Manusia Sempurna, Perjalanan, dengan dan Tanpa Kendaraan
Rabu, 02 Desember 2020 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
Kesalahan-kesalahan sering menyenangkan bagi pemikiran mereka yang mengikutinya. (Ibnu Abbas)
Baca juga: Kisah Sufi: Adakah Nilai Dalam Memuja Orang Suci?
Ketika ditanya mengapa ia tidak membetulkan salat orang lain, Ma'ruf al-Karkhi berkata: "Seorang darwis bebas mengajar hanya setelah ia menyelesaikan pelayanannya sendiri."
"Sesungguhnya, beberapa bentuk yang dinamakan pengetahuan pada kenyataannya adalah kebodohan, dan beberapa bentuk yang dianggap sebagai kepandaian (kefasihan berbicara), kenyataannya adalah ketidaklogisan." (Nabi Muhammad saw.)
Ali menunjukkan hatinya dan berkata: "Di sini aku mempunyai pengetahuan yang cukup, tetapi aku tidak dapat menemukan siapa pun untuk mempercayakannya. Ada banyak sekali manusia, tetapi mereka terlalu cepat menjadi bingung atau putus asa. Betapa aku rindu pelajar sejati"
Jika aku bersalah; tidak masalah bagi masa depanmu.
Tetapi jika aku benar; semua penting bagi masa depanmu. (Khalifah Ali)
Baca juga: Kisah Sufi: Adakah Nilai Dalam Memuja Orang Suci?
Ketika ditanya mengapa ia tidak membetulkan salat orang lain, Ma'ruf al-Karkhi berkata: "Seorang darwis bebas mengajar hanya setelah ia menyelesaikan pelayanannya sendiri."
"Sesungguhnya, beberapa bentuk yang dinamakan pengetahuan pada kenyataannya adalah kebodohan, dan beberapa bentuk yang dianggap sebagai kepandaian (kefasihan berbicara), kenyataannya adalah ketidaklogisan." (Nabi Muhammad saw.)
Ali menunjukkan hatinya dan berkata: "Di sini aku mempunyai pengetahuan yang cukup, tetapi aku tidak dapat menemukan siapa pun untuk mempercayakannya. Ada banyak sekali manusia, tetapi mereka terlalu cepat menjadi bingung atau putus asa. Betapa aku rindu pelajar sejati"
Jika aku bersalah; tidak masalah bagi masa depanmu.
Tetapi jika aku benar; semua penting bagi masa depanmu. (Khalifah Ali)
(mhy)
Lihat Juga :