Waspada dan Jangan Meremehkan Sifat Lalai
Rabu, 30 September 2020 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
“(Cahaya itu) di rumah-rumah (masjid) yang di sana telah diperintahkan Allah untuk memuliakan dan menyebut nama-Nya, di sana bertasbih (menyucikan) nama-Nya pada waktu pagi dan petang,” (QS. An-Nur : Ayat 36)
رِجَالٌ لَّا تُلْهِيهِمْ تِجٰرَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلٰوةِ وَإِيتَآءِ الزَّكٰوةِ ۙ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالْأَبْصٰرُ
“orang yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual-beli dari mengingat Allah, melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Mereka takut kepada hari ketika hati dan penglihatan menjadi guncang (hari Kiamat),” (QS. An-Nur : Ayat 37)
(Baca juga : Mencari Calon Istri yang Saleha? Inilah Ciri-cirinya! )
Jenis-jenis Lalai
Ustadz Ali Sulis, dari pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram, dalam uraian ceramahnya di laman facebooknya menyebutkan, lalai ada dua macam, yakni pertama lalai yang terpuji yaitu lalai dari berbuat maksiat dan segala sesuatu yang tidak diridhai oleh Allah Ta’ala.
Allah berfirman:
إِنَّ ٱلَّذِينَ يَرْمُونَ ٱلْمُحْصَنَٰتِ ٱلْغَٰفِلَٰتِ ٱلْمُؤْمِنَٰتِ لُعِنُوا۟ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
“Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik, yang lengah (berbuat zina) lagi beriman, mereka kena la’nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.” [Qs. An-Nur: 23].
(Baca juga : PCINU China: Umat Islam Jangan Tak Terprovokasi Isu Penghancuran Masjid di Xinjiang )
Kedua, lalai yang tercela yaitu lalai dari menaati Allah, mengingat-Nya, dari hari kiamat, hisab dan pembalasan amal. Lalai yang tercela terbagi beberapa macam:
1. Lalai yang datangya sewaktu-waktu
رِجَالٌ لَّا تُلْهِيهِمْ تِجٰرَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلٰوةِ وَإِيتَآءِ الزَّكٰوةِ ۙ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالْأَبْصٰرُ
“orang yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual-beli dari mengingat Allah, melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Mereka takut kepada hari ketika hati dan penglihatan menjadi guncang (hari Kiamat),” (QS. An-Nur : Ayat 37)
(Baca juga : Mencari Calon Istri yang Saleha? Inilah Ciri-cirinya! )
Jenis-jenis Lalai
Ustadz Ali Sulis, dari pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram, dalam uraian ceramahnya di laman facebooknya menyebutkan, lalai ada dua macam, yakni pertama lalai yang terpuji yaitu lalai dari berbuat maksiat dan segala sesuatu yang tidak diridhai oleh Allah Ta’ala.
Allah berfirman:
إِنَّ ٱلَّذِينَ يَرْمُونَ ٱلْمُحْصَنَٰتِ ٱلْغَٰفِلَٰتِ ٱلْمُؤْمِنَٰتِ لُعِنُوا۟ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
“Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik, yang lengah (berbuat zina) lagi beriman, mereka kena la’nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.” [Qs. An-Nur: 23].
(Baca juga : PCINU China: Umat Islam Jangan Tak Terprovokasi Isu Penghancuran Masjid di Xinjiang )
Kedua, lalai yang tercela yaitu lalai dari menaati Allah, mengingat-Nya, dari hari kiamat, hisab dan pembalasan amal. Lalai yang tercela terbagi beberapa macam:
1. Lalai yang datangya sewaktu-waktu
Lihat Juga :