Bagi Muslimah, Amalan Ini Ganjarannya Langsung Surga

loading...
Bagi Muslimah, Amalan Ini Ganjarannya Langsung Surga
ADa beberapa amalan bagi kaum perempuan yang ganjarannya adalah surga, seperti tertulis juga dalam Al Quran dan beberapa hadis Nabi SAW. Foto ilustrasi/ist
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menyebutkan empat perempuan mulia sebagai penghuni surga yakni Maryam bintu Imran (Ibunda Nabi Isa alaihissalam), Fatimah bintu Rasulillah SAW, Khadijah bintu Khuwailid, dan Asiyah (istri Fir'aun dan ibu angkat Nabi Musa alaihissalam).

Keempat perempuan mulia ini, merupakan sosok perempuan yang karena amalan dan perbuatannya sangat mulia, sehingga surga pun merindukan sebagai penghuninya. Lantas bagaimana dengan kita? Mungkinkah surga juga bisa merindukan kita sebagai perempuan muslimah biasa?

(Baca juga : Umbar Foto di Medsos Picu Munculnya Penyakit Mental? )

Dalam sebuah hadis Rasulullah bersabda :

“Jika seorang perempuan selalu menjaga salat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, “Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka.” (HR. Ahmad)

Rasulullah mengabarkan kepada kita bahwa perempuan bisa masuk surga lewat pintu mana saja, asalkan memenuhi empat kriteria yang disebut dalam hadis Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam tersebut.

(Baca juga : Raihlah Berkah dari Ibrah Ibunda Para Rasul )

Selain itu, ada juga beberapa amalan yang dianjurkan dilakukan oleh kaum perempuan yang ganjarannya adalah surga, seperti tertulis juga dalam Al Qur’an dan beberapa hadis lainnya, di antaranya:

1. Bertakwa

Takwa menjadi kunci utama setelah iman yang menyebabkan seseorang memasuki surganya Allah. Allah Ta'ala berfirman:
halaman ke-1
cover top ayah
وَلَيۡسَتِ التَّوۡبَةُ لِلَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ السَّيِّاٰتِ‌ ۚ حَتّٰۤى اِذَا حَضَرَ اَحَدَهُمُ الۡمَوۡتُ قَالَ اِنِّىۡ تُبۡتُ الۡـــٰٔنَ وَلَا الَّذِيۡنَ يَمُوۡتُوۡنَ وَهُمۡ كُفَّارٌ ‌ؕ اُولٰٓٮِٕكَ اَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابًا اَ لِيۡمًا
Dan tobat itu tidaklah diterima Allah dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, barulah mengatakan, “Saya benar-benar bertobat sekarang.” Dan tidak pula diterima tobat dari orang-orang yang meninggal sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan azab yang pedih.

(QS. An-Nisa:18)
cover bottom ayah
preload video