Kisah Khulafaur Rasyidin (16)

Kisah Pembangkangan Muawiyah kepada Khalifah Ali bin Abi Thalib

loading...
Kisah Pembangkangan Muawiyah kepada Khalifah Ali bin Abi Thalib
Ilustrasi/Ist
KEHIDUPAN kenegaraan dan tata kemasyarakatan yang ditinggalkan Khalifah Utsman bin Affan r.a. memang berada dalam situasi dan kondisi yang tidak menguntungkan Ali bin Abi Thalib r.a. sebagai Khalifah .

Baca juga: Perpecahan di Masa Khalifah Ali bin Abi Thalib, Dipicu Soal Pembagian Ghanimah

Sejak sebelum dibai'at Khalifah Ali bin Abi Thalib sudah membayangkan adanya kesulitan-kesulitan besar yang bakal dihadapi. Berbagai macam problema sosial, politik dan ekonomi ternyata muncul dalam waktu yang bersamaan.

Langkah pertama untuk membenahi keadaan yang serba tak mantap, tentu saja memulihkan ketertiban, khususnya di ibukota, Madinah.



H.M.H. Al Hamid Al Husaini dalam bukunya berjudul " Sejarah Hidup Imam Ali bin Abi Thalib r.a. " memaparkan ribuan kaum pemberontak yang bertebaran di ibukota berhasil diimbau dan dijinakkan sampai mereka berhasil dipulihkan kembali ke dalam kehidupan normal.

Bagi Khalifah Ali bin Abi Thalib tidak ada kemungkinan untuk bertindak terhadap ribuan kaum pemberontak yang telah mengakibatkan terbunuhnya Khalifah Utsman r.a. Bertindak terhadap mereka, berarti menyulut api perang saudara.

Baca juga: Begini Nasib Sahabat Nabi yang Menolak Membaiat Ali sebagai Khalifah

Bagi Khalifah Ali bin Abi Thalib r.a. memang tidak ada pilihan lain yang lebih baik. Daripada bermusuhan dengan kaum muslimin yang menuntut terlaksananya kebenaran dan keadilan, lebih baik berhadap-hadapan dengan tokoh-tokoh Bani Umayyah, betapa pun besarnya risiko yang akan dipikul.

Dan ternyata, tidak bertindaknya Khalifah Ali bin Abi Thalib terhadap kaum mulimin yang memberontak terhadap Khalifah Utsman r.a., dijadikan alasan dan dalih oleh lawan-lawan politiknya untuk menggerakan kekuatan oposisi dan perlawanan. Kemungkinan itu pun telah diperhitungkan oleh
Khalifah Ali bin Abi Thalib.
halaman ke-1
cover top ayah
وَلَوۡ اَنَّ اَهۡلَ الۡقُرٰٓى اٰمَنُوۡا وَاتَّقَوۡا لَـفَتَحۡنَا عَلَيۡهِمۡ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَالۡاَرۡضِ وَلٰـكِنۡ كَذَّبُوۡا فَاَخَذۡنٰهُمۡ بِمَا كَانُوۡا يَكۡسِبُوۡنَ‏
Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan ayat-ayat Kami, maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.

(QS. Al-A’raf:96)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video