Aktivitas Sosial Kemasyarakatan Rasulullah SAW di Masa Mudanya

loading...
Aktivitas Sosial Kemasyarakatan Rasulullah SAW di Masa Mudanya
Ustaz Miftah el-Banjary, Dai yang juga pakar ilmu linguistik Arab dan Tafsir Al-Quran asal Banjar Kalimantan Selatan. Foto/Ist
Ustaz Miftah el-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Qur'an

Kebanyakan catatan Sirah Nabawiyyah yang dibahas sejarawan dan para ulama hanya berkisar pada periodesasi dakwah Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم di Kota Makkah dan Madinah setelah beliau menerima wahyu saja.

Meskipun tidak banyak literatur sejarah yang membahas rekam jejak Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم belum diangkat menjadi seorang Nabi dan Rasul pada usia 40 tahun, tapi bukan berarti tidak ada sama sekali catatan sejarah tentang aktivitas beliau sebagai seorang anak muda yang juga pernah mengalami masa-masa muda. (Baca Juga: Memandang Rasulullah Sebagai Manusia Biasa, Itu Pandangan Jahiliyah)

Di antara beberapa literatur sejarah yang mengabadikan tentang masa perjalanan Rasulullah صلى الله عليه وسلم sebelum diangkat menjadi seorang Nabi dan Rasul akhir zaman, yaitu Tarikh Ibn Hisyam.



Pada tarikh itu disebutkan bahwa Muhammad muda pernah terlibat beberapa kali peperangan dan perundingan. Di antaranya peperangan Fijar antara pihak klan Qais Ailan dan bani Kinanah. Peperangan itu dipicu oleh pembunuhan terhadap tiga orang dari suku Qais Ailan oleh seorang pemuda bernama Barradh dari suku Kinanah.

Muhammad muda yang ketika itu masih berusia 20 tahun ikut terlibat dalam peperangan Fijar tersebut. Beliau membantu paman-pamannya menyediakan anak panah dan ikut menyerukan perdamaian saat telah terjadi banyak korban di antara kedua belah pihak.

Selanjutnya, secara politik beliau juga pernah ikut terlibat dalam "Hifzul Fudhul" dimana terjadi perjanjian damai pada bulan Dzulqaidah atau bulan Muharram yang melibatkan Bani Quraisy. Perjanjian damai antara suku itu disaksikan oleh Rasulullah muda dan beliau ungkapkan kebanggaannya setelah diangkat menjadi seorang Rasulullah صلى الله عليه وسلم.



"Sungguh aku telah menyaksikan satu perjanjian di rumah Abdullah bin Jud'an. Sungguh aku lebih menyukai perjanjian tersebut daripada keledai terbagus sekalipun. Apabila aku diundang untuk menghadirinya di masa Islam, niscaya aku akan menghadirinya."
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
وَّيُعَذِّبَ الۡمُنٰفِقِيۡنَ وَالۡمُنٰفِقٰتِ وَالۡمُشۡرِكِيۡنَ وَ الۡمُشۡرِكٰتِ الظَّآنِّيۡنَ بِاللّٰهِ ظَنَّ السَّوۡءِ‌ؕ عَلَيۡهِمۡ دَآٮِٕرَةُ السَّوۡءِ‌ ۚ وَ غَضِبَ اللّٰهُ عَلَيۡهِمۡ وَلَعَنَهُمۡ وَاَعَدَّ لَهُمۡ جَهَنَّمَؕ وَسَآءَتۡ مَصِيۡرًا
dan Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, dan (juga) orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran azab yang buruk dan Allah murka kepada mereka dan mengutuk mereka serta menyediakan neraka Jahanam bagi mereka. Dan neraka Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali.

(QS. Al-Fath:6)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video