Jadikan Sifat Tawadhu sebagai Modal Kebahagiaan
Selasa, 01 Desember 2020 - 05:21 WIB
loading...
Orang yang tawadhu akan mudah menerima petunjuk karena hatinya senantiasa terbuka pada ilmu dan nasihat. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Tawadhu adalah sifat yang amat mulia , namun sedikit orang yang memilikinya. Ia adalah hati yang ikhlas , memperuntukkan ibadah hanya kepada Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya. Orang yang demikian adalah orang yang paling berbahagia . Dadanya paling lapang. Sangat dekat kepada Allah Ta'ala dan jauh dari maksiat kepada Allah.
Allah Ta'ala berfirman:
وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Q.S. Ar-Rum: 21)
(Baca juga : Jodoh dan Kriterianya Menurut Syariat )
Karena itu muslimah, beruntunglah orang yang di dalam hatinya senantiasa dihiasi dengan ketawadhuan. KH Abdullah Gymnastiar atau dikenal Aa Gym menyebut, orang yang tawadhu akan memancarkan cahaya keakraban, kehangatan, dan keindahan. Kepribadiannya akan cemerlang dan menjadi magnet bagi datangnya kebaikan dari sekelilingnya. Karena tawadhu adalah sifat yang dicintai oleh Allah dan dirindukan oleh makhluk-Nya.
Menurut pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid ini, siapa pun akan senang berada di dekat orang yang tawadhu. Akan merasa aman, nyaman, dan tidak khawatir diganggu. Orang yang tawadhu akan mudah menerima petunjuk karena hatinya senantiasa terbuka pada ilmu dan nasihat.
(Baca juga : Doa Mau Tidur dan Bangun Tidur Sesuai Sunnah )
Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak berkurang harta karena sedekah, dan Allah tidak menambah pada seseorang karena memaafkan melainkan kemuliaan. Dan tiada seseorang yang bertawadhu kepada Allah melainkan dimuliakan (mendapat Izzah) oleh Allah.” (HR. Muslim).
Tawadhu adalah lawan dari takabur atau sombong. Sungguh merugi orang yang membiarkan hatinya diselimuti dengan kesombongan. Bagaimana mungkin kita berhak untuk sombong sedangkan kita adalah makhluk yang lemah. Manusia adalah makhluk tiada berdaya yang awalnya tercipta dari saripati tanah, ke mana-mana membawa kotoran, dan mati dikembalikan ke tanah. Sungguh tak pernah ada alasan yang membuat kita selaku makhluk untuk bisa sombong.
(Baca juga : Pentingnya Berwudhu Sebelum Mandi Junub )
Aa Gym mengingatkan, apapun yang kita miliki, lembaran kain yang kita kenakan, makanan yang kita nikmati, tiada lain adalah berasal dari kemurahan Allah SWT kepada kita. Jantung kita berdenyut setiap saat sehingga membuat kita tetap hidup sampai saat ini, padahal tidak mampu kita kendalikan tiada lain adalah kekuasaan Allah.
Allah Ta'ala berfirman:
وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Q.S. Ar-Rum: 21)
(Baca juga : Jodoh dan Kriterianya Menurut Syariat )
Karena itu muslimah, beruntunglah orang yang di dalam hatinya senantiasa dihiasi dengan ketawadhuan. KH Abdullah Gymnastiar atau dikenal Aa Gym menyebut, orang yang tawadhu akan memancarkan cahaya keakraban, kehangatan, dan keindahan. Kepribadiannya akan cemerlang dan menjadi magnet bagi datangnya kebaikan dari sekelilingnya. Karena tawadhu adalah sifat yang dicintai oleh Allah dan dirindukan oleh makhluk-Nya.
Menurut pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid ini, siapa pun akan senang berada di dekat orang yang tawadhu. Akan merasa aman, nyaman, dan tidak khawatir diganggu. Orang yang tawadhu akan mudah menerima petunjuk karena hatinya senantiasa terbuka pada ilmu dan nasihat.
(Baca juga : Doa Mau Tidur dan Bangun Tidur Sesuai Sunnah )
Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak berkurang harta karena sedekah, dan Allah tidak menambah pada seseorang karena memaafkan melainkan kemuliaan. Dan tiada seseorang yang bertawadhu kepada Allah melainkan dimuliakan (mendapat Izzah) oleh Allah.” (HR. Muslim).
Tawadhu adalah lawan dari takabur atau sombong. Sungguh merugi orang yang membiarkan hatinya diselimuti dengan kesombongan. Bagaimana mungkin kita berhak untuk sombong sedangkan kita adalah makhluk yang lemah. Manusia adalah makhluk tiada berdaya yang awalnya tercipta dari saripati tanah, ke mana-mana membawa kotoran, dan mati dikembalikan ke tanah. Sungguh tak pernah ada alasan yang membuat kita selaku makhluk untuk bisa sombong.
(Baca juga : Pentingnya Berwudhu Sebelum Mandi Junub )
Aa Gym mengingatkan, apapun yang kita miliki, lembaran kain yang kita kenakan, makanan yang kita nikmati, tiada lain adalah berasal dari kemurahan Allah SWT kepada kita. Jantung kita berdenyut setiap saat sehingga membuat kita tetap hidup sampai saat ini, padahal tidak mampu kita kendalikan tiada lain adalah kekuasaan Allah.
Lihat Juga :