Kebodohan, Asal Mula dari Segala Keburukan
Jum'at, 18 September 2020 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Hawa nafsu tidak berdiri sendiri dalam melakukan keburukan kecuali disertai dengan kebodohan. Sebab jika ia mengetahui bahwa sesuatu itu berbahaya dan berdosa untuk dilakukan, maka secara otomatis ia akan menolak untuk mengerjakan hal tersebut.
(Baca juga : Amalan Sunnah di Waktu Fajar yang Sayang Kalo Dilewatkan )
Karena Allah Ta'ala telah menjadikan dalam jiwa kecintaan terhadap apa yang mendatangkan manfaat dan membenci sesuatu yang mendatangkan madharat . Dan jika seseorang mengerjakan sesuatu yang berbahaya misalnya, maka hal itu disebabkan oleh kelemahan pikirannya.
Syaikul IslamIbnu Taimiyah menjelaskan, manusia disifati sebagai orang yang memiliki akal, sari pikiran dan kecerdasan . Oleh karenanya, musibah terbesar adalah yang disebabkan dari setan bukan hanya dari nafsu semata, karena setan membuat indah kejelekkan dan menyuruhnya untuk melakukannya serta meneyebutkan kebaikan-kebaikan yang terdapat padanya tetapi tidak menyebutkan madharatnya. Sebagaimana yang dilakukan Iblis terhadap Adam ada Hawa, [QS Thahaa: 120-121]
Dan firman-Nya
فَوَسْوَسَ لَهُمَا ٱلشَّيْطَٰنُ لِيُبْدِىَ لَهُمَا مَا وُۥرِىَ عَنْهُمَا مِن سَوْءَٰتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَىٰكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَٰذِهِ ٱلشَّجَرَةِ إِلَّآ أَن تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ ٱلْخَٰلِدِينَ
"Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan setan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)". [QS Al A'raf: 20]
(Baca juga : Bisnis Waralaba Makin Digandrungi, Mendag: Tren Terus Meningkat )
Oleh sebab itu Allah Ta'ala berfirman seraya mengatakan :
وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ ٱلرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُۥ شَيْطَٰنًا فَهُوَ لَهُۥ قَرِينٌ
"Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya." QS Az Zukhruf: 36)
dan Firman-Nya :
وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ ٱلسَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ
"Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk."[QS Az Zukhruf: 37]
Dan firman-Nya :
أَفَمَن زُيِّنَ لَهُۥ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ فَرَءَاهُ حَسَنًا ۖ فَإِنَّ ٱللَّهَ يُضِلُّ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ ۖ فَلَا تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرَٰتٍ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌۢ بِمَا يَصْنَعُونَ
(Baca juga : Amalan Sunnah di Waktu Fajar yang Sayang Kalo Dilewatkan )
Karena Allah Ta'ala telah menjadikan dalam jiwa kecintaan terhadap apa yang mendatangkan manfaat dan membenci sesuatu yang mendatangkan madharat . Dan jika seseorang mengerjakan sesuatu yang berbahaya misalnya, maka hal itu disebabkan oleh kelemahan pikirannya.
Syaikul IslamIbnu Taimiyah menjelaskan, manusia disifati sebagai orang yang memiliki akal, sari pikiran dan kecerdasan . Oleh karenanya, musibah terbesar adalah yang disebabkan dari setan bukan hanya dari nafsu semata, karena setan membuat indah kejelekkan dan menyuruhnya untuk melakukannya serta meneyebutkan kebaikan-kebaikan yang terdapat padanya tetapi tidak menyebutkan madharatnya. Sebagaimana yang dilakukan Iblis terhadap Adam ada Hawa, [QS Thahaa: 120-121]
Dan firman-Nya
فَوَسْوَسَ لَهُمَا ٱلشَّيْطَٰنُ لِيُبْدِىَ لَهُمَا مَا وُۥرِىَ عَنْهُمَا مِن سَوْءَٰتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَىٰكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَٰذِهِ ٱلشَّجَرَةِ إِلَّآ أَن تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ ٱلْخَٰلِدِينَ
"Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan setan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)". [QS Al A'raf: 20]
(Baca juga : Bisnis Waralaba Makin Digandrungi, Mendag: Tren Terus Meningkat )
Oleh sebab itu Allah Ta'ala berfirman seraya mengatakan :
وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ ٱلرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُۥ شَيْطَٰنًا فَهُوَ لَهُۥ قَرِينٌ
"Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya." QS Az Zukhruf: 36)
dan Firman-Nya :
وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ ٱلسَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ
"Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk."[QS Az Zukhruf: 37]
Dan firman-Nya :
أَفَمَن زُيِّنَ لَهُۥ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ فَرَءَاهُ حَسَنًا ۖ فَإِنَّ ٱللَّهَ يُضِلُّ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ ۖ فَلَا تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرَٰتٍ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌۢ بِمَا يَصْنَعُونَ
Lihat Juga :