Mana Lebih Didahulukan, Nikah Dulu Atau Naik Haji?

Rabu, 20 Januari 2021 - 20:39 WIB
loading...
Mana Lebih Didahulukan,...
Menikah maupun menunaikan haji merupakan ibadah yang sama-sama penting dan menjadi kewajiban bagi yang mampu. Foto/ist
A A A
Menikah maupun naik haji adalah ibadah yang sama-sama penting dan menjadi kewajiban bagi yang mampu. Nikah sangat dianjurkan agar seseorang terhindar dari zina dan juga untuk keberlangsungan keturunan. Sementara menunaikan haji merupakan ibadah mulia yang termasuk salah satu rukun Islam.

Sebagaimana diketahui, antara pernikahan maupun haji, keduanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Seorang pria yang hendak menikahi perempuan idamannya, ia harus menyiapkan biaya untuk mahar (mas kawin), walimah (resepsi), dan nafkah berupa makanan, pakaian dan tempat tinggal. Jika dihitung-hitung, biayanya hampir sama dengan ongkos naik haji.

Baca Juga: Ketika Menikah Tanpa Restu Orang Tua

Pertanyaannya, manakah lebih didahulukan, menikah atau menunaikan haji? Berikut penjelasan Imam Asy-Syirazi dalam Kitab Al-Muhadzdzab sebagaiman dilansir dari bincangsyariah.

(وان احتاج إلى النكاح وهو يخاف العنت قدم النكاح لان الحاجة الي ذلك علي الفور والحج ليس علي الفور)

"Jika seseorang butuh menikah dan dia takut zina, maka didahulukan nikah, karena kebutuhan untuk nikah dalam hal ini lebih mendesak, sementara haji bukanlah ibadah yang sifatnya mendesak."

Pernyataan Imam Asy-Syirazi di atas kemudian dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’ Syarh al-Muhazzab (j. 7 h. 49) bahwa sebaliknya jika tidak ditakutkan adanya perzinahan, maka penggunaan harta untuk membayar ongkos naik haji lebih diutamakan.

Penjelasan Imam Asy-Syirazi dan Imam Nawawi didasarkan pada kenyataan bahwa hukum menikah bisa berubah-ubah tergantung pada kondisi. Misalnya nikah menjadi wajib jika ditakutkan adanya fitnah jika tidak disegerakan, sedangkan di sisi lain kewajiban haji sifatnya bukanlah kewajiban fauriyyah (yang disegerakan seperti berpuasa saat Ramadhan tiba), namun bersifat at-taraakhi (boleh ditunda).

Hal senada disampaikan Ustaz Muhammad Ajib, pengajar Rumah Fiqih Indonesia (RFI). Kata Ustaz Ajib, tergantung seperti apa hukum nikahnya. Kalau nikah bagi seseorang hukumnya adalah sunnah dalam artian belum begitu butuh dan ia bisa menjaga syahwatnya maka lebih baik menunaikan haji dulu, karena haji hukumnya wajib.

Tetapi, jika hukum nikah bagi seseorang itu wajib seperti khawatir zina dan tidak kuat menahan syahwat, maka lebih baik nikah dulu. Adapun kewajiban haji bisa dilakukan setelah menikah ketika diberi kelapangan rezeki.

Baca Juga: Rukun Nikah dan Syarat-syaratnya Menurut 4 Mazhab

Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Bukan Sekadar Ibadah,...
Bukan Sekadar Ibadah, Ini 11 Keutamaan Haji bagi Jamaah dan Keluarganya
Inilah 4 Masjid yang...
Inilah 4 Masjid yang Harus Dikunjungi Jemaah Haji di Tanah Suci
Doa Jemaah yang Baru...
Doa Jemaah yang Baru Pulang Haji Dijamin Mustajab 40 Hari, Benarkah?
444 Jemaah Haji Kloter...
444 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Bekasi Tiba di Tanah Air
Rekomendasi
Apakah Ada Gunung Pelangi...
Apakah Ada Gunung Pelangi di Indonesia? Ternyata Ada di Daerah Ini
Bukan Firaun, Orang...
Bukan Firaun, Orang Terkaya di Zaman Nabi Musa Terkuak
Ancaman Serius Matahari...
Ancaman Serius Matahari terhadap Bumi Akan Terjadi Besok
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
Mana yang Lebih Baik...
Mana yang Lebih Baik antara Kloset Jongkok atau Duduk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved