Cara Ustaz Asroi Menghidupkan Iman dan Imun di Tengah Pandemi

loading...
Cara Ustaz Asroi Menghidupkan Iman dan Imun di Tengah Pandemi
Ustaz Muhammad Asroi mengajak jamaah Masjid Al-Hidayah Losungbatu Padangsidimpuan menghidupkan puasa sunnah dan menerapkan prokes 5M. Foto/Ist
Hampir setahun masa pandemi telah memunculkan peradaban baru dan mengubah pola hidup masyarakat. Masyarakat termasuk umat muslim sudah tak asing lagi dengan protokol kesehatan, pakai masker atau menjaga jarak ketika sholat di masjid.

Baru-baru ini Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Instruksi Nomor 01 Tahun 2021 tentang Gerakan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan (5M), awal Februari 2021. Secara khusus, Menag meminta jajarannya menjadi teladan dan mengajak ormas/tokoh agama dalam sosialisasi program 5M itu.

Baca Juga: Wamenag Bicara Peradaban dan Kaidah Islam untuk Atasi Pandemi Corona

Salah seorang Dai muda yang juga menjabat Kepala KUA Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Ustaz Muhammad Asroi Hasibuan punya cara sendiri dalam mensosialisasikan Instruksi Menag tersebut. Ustaz Asroi, panggilan akrabnya, menuturkan bahwa di masa pandemi ada dua hal yang menjadi perhatiannya.

Pertama peningkatan iman dan kedua meningkatkan imun. Ustaz Asroi sengaja membuat program menghidupkan puasa sunnah keliling masjid dan sosilasasi Prokes 5M sebagai wujud penerapan Instruksi Menag itu. Ustaz Asroi pun melakukan safari dakwahnya ke masjid-masjid yang ada di Kota Padangsidimpuan.



Menurut Ustaz Asroi, puasa sunnah Senin-Kamis merupakan ibadah mulia yang dapat meningkatkan iman dan imun (daya tahan tubuh). Keutamaan berpuasa tidak diragukan lagi. Selain mendapat pahala dan ganjaran surga, puasa juga bermanfaat untuk kesehatan.

Dari perspektif medis, puasa dapat mencegah segala macam penyakit. Puasa dapat menurunkan tekanan darah/gula darah, menyehatkan jantung, mengurangi peradangan, meeningkatkan regenerasi sel, memperbaiki fungsi otak, mengatasi stres dan meningkatkan fungsi oragn tubuh lainnya.

Dengan menghidupkan puasa, seseorang akan mempunyai daya tahan tubuh yang kuat dan mampu melawan virus Corona dan virus lainnya. Inilah yang memotivasi Ustaz Asroi mengajak kaum muslimin untuk menghidupkan puasa sunnah.

Selain menghidupkan puasa ke masjid-masjid, Ustaz Asroi yang juga Ketua BKPRMI Padangsidimpuan itu mensosialisasikan Instruksi Menag terkait Prokes 5 M (memakai masker, mencui tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan). Program 5M ini adalah bagian dari ikhtiar mencegah penyebaran wabah Covid-19 di tengah masyarakat.

"Kegiatan pertama sudah kami laksanakan di Masjid Al-Hidayah Unte Manis Kelurahan Losungbatu Kota Padangsidimpuan kemarin (22/2/2021). Jamaah di masjid itu menyambut baik program ini," kata Ustaz Asroi.
Cara Ustaz Asroi Menghidupkan Iman dan Imun di Tengah Pandemi

Ustaz Asroi datang membawa rombongan penyuluh agama Islam ke masjid tersebut. Acara buka puasa sunnah ini dihadiri sekitar 50-an jamaah dilanjutkan dengan sholat Maghrib dan sholat Isya berjamaah.

Program buka puasa sunnah dan sosialiasi 5 M ini akan terus dilakukan di semua masjid di Padangsidimpuan. Ustaz Asroi juga membagikan takjil gratis, masker dan mengajak masyarakat untuk menerapkan Prokes.

Pihaknya juga memberi santunan sebagai wujud berbagi rezeki kepada fakir miskin dan kaum dhuafa. Dalam kegiatan itu, Ustaz Asroi memberikan tausiyah dam motivasi kepada jamaah agar tetap optimis dan bersyukur di tengah pandemi.

Ketua BKM Masjid Al-Hidayah Unte Manis Kelurahan Losungbatu Haji Pengeran Siregar menyambut baik program tersebut. Kata dia, kegiatan ini sangat membantu masyarakat untuk memotivasi jamaah dalam menghidupkan puasa dan mensosialisasikan 5 M.

Baca Juga: Macam-macam Puasa Sunnah dan Keutamaannya
(rhs)
cover top ayah
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغۡفِرُ اَنۡ يُّشۡرَكَ بِهٖ وَيَغۡفِرُ مَا دُوۡنَ ذٰ لِكَ لِمَنۡ يَّشَآءُ‌ ۚ وَمَنۡ يُّشۡرِكۡ بِاللّٰهِ فَقَدِ افۡتَـرٰۤى اِثۡمًا عَظِيۡمًا‏
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.

(QS. An-Nisa:48)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video