Haedar Nashir Berharap Tanwir Muhammadiyah Hasilkan Dokumen Strategis Baru

Kamis, 05 Desember 2024 - 05:37 WIB
loading...
Haedar Nashir Berharap...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan pidato iftitah pada sidang pleno I Tanwir Muhammadiyah. Foto: Jakartamu
A A A
KUPANG - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menekankan pentingnya energi konstruktif untuk menghadapi berbagai tantangan global. Ia mengajak seluruh peserta Tanwir memperkuat kontribusi Muhammadiyah bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan global.

“Kami berharap semangat Tanwir ini dapat menjadi tambahan energi konstruktif dalam memajukan persyarikatan untuk kepentingan umat dan kemanusiaan semesta,” ujar Haedar Nashir dalam pidato iftitah Sidang Tanwir Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang, Rabu (4/12/2024) malam.

Haedar mengungkapkan harapan agar sidang Tanwir kali ini menghasilkan dokumen strategis baru, memperkaya gagasan Indonesia Berkemakmuran yang telah disusun oleh tim. “Kepada peninjau ada Prof Din Syamsudin , Prof Amin Abdullah, mohon masukan-masukannya agar perspektif ini semakin luas dan mendalam,” katanya sebagaimana dilansir Jakartamu.

Baca juga: Prabowo Buka Sidang Tanwir dan Milad Muhammadiyah di Kupang

Ia juga mengingatkan pentingnya menggali kembali spirit pembaruan yang diwariskan pendiri Muhammadiyah, Kiai Ahmad Dahlan. Menurutnya, nilai-nilai teologis dalam ayat-ayat Al-Qur’an seperti Ali Imran ayat 104 dan 110, Surat Al-Asr , serta Surat Al-Ma’un memberikan panduan visioner yang melampaui zamannya.

Haedar menyoroti ayat Ali Imran 104 yang menegaskan pentingnya golongan terpilih yang berbeda dari golongan awam sebagai inspirasi berdirinya Muhammadiyah. Sementara itu, Ali Imran 110 menjadi rujukan cita-cita khairu ummah, yakni masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

“Sayangnya, tafsir ini sering terlupakan, padahal jawabannya sudah dirumuskan pada Muktamar Muhammadiyah ke-37 di Yogyakarta pada 1968,” katanya. Dalam muktamar itu, khairu ummah didefinisikan dengan 10 ciri utama, termasuk bertuhan, beragama, bersaudara, berhukum syari, hingga berkemajuan.

Haedar juga menekankan pentingnya tafsir teologis yang relevan dengan tantangan zaman modern. Ia menyebut Tafsir At-Tanwir sebagai karya monumental Muhammadiyah yang menjawab kompleksitas isu-isu masa kini, mulai dari revolusi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), perubahan iklim, hingga Islamofobia di tingkat global.

“Spirit dan visi Kiai Ahmad Dahlan tetap menjadi panduan bagi Muhammadiyah untuk menghadapi masa depan,” tegas Haedar.

Baca juga: Tanwir Muhammadiyah: Digelar Hari Ini di Kupang, Berikut Kilas Baliknya
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gelar Salat Idulfitri...
Gelar Salat Idulfitri 1447 H, Gedung PP Muhammadiyah Menteng Dipadati Jemaah
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret
Dukung Pendidikan Diri...
Dukung Pendidikan Diri di Bulan Ramadan, Sinar Mas Wakafkan 1.000 Mushaf Al-Qur'an
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Besok, Simak Penjelasannya
Kapan Puasa Ramadan...
Kapan Puasa Ramadan 2026 Dimulai? Ini Jadwal Sidang Isbat Kemenag dan Versi Muhammadiyah
Ketum Muhammadiyah Prof...
Ketum Muhammadiyah Prof Haedar Nashir Terpilih Menjadi Tokoh Perbukuan Islam 2025
Rekomendasi
Temuan 123 Simbol Maya...
Temuan 123 Simbol Maya Ungkap Keberadaan Kota Misterius yang Hilang
Ilmuwan Ungkap Fenomena...
Ilmuwan Ungkap Fenomena Alam Mematikan yang Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul
Iran Gunakan Inovasi...
Iran Gunakan Inovasi Penyemaian Awan di Tengah Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Artikel Terkini
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved