Hari Jumat Adalah Yaumul Maziid, Saat Allah Menampakkan Diri di Surga

loading...
Hari Jumat Adalah Yaumul Maziid, Saat Allah Menampakkan Diri di Surga
Ilustrasi/SINDOnews
BANYAK keistimewaan Hari Jumat . Hari ini adalah `ied ( hari raya ) bagi kaum muslimin yang datang setiap pekan. Rasulullah SAW mengharamkan di hari tersebut berpuasa .

Baca juga: Berdoalah kepada Allah Ta'ala , Ini Waktu ijabah di Hari Jumat

Rasulullah bersabda: Sesungguhnya hari Jumat adalah hari raya, maka janganlah kalian menjadikan hari raya kalian sebagai hari puasa kalian, kecuali kalau kalian berpuasa sebelumnya atau sesudahnya. (HR. Ahmad, Syeikh Ahmad Syakir berkata: "Isnadnya shahih". Al-Musnad XV/175, hadits: 8012)

Selain puasa, terlarang juga mengkhususkan malam Jumat untuk melakukan salat malam. Sebagaimana sabda Nabi "Janganlah kamu mangkhususkan malam Jumat dari malam-malam yang lain untuk melakukan salat (malam)... (HR. Muslim no: 1144)



Baca juga: Begini Pesan Syekh Ali Jaber tentang Amalan di Malam Jumat dan Hari Jumat

Yaumul Mazid
Keistimewaan lainnya, hari Jumat adalah yaumul mazid (hari tambahan). Pada hari ini Allah menampakkan diri kepada kaum mukminin di surga.

Hal ini sebagaimana tersebut pada hadis Anas yang panjang, yang di akhir hadis: "Maka tidaklah melebihi rindu mereka di surga daripada datangnya hari Jumat, agar mereka dapat tambah melihat Rabb mereka dan keagunganNya, oleh karena itulah (hari itu) dinamakan yaumul maziid.

Hadis ini diriwayatkan oleh ath-Thabarani di dalam al-Ausath dan Ibnu Abi Syaibah. Al-Mundziri menyebutkannya di dalam at-Targhib wat Tarhib dan berkata: "Dengan isnad yang baik". Lihat Shahih atTarghib wat Tarhib I/175, hadits 694 oleh al-Albani).

Baca juga: 5 Keutamaan Membaca Shalawat di Hari Jumat

Para malaikat menyebut hari Jumat sebagai Yaumul Mazid karena banyaknya pintu-pintu rahmat Allah SWT yang dibuka pada hari itu. Allah SWT juga melimpahkan anugerah dan melapangkan kebaikan serta terdapat waktu mulia yang pada waktu tersebut Allah SWT mengabulkan doa secara mutlak.

Hal ini dijelaskan dalam kitab I’anatut Tholibin, berikut terjemah lengkapnya :

“Sayyid kita Al-Qutbu Al-Ghouts Al-Habib Abdullah Alawi al-Haddad telah berkata : Ketahuilah! “semoga Allah SWT memberimu keberuntungan” Sesungguhnya hari Jumat adalah Sayyidnya (Pemimpinnya) hari. Para malaikat menyebut hari Jumat sebagai Yaulum Mazid karena banyaknya pintu-pintu rahmat Allah SWT yang dibuka pada hari itu. Allah SWT melimpahkan anugerah dan melapangkan kebaikan. Pada hari Jumat terdapat waktu yang mulia, yang pada waktu tersebut Allah SWT mengabulkan doa secara mutlak. Waktu tersebut dirahasiakan pada keseluruhan hari, sebagaimana disampaikan oleh imam al-Ghazali RA dan yang lain.”

“Pada hari Jumat, hendaknya engkau selalu beramal shalih, dan beberapa kegiatan keagamaan. Janganlah engkau memiliki kesibukan lain kecuali kesibukan darurat yang tidak bisa ditinggalkan. Sesungguhnya hari ini hanya untuk akhirat. Cukuplah kerugian dan ketersia-siaan hari-hari lain untuk kesibukan duniawi. Sebaiknya bagi seorang mukmin, menjadikan seluruh hari dan malamnya dihabiskan untuk amal akhirat. Jika tidak mampu, dan kesibukan duniawi menghalanginya minimal dia menghabiskan hari Jumat ini untuk perkara-perkara akhirat.” Wallahu ‘Alam

Baca juga: Muslimah, Inilah Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Sayang Bila Dilewatkan
(mhy)
cover top ayah
وَالَّذِيۡنَ كَذَّبُوۡا بِاٰيٰتِنَا سَنَسۡتَدۡرِجُهُمۡ مِّنۡ حَيۡثُ لَا يَعۡلَمُوۡنَ
Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur menuju kebinasaan, dengan cara yang tidak mereka ketahui.

(QS. Al-A’raf:182)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video