Manusia Sempurna, Perjalanan, dengan dan Tanpa Kendaraan
Rabu, 02 Desember 2020 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
Pemandu unta mempunyai rencana; dan unta mempunyai rencana sendiri.
Pemikiran terorganisir dapat berpikir dengan baik.
Pemikiran Manusia Sempurna dapat eksis dengan baik. (Rasul Shah)
Keberadaan lilin tidak untuk menerangi dirinya sendiri. (Nawab Jan-Fishari Khan)
Adalah sebuah pernyataan yang besar, menyebut diri sendiri seorang Sufi. Ingat, bagaimanapun juga aku tidak menyebut diriku demikian. (Hadrat Abul Hasan Khirqani)
Apabila engkau tidak belajar Pengetahuan Langit,
Sementara engkau tidak menginjakkan kaki di dalam 'Kedai',
Karena engkau tidak tahu keuntungan dan kerugianmu;
Bagaimana engkau akan mencapai Para Sahabat? --
Terus, terus! (Baba Tahir Uryan)
Baca juga: Kisah Sufi: Muhammad Shah, Mursyid dari Turkistan
PERJALANAN, DENGAN DAN TANPA KENDARAAN
Jika engkau menempatkan dirimu ke laut, tanpa seorang pemandu, hal itu penuh bahaya, karena unsur kesalahan-kesalahan manusia yang muncul dari dalam dirinya sendiri, untuk sesuatu yang sedang muncul dari tempat lain.
Di lain pihak, jika engkau bepergian di atas laut di dalam sebuah kapal, hal ini membahayakan, karena terdapat bahaya dari alat perlengkapan pada kendaraan tersebut.
Dalam satu hal, akhir tidak diketahui, dan tidak ada petunjuk.
Dalam hal lain, kekayaan menjadi tujuan, dan tidak ada kedatangan. (Niffari)
Amatilah bahwa hal-hal yang dianggap benar saat ini, adalah dianggap tidak mungkin kemarin. Sesuatu yang dianggap salah hari ini, adalah sesuatu yang akan dipandang benar esoknya. (Hudzaifah)
Pemikiran terorganisir dapat berpikir dengan baik.
Pemikiran Manusia Sempurna dapat eksis dengan baik. (Rasul Shah)
Keberadaan lilin tidak untuk menerangi dirinya sendiri. (Nawab Jan-Fishari Khan)
Adalah sebuah pernyataan yang besar, menyebut diri sendiri seorang Sufi. Ingat, bagaimanapun juga aku tidak menyebut diriku demikian. (Hadrat Abul Hasan Khirqani)
Apabila engkau tidak belajar Pengetahuan Langit,
Sementara engkau tidak menginjakkan kaki di dalam 'Kedai',
Karena engkau tidak tahu keuntungan dan kerugianmu;
Bagaimana engkau akan mencapai Para Sahabat? --
Terus, terus! (Baba Tahir Uryan)
Baca juga: Kisah Sufi: Muhammad Shah, Mursyid dari Turkistan
PERJALANAN, DENGAN DAN TANPA KENDARAAN
Jika engkau menempatkan dirimu ke laut, tanpa seorang pemandu, hal itu penuh bahaya, karena unsur kesalahan-kesalahan manusia yang muncul dari dalam dirinya sendiri, untuk sesuatu yang sedang muncul dari tempat lain.
Di lain pihak, jika engkau bepergian di atas laut di dalam sebuah kapal, hal ini membahayakan, karena terdapat bahaya dari alat perlengkapan pada kendaraan tersebut.
Dalam satu hal, akhir tidak diketahui, dan tidak ada petunjuk.
Dalam hal lain, kekayaan menjadi tujuan, dan tidak ada kedatangan. (Niffari)
Amatilah bahwa hal-hal yang dianggap benar saat ini, adalah dianggap tidak mungkin kemarin. Sesuatu yang dianggap salah hari ini, adalah sesuatu yang akan dipandang benar esoknya. (Hudzaifah)
Lihat Juga :