Islam Pinggirkan Perempuan? Begini Jawaban Gus Baha
Rabu, 24 Februari 2021 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Singkat cerita Sayyidah Khadijah yakin, kemudian melamar Nabi. "Sayyidah Khadijah lama belajar kepada Waraqah bin Naufal, jadi pengetahuan Khadijah melampaui batas umurnya. Khadijah menikahi Nabi Muhammad SAW berdasarkan referensi dan ketika yakin Nabi Muhammad SAW adalah seorang Nabi, Khadijah punya cara keyakinan sendiri," ungkap Gus Baha.
Baca juga: Ini yang Membuat Sayyidah Khadijah Jatuh Cinta pada Nabi Muhammad
Nabi Muhammad SAW menikah dalam usia 25 tahun dan Sayyidah Khadijah 40 tahun. Setelah lima belas tahun menikah, alamat kenabian tidak muncul lagi.
Singkat cerita, saat usia Nabi Muhammad SAW 40 tahun baru mendapat wahyu dan Sayyidah Khadijah adalah orang pertama yang diceritakan peristiwa itu.
Ketika sudah menjadi Nabi, Khadijah berkata, "Ya zauji, kalau teman kamu Jibril datang, bilang ke saya," dan saat malaikat jibril datang, Sayyidah Khadijah membuka pakaiannya dan bertanya, "Sekarang, apakah engkau masih melihatnya?"
Nabi menjawab, "Tidak, ... dia pergi."
Khadijah pun berkeyakinan, sesuai dokumen yang ia baca, bahwa yang datang benar malaikat karena salah satu cirinya adalah lari ketika melihat aurat perempuan.
Padahal, lanjut Gus Baha, Khadijah dan Nabi Muhammad SAW tidak tahu posisinya sedang dites malaikat saat itu. Itu bukti akurat kalau seorang Nabi Al-Ummi, definisi-definisi kenabian semua orang tahu tetapi Nabi Muhammad tidak tahu.
Gus Baha menjelaskan, dari sekian kriteria kenabian yang ditulis di buku, kriteria tersebut hanya dimiliki perempuan saja dan peneliti laki-laki tidak punya dokumen itu.
Dokumentasi semua hukum fiqiyah terutama yang masail perempuan adalah berkah dari istri-istri Nabi Muhammad SAW. Jadi dahulu hukum tidak diketahui jika tidak karena berkah perempuan.
Gus Baha sebagaimana diceritakan laman NU, no.or.id, kemudian menceritakan kisah sahabat Nabi yang bertanya kepada istri- istri Nabi tentang hukum mencium istri ketika bulan Ramadhan.
Baca juga: Ini yang Membuat Sayyidah Khadijah Jatuh Cinta pada Nabi Muhammad
Nabi Muhammad SAW menikah dalam usia 25 tahun dan Sayyidah Khadijah 40 tahun. Setelah lima belas tahun menikah, alamat kenabian tidak muncul lagi.
Singkat cerita, saat usia Nabi Muhammad SAW 40 tahun baru mendapat wahyu dan Sayyidah Khadijah adalah orang pertama yang diceritakan peristiwa itu.
Ketika sudah menjadi Nabi, Khadijah berkata, "Ya zauji, kalau teman kamu Jibril datang, bilang ke saya," dan saat malaikat jibril datang, Sayyidah Khadijah membuka pakaiannya dan bertanya, "Sekarang, apakah engkau masih melihatnya?"
Nabi menjawab, "Tidak, ... dia pergi."
Khadijah pun berkeyakinan, sesuai dokumen yang ia baca, bahwa yang datang benar malaikat karena salah satu cirinya adalah lari ketika melihat aurat perempuan.
Padahal, lanjut Gus Baha, Khadijah dan Nabi Muhammad SAW tidak tahu posisinya sedang dites malaikat saat itu. Itu bukti akurat kalau seorang Nabi Al-Ummi, definisi-definisi kenabian semua orang tahu tetapi Nabi Muhammad tidak tahu.
Gus Baha menjelaskan, dari sekian kriteria kenabian yang ditulis di buku, kriteria tersebut hanya dimiliki perempuan saja dan peneliti laki-laki tidak punya dokumen itu.
Dokumentasi semua hukum fiqiyah terutama yang masail perempuan adalah berkah dari istri-istri Nabi Muhammad SAW. Jadi dahulu hukum tidak diketahui jika tidak karena berkah perempuan.
Gus Baha sebagaimana diceritakan laman NU, no.or.id, kemudian menceritakan kisah sahabat Nabi yang bertanya kepada istri- istri Nabi tentang hukum mencium istri ketika bulan Ramadhan.
Lihat Juga :