Canda Ala Sufi: Dunia Ada di Keledai Nashruddin
Jum'at, 04 Desember 2020 - 09:30 WIB
loading...
Nashruddin Hoja. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
Tiga orang pendeta melancong ke berbagai penjuru dunia. Setiap kali singgah di sebuah negeri, mereka mencari dan menemui ulama-ulama handal. (Baca juga: Canda Ala Sufi: Inilah Akibat Ikut Campur Urusan Hamba dengan Tuhannya )
Begitu sampai di Romawi , mereka berkeinginan untuk bertemu dengan ulama-ulama setempat. Sang raja diberitahu oleh seseorang agar mengundang Nashruddin untuk berdiskusi dengan mereka. Sebab, dia adalah salah seorang ulama yang sangat terkenal kepandaian dan kesantunannya di negeri itu.
Lalu, sang raja mengadakan jamuan makan di halaman istana dan mengundang Nashruddin beserta tiga pendeta itu. Tak lama kemudian, Nashruddin datang untuk memenuhi panggilan sang raja, namun dia tetap saja berada di atas keledainya. (Baca juga: Canda Ala Sufi: Kentut Bahasa Turki di Pesta Orang Kurdi )
Setelah semua berkumpul, Nashruddin berkata kepada mereka, "Mari kita mulai diskusi ini, lalu setelah itu kita menikmati jamuan."
Salah seorang di antara ketiga pendeta itu bertanya pada Nashruddin, "Wahai tuan, di manakah pertengahan dunia ini?"
Nashruddin menjawab pertanyaan itu dengan memberi isyarat kepada tempat di mana keledainya meletakkan kaki-depan-kanannya dan berkata, "Tengah-tengah dunia persis di tempat itu."
Pendeta itu bertanya kembali, "Apa bukti jawaban Anda itu?" Nashruddin menjawab, "Jika kalian tak percayai, silakan ukur. Jika lebih atau kurang, berarti aku bohong..." (Baca juga: Canda Ala Sufi: Keledai Akhirat )
Kemudian pendeta kedua bertanya, "Berapa jumlah bintang di langit?"
Nashruddin menjawab, "Jumlahnya sebanyak rambut keledaiku."
Mendengar jawaban Nashruddin, mereka kembali bertanya, "Bagaimana Anda dapat mengetahuinya?"
Nashruddin menjawab, "Jika kalian tak percaya pada jawabanku ini, hitunglah! Jika kurang, walau satu helai rambut saja, maka engkaulah yang berhak untuk bicara." (Baca juga: Canda Ala Sufi: Manfaat Pakaian di Hari Kiamat )
Begitu sampai di Romawi , mereka berkeinginan untuk bertemu dengan ulama-ulama setempat. Sang raja diberitahu oleh seseorang agar mengundang Nashruddin untuk berdiskusi dengan mereka. Sebab, dia adalah salah seorang ulama yang sangat terkenal kepandaian dan kesantunannya di negeri itu.
Lalu, sang raja mengadakan jamuan makan di halaman istana dan mengundang Nashruddin beserta tiga pendeta itu. Tak lama kemudian, Nashruddin datang untuk memenuhi panggilan sang raja, namun dia tetap saja berada di atas keledainya. (Baca juga: Canda Ala Sufi: Kentut Bahasa Turki di Pesta Orang Kurdi )
Setelah semua berkumpul, Nashruddin berkata kepada mereka, "Mari kita mulai diskusi ini, lalu setelah itu kita menikmati jamuan."
Salah seorang di antara ketiga pendeta itu bertanya pada Nashruddin, "Wahai tuan, di manakah pertengahan dunia ini?"
Nashruddin menjawab pertanyaan itu dengan memberi isyarat kepada tempat di mana keledainya meletakkan kaki-depan-kanannya dan berkata, "Tengah-tengah dunia persis di tempat itu."
Pendeta itu bertanya kembali, "Apa bukti jawaban Anda itu?" Nashruddin menjawab, "Jika kalian tak percayai, silakan ukur. Jika lebih atau kurang, berarti aku bohong..." (Baca juga: Canda Ala Sufi: Keledai Akhirat )
Kemudian pendeta kedua bertanya, "Berapa jumlah bintang di langit?"
Nashruddin menjawab, "Jumlahnya sebanyak rambut keledaiku."
Mendengar jawaban Nashruddin, mereka kembali bertanya, "Bagaimana Anda dapat mengetahuinya?"
Nashruddin menjawab, "Jika kalian tak percaya pada jawabanku ini, hitunglah! Jika kurang, walau satu helai rambut saja, maka engkaulah yang berhak untuk bicara." (Baca juga: Canda Ala Sufi: Manfaat Pakaian di Hari Kiamat )
Lihat Juga :