah Diazab di Alam Kubur
Alam kandungan ini adalah proses awal sebelum lahirnya sosok manusia yang baru. Dalam proses ini sunnatullah berjalan, bermula dari ovum yang dibuahi oleh sperma, kemudian janin tersebut menempel di dinding rahim, dan dalam penjelasan hadis Arbain an-Nawawi urutan hadis yang keempat Rasulullah menjelaskan tentang tahapan manusia dalam kandungan.
Manusia dalam kandungan mengalami beberapa proses, yang mana masing-masing prosesnya dilalui selama 40 hari.
Pada 40 hari pertama manusia berbentuk Nutfah (cairan, bentuk awal dari bersatunya sperma dengan ovum). 40 hari kemudian manusia berbentuk Alaqah (nutfah yang menempel dalam dinding rahim). 40 hari kemudian manusia berbentuk Mutghoh (bentuk awal manusia, tetapi belum memiliki nyawa).
Proses yang berjalan selama kurang lebih 120 hari atau sekitar 3 bulan, barulah Allah utus seorang malaikat untuk meniupkan ruh ke dalam jasad manusia. Sebagaimana yang Allah firmankan dalam surat shad ayat 72:
فَاِذَا سَوَّيۡتُهٗ وَنَفَخۡتُ فِيۡهِ مِنۡ رُّوۡحِىۡ فَقَعُوۡا لَهٗ سٰجِدِيۡنَ
Fa-iza sawwaituhuu wa nafakhtu fiihi mir ruuhii faqa'uu lahuu saajidiin
Artinya: Kemudian apabila telah Aku sempurnakan kejadiannya dan Aku tiupkan roh (ciptaan)-Ku kepadanya; maka tunduklah kamu dengan bersujud kepadanya." ( QSShad : 72)
Baca juga: Kengerian Alam Kubur: Setiap Mukmin Inginkan Kiamat Dipercepat
Bayi yang telah ditiupkan nyawa ke dalam jasadnya dan telah di tuliskan juga atas namanya beberapa ketentuan takdir yang akan membersamai hidupnya, bayi tersebut berkembang di dalam kandungan sampai berusia kurang lebih 9 bulan 10 hari. Setelah sempurna bayi tersebut secara fisik, barulah Allah lahirkan bayi tersebut ke dalam dunia.
Ketiga, alam dunia. Ini adalah alam pertengahan dari lima fase kehidupan manusia, fase kehidupan yang paling menentukan kehidupan manusia setelahnya.
Lihat Juga :