8 Tingkatan Neraka, Rasulullah Pernah Pingsan Saat Diberitahu Jibril

loading...
8 Tingkatan Neraka, Rasulullah Pernah Pingsan Saat Diberitahu Jibril
Tidak bermaksud untuk menakuti-nakuti, gambaran neraka dan tingkatannya ini adalah peringatan untuk kita mengambil pelajaran. Foto/dok gomuslim.co.id
Keadaan neraka (An-Naar) adalah adalah kebalikannya surga . Jika surga adalah tempat kekal yang penuh kenikmatan, maka neraka adalah tempat siksaan dan seburuk-buruk tempat dan penderitaan. Na'udzubillahi min dzalik!

Tidak bermaksud untuk menakuti-nakuti, gambaran neraka dan tingkatannya ini adalah peringatan untuk kita mengambil pelajaran. Rasulullah صلى الله عليه وسلم sendiri pernah jatuh pingsan ketika mendengar penjelasan Jibril tentang neraka dan penghuninya. (Baca Juga: Kisah Imam Abu Dawud 'Membeli' Surga dengan 1 Dirham )

Sebagaimana surga memiliki nama dan tingkatan, neraka juga demikian. Berikut 8 tingkatan neraka yang diceritakan dalam Al-Qur'an .

1. Neraka Al-Hawiyah
Al-Hawiyah adalah neraka dengan api yang sangat panas. Diperuntukkan atas orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup di dunia mengerjakan kebaikan bercampur keburukan. Orang muslim laki-laki maupun perempuan yang perbuatan sehari-harinya tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka Al-Hawiyah sebagai tempat tinggalnya. Mereka ini yaitu orang yang tidak mau menerima syariat Islam, tidak mau memakai jilbab (bagi wanita), memakai sutra dan emas (bagi lak- laki), mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan lain sebagainya. Dalam Al-Qur'an terdapat pada surah Al-Qori'ah ayat 8-11.

2. Neraka Jahim
Neraka Jahim adalah tempat penyiksaan atas orang-orang musyrik atau orang-orang yang menyekutukan Allah, maka sesembahan mereka akan datang untuk menyiksa mereka. Orang yang di dunia menyembah sapi (bangsa Hindu) maka sapi yang akan menyiksa orang itu. Orang yang menyembah patung berbentuk hewan, maka patung itu yang akan menyiksanya. Demikian selanjutnya. Syirik disebut sebagai dosa paling besar bagi Allah, karena syirik berarti menyekutukan Allah atau menganggap ada makhluk yang lebih hebat dan berkuasa sehebat Allah. Syirik dapat pula berarti menganggap ada Tuhan lain selain Allah. Dalam Al-Qur'an terdapat pada Surah As-Syu'araa, ayat 91 dan Surah As-Saffat.

3. Neraka Saqar
Ini adalah tempat untuk orang-orang munafik, yaitu orang-orang yang mendustakan (tidak mentaati) perintah Allah dan Rasulullah. Mereka mengetahui bahwa Allah sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, tetapi mereka meremehkan syariat Islam. Maka dibakar dalam api adalah hukuman untuk mereka. Nama neraka ini tercantum dalam Al-Qur'an Surah Al-Muddatsir ayat 26-27, 42.

4. Neraka Lazha
Neraka yang apinya bergejolak dan mengelupaskan kulit kepalanya. Neraka ini diceritakan dalam Surah Al-Ma'aarij ayat 15-18.

5. Neraka Huthomah
Neraka ini disediakan untuk orang yang suka mengumpulkan harta, serakah dan menghina orang-orang miskin. Mereka berpaling dari agama, tidak mau bersedekah dan tidak mau pula membayar zakat. Mereka juga memasang wajah masam apabila ada orang miskin yang meminta bantuan. Maka Allah membalas dengan menyiksa mereka dengan cara menguliti dan mengelupaskan kulit muka mereka. Di dalam neraka Huthomah ini harta mereka dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksa kepada manusia pengumpat pengumpul harta. Dalam Al-Qur'an terdapat pada surah Al-Humazah.

6. Neraka Sa'ir
Neraka ini diisi oleh orang-orang kafir. Dan orang yang memakan harta anak yatim. Kafir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar atau menolak. Sehingga kafir dapat diartikan menolak adanya Allah atau dengan membantah perintah Allah dan Rasul-Nya. Jadi manusia kafir itu terdiri dari: Orang yang tidak beragama Islam atau orang yang tidak mau membaca syahadat. Orang Islam yang tidak mau salat dan mengingkarinya. Orang Islam yang tidak berpuasa. Orang Islam yang tidak mau berzakat. Di dalam Al-Qur'an terdapat pada Surah An-Nisa' ayat 10), Surah Al-Mulk ayat 5, 10, 11.

7. Neraka Wail
Neraka ini disediakan untuk para pengusaha dan pedagang yang culas, mengurangi timbangan, mencalo barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan berlipat. Maka dagangan mereka dibakar dan dimasukkan ke dalam perut mereka sebagai azab atas dosa-dosa mereka. (Surah Al-Tatfif dan Surah At-Tur). Nama neraka ini tercantum dalam Al-Qur'an Surah Al-Muthaffifin ayat 1-3.

8. Neraka Jahannam
Inilah tingkatan neraka paling dalam dan berat siksaanya. Tempat ini telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan). (Surah Al Hijr, 43-44). Orang-orang kafir dan melakukan kezaliman dengan mempersekutukan Allah, maka Allah tidak akan mengampuni mereka, dan tidak pula akan menunjukkan kepada mereka jalan, kecuali jalan ke neraka jahanam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Hal ini diabadikan dalam Surah An-Nisa Ayat 169. Neraka ini juga diperuntukkan bagi orang-orang yang berdosa besar dari kalangan umat Nabi Muhammad yang sampai matinya tidak bertaubat. Na'udzubillahi min dzalik.

(Baca Juga: Update Covid-19: Kasus Positif Bertambah 4.494, Sembuh Naik 3.207 )

Rasulullah Jatuh Pingsan
Dalam Kitab Tanbihul Ghafilin disebutkan bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertanya kepada Jibril: "Siapakah penduduk masing-masing pintu (neraka) itu?" [Baca Juga: Rasulullah Jatuh Pingsan Mendengar Keadaan Neraka dan Penghuninya (2) ]

Jibril menjawab: "Pintu terbawah (pertama) bernama Al-Hawiyah untuk orang-orang munafik, orang-orang kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat Nabi Isa AS serta keluarga Fir'aun. Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim. Pintu ketiga tempat orang-orang shobi'in bernama Saqar. Pintu keempat tempat Iblis laknatullah dan pengikutnya dari kaum Majusi bernama Lazha. Pintu kelima orang Yahudi bernama Huthomah. Pintu keenam tempat orang-orang Nasrani bernama Sa'ir."

Kemudian Jibril diam sejenak segan untuk meneruskan penjelasaannya kepada Nabi صلى الله عليه وسلم. Sehingga Nabi pun bertanya: "Mengapa engkau tidak terangkan penduduk pintu ketujuh?"

Jibril pun menjawab: "Di dalamnya orang-orang yang berdosa besar dari umatmu yang sampai matinya belum sempat bertaubat."

Mendengar itu, Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم jatuh pingsan sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi di pangkuan Jibril sehingga kembali sadar. Ketika sadar, Nabi صلى الله عليه وسلم berkata: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sedihku, apakah ada seorang dari umatku yang akan masuk neraka?" Jawab Jibril: "Ya, yaitu orang yang memiliki dosa besar dari umatmu."

Kemudian Nabi menangis, Jibril juga ikut menangis. Lalu Rasulullah صلى الله عليه وسلم masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk salat, kemudian masuk kembali dan tidak berbicara dengan orang dan apabila salat selalu menangis dan memohon kepada Allah Azza wa Jalla.

Demikian dahsyatnya neraka dan tingkatannya sebagaimana disebut dalam Al-Qur'an . Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah Ta'ala dan dipelihara dari azab neraka . Allahumma Aamiin.
Wallahu Ta'ala A'lam

(Baca Juga: Masya Allah! Begini Gambaran Telaga Al-Kautsar yang Dibanggakan Rasulullah )
(rhs)
preload video