Nasehat Rasulullah untuk Kaum Perempuan

Jum'at, 27 November 2020 - 06:17 WIB
loading...
Nasehat Rasulullah untuk...
Surga dan neraka adalah sebesar-besar harapan dan sebesar-besar kekhawatiran seorang muslim. Dan Rasulullah mengulang nasehatnya tentang itu kepada perempuan secara khusus. Foto ilustrasi/ist
A A A
Pemimpin tertinggi dianjurkan untuk memberikan pelajaran-pelajaran kepada kaum perempuan. Dan agam Islam, menempatkan kaum perempuan mendapatkan perhatian yang khusus . Agama Islam tidak pernah meninggalkan apapun dan tidak pernah menyepelekan siapapun. Apalagi kaum perempuan yang mereka adalah sumber orang-orang yang akan menjadi Mujahid fi sabilillah.

(Baca juga : Sedekah Bisa Mengantarkan ke Neraka Karena Kesalahan Ini )

Imam Muhammad bin Ismail Al-Bukhari rahimahullah berkata:

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ أَيُّوبَ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَطَاءً ، قَالَ : سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ ، قَالَ : أَشْهَدُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – أَوْ قَالَ عَطَاءٌ : أَشْهَدُ عَلَى ابْنِ عَبَّاسٍ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – خَرَجَ وَمَعَهُ بِلاَلٌ ، فَظَنَّ أَنَّهُ لَمْ يُسْمِعْ فَوَعَظَهُنَّ وَأَمَرَهُنَّ بِالصَّدَقَةِ ، فَجَعَلَتِ المَرْأَةُ تُلْقِي القُرْطَ وَالخَاتَمَ ، وَبِلاَلٌ يَأْخُذُ فِي طَرَفِ ثَوْبِهِ قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ : وَقَالَ : إِسْمَاعِيلُ ، عَنْ أَيُّوبَ ، عَنْ عَطَاءٍ ، وَقَالَ : عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ، أَشْهَدُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb berkata Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Ayyub berkata; aku mendengar ‘Atho’ berkata; aku mendengar Ibnu ‘Abbas berkata: aku menyaksikan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam -sedang menurut ‘Atho’ dia berkata; aku menyaksikan Ibnu ‘Abbas berkata; – bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar bersama Bilal -dan dia mengira bahwa dia tidak mendengar – maka Nabi memberi pelajaran kepada para wanita dan memerintahkan untuk bersedekah maka seorang wanita memberikan anting dan cincin emasnya dan Bilal memasukkannya ke saku bajunya. Berkata Abu Abdullah; dan Isma’il berkata; dari Ayyub dari ‘Atho’ dan dia berkata; dari Ibnu ‘Abbas bahwa ia bersaksi terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam‘” (HR Bukhari)

(Baca juga : Belajar Kesabaran yang Seluas Samudera dari Sosok Siti Rahmah )

Tentang hadis ini, Ustadz Maududi Abdullah Lc, dai lulusan Universitas Islam Madinah dalam ceramahnya di Rodja TV menjelaskan, kepemimpinan yang paling rendah adalah menjadi seorang suami yang memimpin beberapa orang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah pemimpin tertinggi umat Islam. Di saat beliau memberikan nasehat kepada kaum perempuan ini, beliau adalah pemimpin yang umat Islam. Beliau adalah khalifah Allah tabaraka wa ta’ala di permukaan bumi. Beliau memimpin agama sekaligus memimpin dunia.

Perkataan Atho’ bin Abi Rabah tentang Abdullah bin Abbas radhiyallahu ta’ala ‘anhu akan mengatakan bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar bersama Bilal maksudnya adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar dari rumah beliau untuk melaksanakan salat Ied. Hadis ini kejadiannya adalah ketika Nabi kita tercinta Rasul kita yang mulia Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan salat Ied. Salat Ied adalah sebuah salat yang setelahnya ada kutbah.

(Baca juga : Bahaya Seks Bebas dan Pezina Menurut Al-Qur'an dan Hadis )

Setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan khutbah, beliau mengira bahwa kaum perempuan tidak bisa dengan baik menangkap isi khutbah beliau karena berada di belakang. Sebagaimana yang kita ketahui pada zaman Nabi kita tercinta shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah tabaraka wa ta’ala belum memudahkan teknologi yang dengannya suara bisa sampai di belakang seperti zaman kita sekarang. Semuanya tergantung kepada suara imam.

Karena banyaknya kaum muslimin yang berkumpul, sehingga kaum wanita berada jauh di belakang, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika itu mengira bahwa apa yang beliau sampaikan dari pada khutbatul Ied belum terdengar sampai kepada kaum perempuan. Oleh karena itu beliau pergi bersama Bilal ketika setelah selesai memberikan khutbah di depan, beliau bergerak bersama Bilal menuju kaum perempuan melewati shaf kaum laki-laki kemudian bergerak persis di depan kaum perempuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Obat Penenang Hati dari...
Obat Penenang Hati dari Rasulullah SAW, Kaum Muslim Wajib Tahu!
12 Adab dan Akhlak Seorang...
12 Adab dan Akhlak Seorang Muslimah yang Penting Diketahui
Inilah Cara Suami Menasihati...
Inilah Cara Suami Menasihati Istri sesuai Tuntunan Syariat
Zubaidah binti Abu Ja’far...
Zubaidah binti Abu Ja’far al-Mansur; Sosok Ibu Negara Cerdas Berilmu yang Murah Hati
Akhlak dan Adab Seorang...
Akhlak dan Adab Seorang Muslimah yang Diberitahukan Al Qur'an dan Hadis
Mau Tahu Manusia Paling...
Mau Tahu Manusia Paling Buruk di Dunia? Inilah Jawaban Rasulullah SAW
Rekomendasi
Arkeolog Temukan Sisa-sisa...
Arkeolog Temukan Sisa-sisa Pemukiman Bangsa Viking di Gereja Naur
Tanda-tanda Kiamat Paling...
Tanda-tanda Kiamat Paling Nyata Muncul di Samudera Arktik
Tulang Rahang Keturunan...
Tulang Rahang Keturunan Manusia Pertama di Bumi Ditemukan
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Doa Menyambut Ramadhan,...
Doa Menyambut Ramadhan, Dianjurkan Dibaca oleh Kaum Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved