Kisah Hikmah :

Julaibib dan Pengantin Perempuan

loading...
Julaibib dan Pengantin Perempuan
Kisah Julaibib menjelaskan kepada kita bahwa barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, mereka itu adalah orang-orang yang mendapat kemenangan. Foto ilustrasi/ist
Banyak hikmah tentang perempuan saleha dari kisah-kisah sahabat Rasulullah . Salah satunya tentang kisah ini, yang menceritakan seorang perempuan yang tahan memegang bara dan taat kepada Rasulullah dan Rabb-Nya.Jika datang perintah dari syariat kepada salah seorang mereka, dia taat, terima, dan tunduk. Dia tidak menyanggah, tidak membangkang, ataupun mencari alasan untuk tidak menerimanya. Maka balasan setimpal sudah Allah Ta'ala siapkan untuknya.

Dikutip dari buku “90 Kisah Malam Pertama” karya Abdul Muththalib Hamd Utsman yang sudah diterjemahkan cetakan Pustaka Darul Haq, ada kisah tentang perempuan saleha yang juga seorang calon pengantin.

Baca juga: Ngerinya Durhaka Kepada Orang Tua, Dosa Besar yang Mengiringi Syirik

Adalah seorang laki-laki dari sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bernama Julaibib. Wajahnya tidak begitu menarik. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menawarinya menikah. Dia berkata (tidak percaya), “Kalau begitu, Anda menganggapku tidak laku?”



Beliau bersabda, “Tetapi kamu di sisi Allah bukan tidak laku.” Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa terus mencari kesempatan untuk menikahkan Julaibib. Hingga suatu hari, seorang laki-laki dari Anshar datang menawarkan putrinya yang janda kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam agar beliau menikahinya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya, “Ya. Wahai fulan! Nikahkan aku dengan putrimu.”

“Ya, dan sungguh itu suatu kenikmatan, wahai Rasulullah,” katanya riang.

Namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya, “Sesungguhnya aku tidak menginginkannya untuk diriku…”
“Lalu, untuk siapa?” tanyanya.
Beliau menjawab, “Untuk Julaibib…”
Ia terperanjat, “Julaibib, wahai Rasulullah?!! Biarkan aku meminta pendapat ibunya….”

Baca juga: Inilah Keindahan Bidadari yang Digambarkan Al-Qur'an dan Rasulullah

Laki-laki itu pun pulang kepada istrinya seraya berkata, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melamar putrimu.”
halaman ke-1
cover top ayah
اُدۡعُوۡا رَبَّكُمۡ تَضَرُّعًا وَّخُفۡيَةً‌ ؕ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الۡمُعۡتَدِيۡنَ‌
Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

(QS. Al-A’raf:55)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video