Selamat Datang Shafar, Bulan Peperangan dan Pesimisnya Arab Jahiliyah
Jum'at, 18 September 2020 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: 3.891 Kasus Baru Covid-19, Berikut Sebarannya di 34 Provins i)
Syekh Ibnu Utsaimin mengatakan, "Shafar ditafsiri dengan banyak penafsiran. Pertama, ia adalah bulan Shafar yang dikenal dan orang Arab pesimis dengannya. Kedua, ia adalah penyakit perut yang menyerang unta. Dan ia berpindah dari satu unta ke unta lainnya. Maka kata sambungnya mengikuti 'Adwa (penyakit menular). Termasuk dalam bab menyebutkan perkara khusus kepada yang umum.
Ketiga, bulan Shafar maksudnya adalah mengulur-ulur dimana orang kafir tersesat denganya. Mereka mengakhirkan pengharaman bulan Muharram ke bulan Shafar, sehingga mereka menghalalkan setahun dan mengharamkan setahun.
Yang paling kuat adalah di sini adalah bulan dimana orang Jahiliyah pesimis dengannya. Adapun waktu tidak ada pengaruhnya dalam takdir Allah 'Azza wa Jalla. Ia dengan waktu lainnya sama saja, ditakdirkan di dalamnya kebaikan dan keburukan. Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengingatkan kita untuk tetap bertawakkal kepada Allah.
Bulan Shafar juga dikenal sebagai bulan yang di dalamnya banyak peperangan terjadi pada kehidupan Nabi صلى الله عليه وسلم. Semoga di bulan ini Allah Ta'ala menurunkan rahmat dan karunianya untuk kita semua. (Baca Juga: Membaca Ulang Hijrah Nabi sebagai Pijakan Permulaan Kalender Hijriyah )
(Bersambung)!
Syekh Ibnu Utsaimin mengatakan, "Shafar ditafsiri dengan banyak penafsiran. Pertama, ia adalah bulan Shafar yang dikenal dan orang Arab pesimis dengannya. Kedua, ia adalah penyakit perut yang menyerang unta. Dan ia berpindah dari satu unta ke unta lainnya. Maka kata sambungnya mengikuti 'Adwa (penyakit menular). Termasuk dalam bab menyebutkan perkara khusus kepada yang umum.
Ketiga, bulan Shafar maksudnya adalah mengulur-ulur dimana orang kafir tersesat denganya. Mereka mengakhirkan pengharaman bulan Muharram ke bulan Shafar, sehingga mereka menghalalkan setahun dan mengharamkan setahun.
Yang paling kuat adalah di sini adalah bulan dimana orang Jahiliyah pesimis dengannya. Adapun waktu tidak ada pengaruhnya dalam takdir Allah 'Azza wa Jalla. Ia dengan waktu lainnya sama saja, ditakdirkan di dalamnya kebaikan dan keburukan. Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengingatkan kita untuk tetap bertawakkal kepada Allah.
Bulan Shafar juga dikenal sebagai bulan yang di dalamnya banyak peperangan terjadi pada kehidupan Nabi صلى الله عليه وسلم. Semoga di bulan ini Allah Ta'ala menurunkan rahmat dan karunianya untuk kita semua. (Baca Juga: Membaca Ulang Hijrah Nabi sebagai Pijakan Permulaan Kalender Hijriyah )
(Bersambung)!
(rhs)
Lihat Juga :