Kisah Awan Mengirim Hujan pada Petani yang Gemar Berderma

Kamis, 08 Oktober 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Penjelasan Hadis
Syaikh Umar menjelaskan Rasulullah SAW menyampaikan kepada kita tentang seorang laki-laki yang mendengar sesuatu yang ghaib. Dia berjalan di tempat yang sunyi, lalu sebuah awan lewat di atas kepalanya, maka dia mendengar suara di awan itu, sebuah perintah agar menyirami kebun Fulan.

Kita mengetahui bahwa Allah menugaskan para Malaikat untuk mengarahkan awan. Ia diperintahkan untuk menurunkannya di tempat-tempat tertentu. Suara yang didengarkan oleh laki-laki itu adalah suara Malaikat , tanpa ragu. (Baca juga: Rasulullah Saksikan Protes Nabi Musa kepada Nabi Adam )

Dan sunnatullah menunjukkan bahwa kita tidak mendengar ucapan para Malaikat kecuali karena ada sebuah hikmah. Dan hikmahnya adalah bahwa Allah hendak mengenalkan kepada kita akan kebaikan dan keberkahan sebagai hasil dari kelurusan pemilik kebun kepada kebunnya.

Suara itu menggelitik laki-laki yang menyimaknya. Dia ingin mengetahui laki-laki yang namanya disebut dalam suara itu. Dia melihat arah tempat awan itu menumpahkan airnya. Ternyata awan itu menurunkan hujannya di sebuah tanah dengan batu-batu hitam.

Baca juga: Gatot Nurmantyo dan Moeldoko Masih Tebar Pesona

Laki-laki itu melihat hujan yang turun ke bumi. Dia melihat hujan itu telah membentuk selokan dan aliran air yang menuju ke arah tertentu. Laki-laki tersebut menelusuri alur air itu. Dia berjalan mengikuti air itu. Dia melihatnya sampai di sebuah kebun.

Laki-laki itu melihat seorang laki-laki lain yang sedang berdiri di sebuah kebun dan sedang mengalihkan air dengan cangkulnya agar menuju ke segala penjuru kebunnya.

Laki-laki itu berhenti di depan pemilik kebun untuk menanyakan namanya, dan ternyata namanya sama dengan nama yang terdengar dan suara itu.

Pemilik kebun merasa aneh dengan pertanyaan laki-laki tersebut, maka diberitahukanlah tentang beritanya dan nama yang dia dengar di awan. Dan bahwa sebuah perintah telah dikeluarkan kepada para petugas yang menangani awan itu agar menyiram kebunnya.

Baca juga: Pengamat Nilai Dukungan Gatot ke Buruh karena Kepentingan Politik
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Ayat Al Quran...
Kumpulan Ayat Al Quran dan Hadis Tentang Sedekah yang Penting Diketahui
Benarkah Pahala Sedekah...
Benarkah Pahala Sedekah di Bulan Ramadan 700 Kali Lipat? Begini Penjelasannya
Mengapa Sedekah di Bulan...
Mengapa Sedekah di Bulan Ramadan Istimewa? Begini 7 Alasannya!
Cara Cerdas Bersedekah...
Cara Cerdas Bersedekah Menurut Imam Al Ghazali, Simak di Sini!
Ternyata Anggota Tubuh...
Ternyata Anggota Tubuh pun Wajib Disedekahi, Begini Penjelasannya!
5 Kesalahan Sedekah...
5 Kesalahan Sedekah yang Mengantarkan ke Neraka, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Dampak Badai Celia Bikin...
Dampak Badai Celia Bikin Langit Spanyol Menjadi Berwarna Oranye
Indonesia Akan Kehilangan...
Indonesia Akan Kehilangan Warisan Alam Bagian Terpenting Bumi
Erdogan: Kekuatan Gempa...
Erdogan: Kekuatan Gempa Turki 3 Kali Lebih Kuat dari Marmara
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved