Canda Ala Sufi: Manfaat Pakaian di Hari Kiamat

loading...
Canda Ala Sufi: Manfaat Pakaian di Hari Kiamat
Nashruddin Hoja. Foto/Ilustrasi/Ist
SUATU waktu, Nashruddin memelihara seekor kambing sebagai cadangan makanan saat musim hujan tiba. Lantaran sangat mencintai kambing itu, dia membuatkan untuknya sebuah kandang yang bagus. (Baca juga: Canda Ala Sufi: Sapi yang Mengetahui Kesalahannya )

Melihat kambing nan elok itu, teman-teman Nashruddin hendak merampasnya, namun mereka tidak berhasil. Akhirnya, mereka sepakat menipu Nashruddin.

Salah seorang di antara mereka mendatanginya dan berkata, "Wahai Nashruddin, apa yang akan kau lakukan dengan kambingmu itu? Esok atau lusa kiamat akan segera tiba. Mari kita sembelih kambing itu dan kami akan menjamumu dengan dagingnya."

Nashruddin tak peduli akan ucapannya, namun teman-temannya terus berdatangan satu per satu sambil mengutarakan kalimat yang senada. Nashruddin menjadi kesal dan marah. (Baca juga: Canda Ala Sufi: Manisan dan Pukulan )

Dia lalu berjanji pada mereka untuk menyembelih kambing itu keesokan harinya dan mengundang mereka untuk menghadiri pesta jamuan yang mewah.



Esok harinya, Nashruddin menyembelih kambing itu. Dia lalu menyalakan bara untuk membakar dagingnya. Saat Nashruddin melakukan semua aktivitas itu, mereka meninggalkan Nashruddin dan pergi berekreasi ke tempat yang jauh. Untuk meyakinkan Nashruddin, mereka meninggalkan pakaian mereka masing-masing. (Baca juga: Canda Ala Sufi: Aku Sendiri Sedang Memikirkan Itu )

Karena tak seorang pun yang membantu memasak, pekerjannya menjadi kacau dan buruk.

Nashruddin lalu mengumpulkan pakaian mereka dan memasukkannya ke dalam bara hingga terbakar hangus. Ketika kembali, mereka mendapatkan pakaian itu sudah menjadi abu.



Melihat itu, mereka serempak berusaha memukuli Nashruddin. Ketika melihat mereka akan memukulinya, Nashruddin menoleh kepada mereka dan berkata, "Lalu, apa manfaat pakaian-pakaian itu, bila kalian percaya bahwa kiamat pasti akan tiba, baik hari ini ataupun esok?"

Dinukil dari karya Nashruddin dengan judul asli Nawadhir Juha al-Kubra dan diterjemahkan oleh Muhdor Assegaf dengan judul " Canda Ala Sufi Nashruddin "
(mhy)
cover top ayah
وَذَرُوۡا ظَاهِرَ الۡاِثۡمِ وَبَاطِنَهٗ‌ؕ اِنَّ الَّذِيۡنَ یَکْسِبُوۡنَ الۡاِثۡمَ سَيُجۡزَوۡنَ بِمَا كَانُوۡا يَقۡتَرِفُوۡنَ
Dan tinggalkanlah dosa yang terlihat ataupun yang tersembunyi. Sungguh, orang-orang yang mengerjakan (perbuatan) dosa kelak akan diberi balasan sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.

(QS. Al-An’am:120)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video