Inilah Sahabat Nabi yang Wajahnya Menyerupai Malaikat Jibril

loading...
Inilah Sahabat Nabi yang Wajahnya Menyerupai Malaikat Jibril
Dihyah Al-Kalbi, sahabat Nabi yang menjadi penjelmaan Malaikat Jibril karena wajahnya yang rupawan. Foto Ilustrasi/Ist
Jibril 'alaihissalam adalah pemimpin para Malaikat yang diberi tugas menyampaikan wahyu kepada para Rasul termasuk Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Dalam menjalankan tugasnya, Jibril terkadang berubah wujud menjadi manusia sebagaimana kehendak Allah.

Ketika menemui Rasulullah صلى الله عليه وسلم, Malaikat Jibril datang dalam wujud menyerupai salah seorang sahabat Nabi yang dikenal berwajah rupawan. Beliau adalah Dihyah Al-Kalbi radhiyallahu 'anhu. Keutamaan Dihyah dari sahabat lainnya adalah wajah yang tampan rupawan. Karena wajahnya yang tampan ini, beliau mendapatkan tugas dari Rasulullah sebagai salah satu delegasi Islam untuk mengirim surat kepada para raja, kisra, dan kaisar.

Dihyah pernah mendapat tugas dari Nabi صلى الله عليه وسلم pada tahun keenam Hijriyah untuk menyampaikan surat kepada Hiraklius, kaisar Romawi. Dihyah Al-Kalbi adalah seorang sahabat yang mempunyai wajah, jenggot, perawakan dan usia yang menyerupai Malaikat Jibril saat berwujud sebagai manusia. (Baca Juga: Kisah Malaikat Jibril Menyamar di Tengah Para Sahabat)

Dikisahkan, usai perang Khandaq, Nabi صلى الله عليه وسلم dan para sahabat beristirahat. Datanglah Malaikat Jibril dalam wujud manusia menemui Rasulullah dan berkata: "Apakah engkau telah meletakkan senjata? Jangan demikian! Para Malaikat sama sekali belum meletakkan senjata! Keluarlah engkau menuju Bani Quraizhah, dan perangilah mereka!"



Ketika Nabi melewati Bani Ghanm, beliau bertanya tentang siapa yang baru saja lewat. Merekapun berkata, "Telah melewati kami, Dihyah bin Kalbi!"

Dalam riwayat lain disebutkan, saat itu Nabi sedang bersama istri Beliau Ummu Salamah radhiyallahu 'anha, Malaikat Jibril datang kepada Nabi dalam wujud manusia. Setelah Malaikat Jibril berlalu, Nabi bertanya kepada istrinya itu siapa tamu yang baru datang. Ummu Salamah menjawab: "Dia adalah komandan tentara, Dihyah".

Nabi صلى الله عليه وسلم tersenyum dan menjelaskan bahwa tamu itu adalah Malaikat Jibril. Inilah kesaksian tentang kesamaan Dihyah Al-Kalbi dengan penjelmaan Malaikat Jibril sebagai manusia.



Ketika Dihyah diutus Nabi menemui Kaisar Romawi, Hiraklius dengan membawa surat Nabi berisi ajakan untuk masuk Islam. Surat yang dibacakan di dalam istana itu juga dihadiri Abu Sufyan dan teman-temannya yang sedang berdagang di Syam.
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
وَمَا كَانَ لِنَفۡسٍ اَنۡ تَمُوۡتَ اِلَّا بِاِذۡنِ اللّٰهِ كِتٰبًا مُّؤَجَّلًا ؕ وَ مَنۡ يُّرِدۡ ثَوَابَ الدُّنۡيَا نُؤۡتِهٖ مِنۡهَا ‌ۚ وَمَنۡ يُّرِدۡ ثَوَابَ الۡاٰخِرَةِ نُؤۡتِهٖ مِنۡهَا ‌ؕ وَسَنَجۡزِى الشّٰكِرِيۡنَ
Dan setiap yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala (dunia) itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala (akhirat) itu, dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

(QS. Ali 'Imran:145)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video