Tiga Obat Jiwa Ibnu Mas'ud
Kamis, 19 November 2020 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗوَمَنْ يُّؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ يَهْدِ قَلْبَهٗ ۗوَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ﴿التغابن : ۱۱
“Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. at-Tagabun : 11).
Dengan demikian, kalau hidup ini kerap kali dicekam perasaan yang kacau balau dan menyengsarakan, maka penyebab pokoknya adalah iman kita. Apa yang ada pada dada ini belum kuat mengakar. Kita belum mampu memahami ilmu tauhid dengan benar, sehingga kegelisahan, galau, mudah sekali hinggap.
(Baca juga : Instruksi Prokes, Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Bisa Diberhentikan )
Padahal sudah jelas, Allah Ta'ala berfirman:
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ ﴿الرعد : ۲۸
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d : 28).
Semoga Allah Ta’ala memberikan kemampuan kepada kita untuk selalu sadar sedang apa kita di dunia ini. Mau ke mana tujuan kita, dan dari mana hakikat kita berasal.
(Baca juga : Komisi VIII DPR Minta Menag Tingkatkan Edukasi Prokes di Acara Keagamaan )
Wallahu A'lam
“Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. at-Tagabun : 11).
Dengan demikian, kalau hidup ini kerap kali dicekam perasaan yang kacau balau dan menyengsarakan, maka penyebab pokoknya adalah iman kita. Apa yang ada pada dada ini belum kuat mengakar. Kita belum mampu memahami ilmu tauhid dengan benar, sehingga kegelisahan, galau, mudah sekali hinggap.
(Baca juga : Instruksi Prokes, Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Bisa Diberhentikan )
Padahal sudah jelas, Allah Ta'ala berfirman:
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ ﴿الرعد : ۲۸
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d : 28).
Semoga Allah Ta’ala memberikan kemampuan kepada kita untuk selalu sadar sedang apa kita di dunia ini. Mau ke mana tujuan kita, dan dari mana hakikat kita berasal.
(Baca juga : Komisi VIII DPR Minta Menag Tingkatkan Edukasi Prokes di Acara Keagamaan )
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :