Kisah Ummu Ziml: Dendam Kaum Murtad kepada Muslim di Era Khalifah Abu Bakar
Senin, 28 Oktober 2024 - 12:52 WIB
loading...
A
A
A
Khalid memerangi Ummu Ziml
Pertempuran sengitpun terjadi antara kedua pihak. Ummu Ziml di atas untanya membakar semangat para pengikutnya agar terus bertempur, dan mereka pun menerjang maju tak peduli lagi, sehingga ada beberapa rumah mereka yang hancur samasekali.
Khalid melihat keberanian dan kekukuhan perempuan ini memang luar biasa dengan terus memeranginya mati-matian, sehingga ia menyediakan seratus ekor unta bagi siapa yang dapat menusuk untanya.
Pasukan berkuda Muslimin maju ke arah perempuan itu. Tetapi ternyata ia dikelilingi oleh orang-orang kuat yang sudah bersedia mati untuk melindunginya.
Sementara itu sudah ada seratus orang yang mati di sekitar untanya itu sebelum pasukan berkuda Muslimin mencapai tempat tersebut. Setelah kemudian mereka sampai ke tempat itu, untanya berhasil dilumpuhkan dan perempuan itu terbunuh. Dengan demikian kekacauan segera dapat diatasi. Memang banyak orang yang terpesona melihat kekuatan dan keberaniannya serta upayanya mengerahkan orang.
Baca juga: Doa Husnul Khatimah yang Diajarkan Sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq
Begitu sisa-sisa kabilah itu melihat unta Ummu Ziml dilumpuhkan dan perempuan itu terbunuh, mereka patah semangat dan segera cerai-berai, dan tanpa melihat kanan-kiri lagi mereka lari lintang pukang.
Dengan demikian api fitnah itu dapat dipadamkan dan pembangkangan kaum murtad di timur laut Semenanjung dapat dilumpuhkan.
Pertempuran sengitpun terjadi antara kedua pihak. Ummu Ziml di atas untanya membakar semangat para pengikutnya agar terus bertempur, dan mereka pun menerjang maju tak peduli lagi, sehingga ada beberapa rumah mereka yang hancur samasekali.
Khalid melihat keberanian dan kekukuhan perempuan ini memang luar biasa dengan terus memeranginya mati-matian, sehingga ia menyediakan seratus ekor unta bagi siapa yang dapat menusuk untanya.
Pasukan berkuda Muslimin maju ke arah perempuan itu. Tetapi ternyata ia dikelilingi oleh orang-orang kuat yang sudah bersedia mati untuk melindunginya.
Sementara itu sudah ada seratus orang yang mati di sekitar untanya itu sebelum pasukan berkuda Muslimin mencapai tempat tersebut. Setelah kemudian mereka sampai ke tempat itu, untanya berhasil dilumpuhkan dan perempuan itu terbunuh. Dengan demikian kekacauan segera dapat diatasi. Memang banyak orang yang terpesona melihat kekuatan dan keberaniannya serta upayanya mengerahkan orang.
Baca juga: Doa Husnul Khatimah yang Diajarkan Sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq
Begitu sisa-sisa kabilah itu melihat unta Ummu Ziml dilumpuhkan dan perempuan itu terbunuh, mereka patah semangat dan segera cerai-berai, dan tanpa melihat kanan-kiri lagi mereka lari lintang pukang.
Dengan demikian api fitnah itu dapat dipadamkan dan pembangkangan kaum murtad di timur laut Semenanjung dapat dilumpuhkan.
(mhy)
Lihat Juga :