Hukum Mengolok-Olok Hijab

Selasa, 23 Februari 2021 - 19:04 WIB
loading...
Hukum Mengolok-Olok...
Barang siapa mengolok-olok muslim laki-laki atau perempuan karena keteguhannya memegang syari’at Islam, maka bisa jadi ia telah kafir. Foto ilustrasi/ist
A A A
Perempuan muslimah diperintahkan untuk menutup seluruh auratnya dan perintah berhijab ini adalah wajib, bagi perempuan muslim yang sudah baligh. Berhijab atau berjilbab adalah perintah agama yang tercantum dalam Al-Qur’an.

Baca juga: Amalan Sebelum Tidur yang Diwasiatkan Rasulullah

Allah Ta'ala berfirman :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al Ahzab : 59)

Baca juga: Pernikahan Sang Pengantin Langit, Hanzhalah dan Jamilah

Menutup aurat menjadi wajib karena saddu al-dzarī’ah, yaitu menutup pintu ke dosa yang lebih besar . Oleh karena itu, para ulama telah sepakat mengatakan bahwa menutup aurat adalah wajib bagi setiap perempuan dan laki-laki Islam. Khusus bagi kaum perempuan, kewajiban ini akan terlaksana dengan memakai jilbab atau hijab (busana muslimah).

Tetapi tak bisa dipungkiri saat ini, ada beberapa perempuan muslimah telah berjilbab namun ternyata prilaku dan akhlaknya masih jauh dari perintah agama. Akibatnya, banyak orang yang menyinyiri, tak hanya orangnya namun jilbabnya pun dibawa bawa, bahkan menjadi bahan olok-olok.

Baca juga: Soal Rezeki, Inilah Nasehat Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Lantas, bagaimana hukum orang yang mengolok-olok orang yang memakai hijab tersebut? Asy Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i rahimahullah berkata, “Orang yang mengolok-olok hijab syar’i seperti Muhammad Al-Ghazali dalam kitabnya (Fiqhus -Siraah) ia mengatakan: “Saya melihat wanita di kota Madinah yang berjalan seolah-olah mereka sedang memikul kemah-kemah.” Mengapa ia tidak mengingkari wanita-wanita di Madinah yang berdandan, berpakaian tapi telanjang, tidaklah engkau melihat kecuali wanita yang bertutupkan hijab menjaga kehormatannya, lalu engkau mengingkari mereka?!!

Dikawatirkan orang-orang yang mengolok-olok hijab akan bisa kafir. Jadi, barang siapa mengolok-olok muslim laki-laki atau perempuan karena keteguhannya memegang syari’at Islam, maka ia telah kafir, baik dalam permasalahan hijab yang syar’i ataupun yang lainnya.

Baca juga: Simak Nih, Tahapan Pemerintah dalam Pemantauan dan Evaluasi Tanah Masyarakat

Kenapa demikian? Karena telah mengolok-olok perintah Allah Ta'ala, yang telah menegaskan perintah tersebut di firman-Nya:

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Ahzab 59)

Baca juga:

Dan Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَدۡخُلُوۡا بُيُوۡتًا غَيۡرَ بُيُوۡتِكُمۡ حَتّٰى تَسۡتَاۡنِسُوۡا وَتُسَلِّمُوۡا عَلٰٓى اَهۡلِهَا ‌ؕ ذٰ لِكُمۡ خَيۡرٌ لَّـكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُوۡنَ
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. (QS. An-Nur 27)

Baca juga: Pesan Imam Besar Masjid Istiqlal kepada Calon Ketum PB PMII

Juga Nabi shallallahu’alaihi wa sallam ketika melihat ada seorang yang mengintip di lubang pada pintu, beliau mengambil sebatang besi dan hendak menusukannya pada mata orang itu. Dan Nabi shallallahu alaihi wa sallam berkata: “Kalau ada seorang yang melongok-longok ke rumahmu, lalu engkau colok matanya, maka engkau tidak berdosa.” atau yang semakna dengan ini.

Maka Islam itu sangat bersemangat dalam menjaga kehormatanmu wahai seorang muslim. Rabb kita marah dengan sebab kemarahanmu, “Sesungguhnya darah kalian, harta kalian dan kehormatan kalian itu haram atas kalian, sebagaimana kehormatan hari kalian ini (hari Nahar), pada bulan kalian ini (bulan Dzulhijjah), pada negeri kalian ini (negeri Mekah).” (Muttafaq ‘alaih dari hadis Abu Bakrah radhiyallahu’anhu)

Baca juga: Stadion GBLA Jadi Kolam Ikan, Dispora Kota Bandung Bungkam

Wallahu A'lam

Sumber :Kitab Asy-Syifa ‘an Ajwibati Nisaa Al-Mukalla,http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=4738
Alih bahasa : Ustadz Abu Hafs Umar al Atsary hafizhahullah
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tak Hanya Kewajiban...
Tak Hanya Kewajiban Syariat, Jilbab Sangat Bermanfaat dari Sisi Sains
Membela Pancasila, Membela...
Membela Pancasila, Membela Hak Berhijab Warga Negara
Benarkah Harus Menunggu...
Benarkah Harus Menunggu Hidayah Dulu untuk Berhijab?
Hanya 3 Golongan Wanita...
Hanya 3 Golongan Wanita Muslimah yang Boleh Tidak Berhijab
Masih Enggan Berhijab?...
Masih Enggan Berhijab? Kenali Dosa-dosa karena Tidak Menutup Aurat
Muslimah wajib Tahu!...
Muslimah wajib Tahu! Inilah Perbedaan 5 Jenis Busana Syar'i
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Patrick...
Ilmuwan Temukan Patrick Bintang Laut Pantat Besar di Argentina
Ilmuwan Ini Menjelaskan...
Ilmuwan Ini Menjelaskan Apa yang Sebenarnya Terjadi Ketika Manusia Mati
Makna Malam Lailatul...
Makna Malam Lailatul Qadar dari Sudut Pandang Sains
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved