Perlunya Berdandan Cantik untuk Akhirat
Rabu, 02 September 2020 - 18:29 WIB
loading...
Perempuan yang cantik hatinya akan tunduk, patuh dan takut pada syariat Allah Taala. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Sebagai perempuan, tampil cantik adalah fitrahnya. Namun, cantik menurut Islam adalah cantik yang muncul dari unsur jasmani dan rohani. Tidak hanya cantik fisik tapi juga cantik hati dan akhlaknya. Cantik yang disandarkan pada Allah Ta'ala.
Agar dapat tampil cantik secara jasmani, muslimah memperhatikan kebersihan tubuh, menutup aurat, dan menggunakan pakaian yang sopan. Sedangkan cantik secara rohani yaitu, menjaga ketaatan hati pada Allah Ta'ala dan amalnya. Yakni amal ibadah yang baik menjadi tolak ukur utama.
(Baca juga : Dalil-dalil Al-Qur'an yang Memerintahkan Kewajiban Berjilbab )
Allah Ta'ala berfirman :
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Q.S. Ar-Rum: 21).
(Baca juga : Bila Suami Melarang Istri Berjilbab, Bagaimana Harus Bersikap? )
Dalam hadis juga disebutkan, Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya amal kebaikan itu akan memancarkan cahaya di dalam hati, membersitkan sinar pada wajah, kekuatan pada tubuh, kelimpahan dalam rizki dan menumbuhkan rasa cinta di hati manusia kepadanya. Sesungguhnya amal kejahatan itu akan menggelapkan hati, menyuramkan wajah, melemahkan badan, mengurangkan rezeki dan menimbulkan rasa benci di hati manusia kepadanya.” (Tafsir Ibnu Katsir).
Intinya, perempuan yang cantik wajahnya hanya akan berseri-seri menikmati duniawi . Sedangkan perempuan yang cantik hatinya akan tunduk, patuh dan takut pada syariat Allah. Perempuan yang berdandan cantik hanya untuk dunia, akan menangis jika dunia pergi darinya. Sedangkan perempuan yang cantik jiwanya akan tercukupi hidupnya dengan akidahnya.
(Baca juga : Bahayanya Sifat Hasad dan Cara Mengobatinya )
Perempuan yang cantik hidupnya akan bangga dengan kemewahannya. Sedangkan perempuan yang cantik akhiratnya akan berpuasa dan bersedekah dengan hartanya. Perempuan yang cantik zamannya akan mengikuti akal, nafsu dan segala kehendaknya. Sedangkan perempuan yang cantik waktunya, akan menemukan hikmah, ilmu dan segala amal soleh untuknya.
Agar dapat tampil cantik secara jasmani, muslimah memperhatikan kebersihan tubuh, menutup aurat, dan menggunakan pakaian yang sopan. Sedangkan cantik secara rohani yaitu, menjaga ketaatan hati pada Allah Ta'ala dan amalnya. Yakni amal ibadah yang baik menjadi tolak ukur utama.
(Baca juga : Dalil-dalil Al-Qur'an yang Memerintahkan Kewajiban Berjilbab )
Allah Ta'ala berfirman :
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Q.S. Ar-Rum: 21).
(Baca juga : Bila Suami Melarang Istri Berjilbab, Bagaimana Harus Bersikap? )
Dalam hadis juga disebutkan, Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya amal kebaikan itu akan memancarkan cahaya di dalam hati, membersitkan sinar pada wajah, kekuatan pada tubuh, kelimpahan dalam rizki dan menumbuhkan rasa cinta di hati manusia kepadanya. Sesungguhnya amal kejahatan itu akan menggelapkan hati, menyuramkan wajah, melemahkan badan, mengurangkan rezeki dan menimbulkan rasa benci di hati manusia kepadanya.” (Tafsir Ibnu Katsir).
Intinya, perempuan yang cantik wajahnya hanya akan berseri-seri menikmati duniawi . Sedangkan perempuan yang cantik hatinya akan tunduk, patuh dan takut pada syariat Allah. Perempuan yang berdandan cantik hanya untuk dunia, akan menangis jika dunia pergi darinya. Sedangkan perempuan yang cantik jiwanya akan tercukupi hidupnya dengan akidahnya.
(Baca juga : Bahayanya Sifat Hasad dan Cara Mengobatinya )
Perempuan yang cantik hidupnya akan bangga dengan kemewahannya. Sedangkan perempuan yang cantik akhiratnya akan berpuasa dan bersedekah dengan hartanya. Perempuan yang cantik zamannya akan mengikuti akal, nafsu dan segala kehendaknya. Sedangkan perempuan yang cantik waktunya, akan menemukan hikmah, ilmu dan segala amal soleh untuknya.
Lihat Juga :