Canda Ala Sufi: Bulan dalam Sumur dan Seorang Pencuri

Senin, 25 Januari 2021 - 19:13 WIB
loading...
Canda Ala Sufi: Bulan...
Ilustrasi/Ist
A A A
Berikut Canda Ala Sufi terjemahan Muhdor Assegaf dari karya Nashruddin dengan judul asli Nawadhir Juha al-Kubra.

Baca juga
: Canda Ala Sufi: Burung Bulbul, Tukang Cukur, dan Sang Anak

Alhamdulillah, Aku Mengeluarkannya dari Sumur

Suatu malam, Nashruddin melihat bayangan bulan pada sebuah sumur dan berkata, "Betapa malangnya bulan itu, mengapa dia jatuh ke dalam sumur?"

Lalu, dia berusaha mengeluarkannya dengan menggerak-gerakkan ember yang ada di dalamnya, agar dia naik. Namun, setelah melakukanya, bulan itu tidak juga mau naik ke dalam ember. Nashruddin kemudian mengambil seutas tali dan mengikatnya dengan kuat pada sebuah batu besar, karena dia tahu bulan itu sangat berat, dan akan sulit untuk mengangkatnya.

Ketika mengikat batu itu dengan sekuat tenaganya, Nashruddin terjungkir dan jatuh terpelanting. Sambil terkapar, matanya memandangi langit. Tiba-tiba saja, dia melihat sang rembulan sudah berada di sana. Dengan kesakitan Nashruddin berkata, "Alhamdulillah, tulang punggungku patah, namun aku berhasil menyelamatkan bulan yang malang itu."

Baca juga: Canda Ala Sufi: Buah Pala untuk Bayi dan Dua Pintu Rumah

Aku Bersembunyi, Malu Padamu

Suatu malam, Nashruddin merasa bahwa seorang pencuri telah masuk ke rumahnya. Lalu, dia bersembunyi di dalam sebuah lemari. Setelah lama pencuri itu mencari sesuatu dan tidak mendapatkan apapun, dia berdiri sejenak dan terlihatlah olehnya sebuah lemari yang tertutup. Pencuri itu berkata dalam hati, "Semoga aku beroleh sesuatu di dalamnya."

Dia lalu membukanya. Tiba-tiba, terlihatlah Nashruddin di dalamnya. Setelah melihat Nashruddin, tubuh pencuri itu bergetar ketakutan. Namun, dia memberanikan diri dan berkata, "Apa yang sedang kau lakukan di sini, wahai orang tua?"

Nashruddin menjawab, "Wahai tuan, jangan kau lakukan apapun padaku. Sebab, aku tahu bahwa engkau tidak mendapatkan sesuatu pun untuk dicuri. Aku bersembunyi karena malu padamu..."

Baca juga: Canda Ala Sufi: Aku Datang untuk Memberitahumu, Allah Satu Jawaban Juga Satu
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
15 Hikmah Isra Mikraj...
15 Hikmah Isra Mikraj bagi Kehidupan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rahasia dan Hikmah Hujan...
Rahasia dan Hikmah Hujan Menurut Islam, Begini Penjelasannya
5 Keutamaan dan Hikmah...
5 Keutamaan dan Hikmah Salat Berjamaah bagi Umat Islam
Hikmah Disyariatkannya...
Hikmah Disyariatkannya Mandi Junub bagi Muslim yang Berhadas Besar
5 Hikmah dan Tips Hadapi...
5 Hikmah dan Tips Hadapi Musibah Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Hikmah Beriman pada...
Hikmah Beriman pada Qadha dan Qadar, Umat Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Fenomena Air Terjun...
Fenomena Air Terjun Berdarah Dikaitkan dengan Piramida di Bawah Antartika
2 Gletser Besar yang...
2 Gletser Besar yang Jika Mencair Menjadi Ancaman Nyata Penduduk Bumi
Harta Karun Pembawa...
Harta Karun Pembawa Kutukan Paling Mematikan di Dunia
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved