8 Tingkatan Neraka, Rasulullah Pernah Pingsan Saat Diberitahu Jibril

Minggu, 27 September 2020 - 12:30 WIB
loading...
8 Tingkatan Neraka,...
Tidak bermaksud untuk menakuti-nakuti, gambaran neraka dan tingkatannya ini adalah peringatan untuk kita mengambil pelajaran. Foto/dok gomuslim.co.id
A A A
Keadaan neraka (An-Naar) adalah adalah kebalikannya surga . Jika surga adalah tempat kekal yang penuh kenikmatan, maka neraka adalah tempat siksaan dan seburuk-buruk tempat dan penderitaan. Na'udzubillahi min dzalik!

Tidak bermaksud untuk menakuti-nakuti, gambaran neraka dan tingkatannya ini adalah peringatan untuk kita mengambil pelajaran. Rasulullah صلى الله عليه وسلم sendiri pernah jatuh pingsan ketika mendengar penjelasan Jibril tentang neraka dan penghuninya. (Baca Juga: Kisah Imam Abu Dawud 'Membeli' Surga dengan 1 Dirham )

Sebagaimana surga memiliki nama dan tingkatan, neraka juga demikian. Berikut 8 tingkatan neraka yang diceritakan dalam Al-Qur'an .

1. Neraka Al-Hawiyah
Al-Hawiyah adalah neraka dengan api yang sangat panas. Diperuntukkan atas orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup di dunia mengerjakan kebaikan bercampur keburukan. Orang muslim laki-laki maupun perempuan yang perbuatan sehari-harinya tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka Al-Hawiyah sebagai tempat tinggalnya. Mereka ini yaitu orang yang tidak mau menerima syariat Islam, tidak mau memakai jilbab (bagi wanita), memakai sutra dan emas (bagi lak- laki), mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan lain sebagainya. Dalam Al-Qur'an terdapat pada surah Al-Qori'ah ayat 8-11.

2. Neraka Jahim
Neraka Jahim adalah tempat penyiksaan atas orang-orang musyrik atau orang-orang yang menyekutukan Allah, maka sesembahan mereka akan datang untuk menyiksa mereka. Orang yang di dunia menyembah sapi (bangsa Hindu) maka sapi yang akan menyiksa orang itu. Orang yang menyembah patung berbentuk hewan, maka patung itu yang akan menyiksanya. Demikian selanjutnya. Syirik disebut sebagai dosa paling besar bagi Allah, karena syirik berarti menyekutukan Allah atau menganggap ada makhluk yang lebih hebat dan berkuasa sehebat Allah. Syirik dapat pula berarti menganggap ada Tuhan lain selain Allah. Dalam Al-Qur'an terdapat pada Surah As-Syu'araa, ayat 91 dan Surah As-Saffat.

3. Neraka Saqar
Ini adalah tempat untuk orang-orang munafik, yaitu orang-orang yang mendustakan (tidak mentaati) perintah Allah dan Rasulullah. Mereka mengetahui bahwa Allah sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, tetapi mereka meremehkan syariat Islam. Maka dibakar dalam api adalah hukuman untuk mereka. Nama neraka ini tercantum dalam Al-Qur'an Surah Al-Muddatsir ayat 26-27, 42.

4. Neraka Lazha
Neraka yang apinya bergejolak dan mengelupaskan kulit kepalanya. Neraka ini diceritakan dalam Surah Al-Ma'aarij ayat 15-18.

5. Neraka Huthomah
Neraka ini disediakan untuk orang yang suka mengumpulkan harta, serakah dan menghina orang-orang miskin. Mereka berpaling dari agama, tidak mau bersedekah dan tidak mau pula membayar zakat. Mereka juga memasang wajah masam apabila ada orang miskin yang meminta bantuan. Maka Allah membalas dengan menyiksa mereka dengan cara menguliti dan mengelupaskan kulit muka mereka. Di dalam neraka Huthomah ini harta mereka dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksa kepada manusia pengumpat pengumpul harta. Dalam Al-Qur'an terdapat pada surah Al-Humazah.

6. Neraka Sa'ir
Neraka ini diisi oleh orang-orang kafir. Dan orang yang memakan harta anak yatim. Kafir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar atau menolak. Sehingga kafir dapat diartikan menolak adanya Allah atau dengan membantah perintah Allah dan Rasul-Nya. Jadi manusia kafir itu terdiri dari: Orang yang tidak beragama Islam atau orang yang tidak mau membaca syahadat. Orang Islam yang tidak mau salat dan mengingkarinya. Orang Islam yang tidak berpuasa. Orang Islam yang tidak mau berzakat. Di dalam Al-Qur'an terdapat pada Surah An-Nisa' ayat 10), Surah Al-Mulk ayat 5, 10, 11.

7. Neraka Wail
Neraka ini disediakan untuk para pengusaha dan pedagang yang culas, mengurangi timbangan, mencalo barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan berlipat. Maka dagangan mereka dibakar dan dimasukkan ke dalam perut mereka sebagai azab atas dosa-dosa mereka. (Surah Al-Tatfif dan Surah At-Tur). Nama neraka ini tercantum dalam Al-Qur'an Surah Al-Muthaffifin ayat 1-3.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Doa Nabi Luth AS : Mohon...
Doa Nabi Luth AS : Mohon Dijauhkan dari Azab Allah
Kisah-kisah dalam Al...
Kisah-kisah dalam Al Quran : 12 Kaum yang Dibinasakan karena Dosa Mereka
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Makhluk...
Ilmuwan Temukan Makhluk Tak Dikenal Bersembunyi di Gua Terpanjang di Dunia
Negara-negara Paling...
Negara-negara Paling Tidak Ramah di Dunia
Mengapa Pelangi Terlihat...
Mengapa Pelangi Terlihat Ada 7 Warna? Ini Fakta Sebenarnya
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved