Jangan Lupakan Doa Ini di Pagi Hari
Rabu, 25 November 2020 - 05:50 WIB
loading...
Doa sangat penting kita panjatkan di berbagai waktu dan kesempatan. Salah satunya, doa ketika memulai aktivitas di pagi hari. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Doa adalah percakapan antara seorang hamba kepada Tuhan , antara seorang kekasih kepada yang dikasihinya. Kata doa berasal dari kata dâ’a, yad’u, du’âan atau da’watan; yang berarti undangan, seruan, atau panggilan . Ketika berdoa, kita memanggil Tuhan dan Tuhan pun memanggil kita. Pada hakikatnya berdoa adalah saling memanggil antara sepasang kekasih.
(Baca juga : Mu'adzah binti Abdillah, Perempuan yang Selalu Menghidupkan Salat Malam )
Doa mutlak diperlukan manusia, karena manusia tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya sekarang dan yang akan datang, padahal manusia selalu menginginkan keberhasilan dalam mencapai apa yang diinginkannya sekarang dan yang akan datang. Untuk menangkal hal-hal yang tidak baik atau merugikan dirinya pada saat sekarang dan akan datang, semua manusia sadar bahwa sesama manusia tidak akan mampu membantu dirinya menyelesaikan hal-hal yang tidak diketahui, baik sekarang maupun yang akan datang.
(Baca juga : Kenikmatan dan Kebahagiaan Ketika Sakit )
Ini berarti manusia mutlak membutuhkan pertolongan Allah. Dan Allah telah memberi petunjuk kepada kita agar memanjatkan doa kepadaNya. Dengan doa inilah Allah memberikan jalan dan pertolongan kepadanya dengan cara yang sama sekali tidak diketahui sebelumnya dan dari arah yang sama sekali tidak diduga oleh seorang hamba. Hal ini membuktikan bahwa doa merupakan sarana yang menjadi kepentingan manusia sendiri, bukan kepentingan Allah.
Karena itu, doa sangat penting kita panjatkan di berbagai waktu dan kesempatan. Salah satunya, doa ketika memulai aktivitas di pagi hari. Lantas doa seperti apa yang seharusnya kita panjatkan? Hendaknya sebagai umat Islam, kita mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah dalam berdoa.
Telah diriwayatkan oleh Ummu Salamah radhiyallahu 'anha istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa apabila datang pagi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berdoa, dengan:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا ، وَرِزْقًا طَيِّبًا ، وَعَمَلا مُتَقَبَّلا
"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang thayyib, dan amalan yang diterima". (HR Ibnu Majah dan Ahmad).
(Baca juga : Asap Setinggi 200 Meter dan Suara Gemuruh Keluar Dari Kawah Gunung Karangetang )
Kenapa Rasulullah selalu berdoa seperti itu? Ustadz DR Syafik Riza Basalamah MA mengingatkan, kita umat muslim untuk mencermati dan merenungkan doa yang dipanjatkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ini. Isi doa yang dipanjatkan beliau adalah sebagai berikut:
1. Doa yang diminta Baginda Nabi SAW adalah ilmu
Karena dengan ilmu, pintu-pintu kebaikan dibuka. Dengan ilmu, kita tahu mana yang baik dan mana yang buruk.Dengan ilmu, kita mengetahui tentang langkah apa yang harus dipilih. Dengannya kita tahu mana yang halal dan haram. Dengannya kita tahu mana yang sunnah dan mana yang bukan.
(Baca juga : Mu'adzah binti Abdillah, Perempuan yang Selalu Menghidupkan Salat Malam )
Doa mutlak diperlukan manusia, karena manusia tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya sekarang dan yang akan datang, padahal manusia selalu menginginkan keberhasilan dalam mencapai apa yang diinginkannya sekarang dan yang akan datang. Untuk menangkal hal-hal yang tidak baik atau merugikan dirinya pada saat sekarang dan akan datang, semua manusia sadar bahwa sesama manusia tidak akan mampu membantu dirinya menyelesaikan hal-hal yang tidak diketahui, baik sekarang maupun yang akan datang.
(Baca juga : Kenikmatan dan Kebahagiaan Ketika Sakit )
Ini berarti manusia mutlak membutuhkan pertolongan Allah. Dan Allah telah memberi petunjuk kepada kita agar memanjatkan doa kepadaNya. Dengan doa inilah Allah memberikan jalan dan pertolongan kepadanya dengan cara yang sama sekali tidak diketahui sebelumnya dan dari arah yang sama sekali tidak diduga oleh seorang hamba. Hal ini membuktikan bahwa doa merupakan sarana yang menjadi kepentingan manusia sendiri, bukan kepentingan Allah.
Karena itu, doa sangat penting kita panjatkan di berbagai waktu dan kesempatan. Salah satunya, doa ketika memulai aktivitas di pagi hari. Lantas doa seperti apa yang seharusnya kita panjatkan? Hendaknya sebagai umat Islam, kita mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah dalam berdoa.
Telah diriwayatkan oleh Ummu Salamah radhiyallahu 'anha istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa apabila datang pagi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berdoa, dengan:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا ، وَرِزْقًا طَيِّبًا ، وَعَمَلا مُتَقَبَّلا
"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang thayyib, dan amalan yang diterima". (HR Ibnu Majah dan Ahmad).
(Baca juga : Asap Setinggi 200 Meter dan Suara Gemuruh Keluar Dari Kawah Gunung Karangetang )
Kenapa Rasulullah selalu berdoa seperti itu? Ustadz DR Syafik Riza Basalamah MA mengingatkan, kita umat muslim untuk mencermati dan merenungkan doa yang dipanjatkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ini. Isi doa yang dipanjatkan beliau adalah sebagai berikut:
1. Doa yang diminta Baginda Nabi SAW adalah ilmu
Karena dengan ilmu, pintu-pintu kebaikan dibuka. Dengan ilmu, kita tahu mana yang baik dan mana yang buruk.Dengan ilmu, kita mengetahui tentang langkah apa yang harus dipilih. Dengannya kita tahu mana yang halal dan haram. Dengannya kita tahu mana yang sunnah dan mana yang bukan.
Lihat Juga :