8 Tingkatan Neraka, Rasulullah Pernah Pingsan Saat Diberitahu Jibril
Minggu, 27 September 2020 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
8. Neraka Jahannam
Inilah tingkatan neraka paling dalam dan berat siksaanya. Tempat ini telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan). (Surah Al Hijr, 43-44). Orang-orang kafir dan melakukan kezaliman dengan mempersekutukan Allah, maka Allah tidak akan mengampuni mereka, dan tidak pula akan menunjukkan kepada mereka jalan, kecuali jalan ke neraka jahanam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Hal ini diabadikan dalam Surah An-Nisa Ayat 169. Neraka ini juga diperuntukkan bagi orang-orang yang berdosa besar dari kalangan umat Nabi Muhammad yang sampai matinya tidak bertaubat. Na'udzubillahi min dzalik.
(Baca Juga: Update Covid-19: Kasus Positif Bertambah 4.494, Sembuh Naik 3.207 )
Rasulullah Jatuh Pingsan
Dalam Kitab Tanbihul Ghafilin disebutkan bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertanya kepada Jibril: "Siapakah penduduk masing-masing pintu (neraka) itu?" [Baca Juga: Rasulullah Jatuh Pingsan Mendengar Keadaan Neraka dan Penghuninya (2)]
Jibril menjawab: "Pintu terbawah (pertama) bernama Al-Hawiyah untuk orang-orang munafik, orang-orang kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat Nabi Isa AS serta keluarga Fir'aun. Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim. Pintu ketiga tempat orang-orang shobi'in bernama Saqar. Pintu keempat tempat Iblis laknatullah dan pengikutnya dari kaum Majusi bernama Lazha. Pintu kelima orang Yahudi bernama Huthomah. Pintu keenam tempat orang-orang Nasrani bernama Sa'ir."
Kemudian Jibril diam sejenak segan untuk meneruskan penjelasaannya kepada Nabi صلى الله عليه وسلم. Sehingga Nabi pun bertanya: "Mengapa engkau tidak terangkan penduduk pintu ketujuh?"
Jibril pun menjawab: "Di dalamnya orang-orang yang berdosa besar dari umatmu yang sampai matinya belum sempat bertaubat."
Mendengar itu, Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم jatuh pingsan sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi di pangkuan Jibril sehingga kembali sadar. Ketika sadar, Nabi صلى الله عليه وسلم berkata: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sedihku, apakah ada seorang dari umatku yang akan masuk neraka?" Jawab Jibril: "Ya, yaitu orang yang memiliki dosa besar dari umatmu."
Kemudian Nabi menangis, Jibril juga ikut menangis. Lalu Rasulullah صلى الله عليه وسلم masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk salat, kemudian masuk kembali dan tidak berbicara dengan orang dan apabila salat selalu menangis dan memohon kepada Allah Azza wa Jalla.
Demikian dahsyatnya neraka dan tingkatannya sebagaimana disebut dalam Al-Qur'an . Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah Ta'ala dan dipelihara dari azab neraka . Allahumma Aamiin.
Wallahu Ta'ala A'lam
(Baca Juga: Masya Allah! Begini Gambaran Telaga Al-Kautsar yang Dibanggakan Rasulullah )
Inilah tingkatan neraka paling dalam dan berat siksaanya. Tempat ini telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan). (Surah Al Hijr, 43-44). Orang-orang kafir dan melakukan kezaliman dengan mempersekutukan Allah, maka Allah tidak akan mengampuni mereka, dan tidak pula akan menunjukkan kepada mereka jalan, kecuali jalan ke neraka jahanam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Hal ini diabadikan dalam Surah An-Nisa Ayat 169. Neraka ini juga diperuntukkan bagi orang-orang yang berdosa besar dari kalangan umat Nabi Muhammad yang sampai matinya tidak bertaubat. Na'udzubillahi min dzalik.
(Baca Juga: Update Covid-19: Kasus Positif Bertambah 4.494, Sembuh Naik 3.207 )
Rasulullah Jatuh Pingsan
Dalam Kitab Tanbihul Ghafilin disebutkan bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertanya kepada Jibril: "Siapakah penduduk masing-masing pintu (neraka) itu?" [Baca Juga: Rasulullah Jatuh Pingsan Mendengar Keadaan Neraka dan Penghuninya (2)]
Jibril menjawab: "Pintu terbawah (pertama) bernama Al-Hawiyah untuk orang-orang munafik, orang-orang kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat Nabi Isa AS serta keluarga Fir'aun. Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim. Pintu ketiga tempat orang-orang shobi'in bernama Saqar. Pintu keempat tempat Iblis laknatullah dan pengikutnya dari kaum Majusi bernama Lazha. Pintu kelima orang Yahudi bernama Huthomah. Pintu keenam tempat orang-orang Nasrani bernama Sa'ir."
Kemudian Jibril diam sejenak segan untuk meneruskan penjelasaannya kepada Nabi صلى الله عليه وسلم. Sehingga Nabi pun bertanya: "Mengapa engkau tidak terangkan penduduk pintu ketujuh?"
Jibril pun menjawab: "Di dalamnya orang-orang yang berdosa besar dari umatmu yang sampai matinya belum sempat bertaubat."
Mendengar itu, Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم jatuh pingsan sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi di pangkuan Jibril sehingga kembali sadar. Ketika sadar, Nabi صلى الله عليه وسلم berkata: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sedihku, apakah ada seorang dari umatku yang akan masuk neraka?" Jawab Jibril: "Ya, yaitu orang yang memiliki dosa besar dari umatmu."
Kemudian Nabi menangis, Jibril juga ikut menangis. Lalu Rasulullah صلى الله عليه وسلم masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk salat, kemudian masuk kembali dan tidak berbicara dengan orang dan apabila salat selalu menangis dan memohon kepada Allah Azza wa Jalla.
Demikian dahsyatnya neraka dan tingkatannya sebagaimana disebut dalam Al-Qur'an . Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah Ta'ala dan dipelihara dari azab neraka . Allahumma Aamiin.
Wallahu Ta'ala A'lam
(Baca Juga: Masya Allah! Begini Gambaran Telaga Al-Kautsar yang Dibanggakan Rasulullah )
(rhs)
Lihat Juga :