Meneladani Adab dan Gaya Hidup Rasulullah Soal Makanan
Minggu, 21 Maret 2021 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
5. Makan ketika terasa lapar dan berhenti makan sebelum kenyang
Kekenyangan dapat menyebabkan tubuh terasa berat dan rasa malas pun muncul. Dijelaskan pula oleh Imam Al Ghazalli bahwa terbiasa terlalu kenyang dapat menyebabkan hati menjadi keras. Disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW, “Paling jauhnya sesuatu dari (Rahmat) Allah ialah hati yang keras.”
Baca juga: Ibunda Ulang Tahun ke-81, Anies Baswedan Doakan Panjang Usia
6. Makan bersama-sama
Nabi Muhammad SAW seumur hidupnya tidak pernah makan sendirian. Rasulullah pasti selalu mencari para sahabatnya. Makanan itu menjadi berkah jika banyak orang yang menyantapnya.
Ja’far Shaddiq bin Muhammad RA berkata, “Apabila kalian sedang duduk bersama saudara-saudara kalian untuk makan, maka berlama-lamalah dalam duduk tersebut, karena sesungguhya waktu kalian tidak akan dipertanyakan bagi kalian dari umur-umur kalian.”
Abdurrahman bin Sakhr RA (wafat 59 H) berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Siapa orang yang berpegang teguh dengan sunahku (Nabi Muhammad SAW) ketika umatku dalam kerusakan, maka baginya pahala seratus orang syahid.” (HR. Al-Baihaqi (wafat 457 H).
Baca juga: Makin Berkembangnya Fashion Muslim Dorong Kemenperin Gelar Kompetisi MOFP
Hadis ini sebagai penyemangat untuk umat ini terus menghidupkan ajaran dan sunah-sunah Rasulullah SAW yang saat ini sudah banyak sekali ditinggalkan.
Wallahu A’lam.
Kekenyangan dapat menyebabkan tubuh terasa berat dan rasa malas pun muncul. Dijelaskan pula oleh Imam Al Ghazalli bahwa terbiasa terlalu kenyang dapat menyebabkan hati menjadi keras. Disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW, “Paling jauhnya sesuatu dari (Rahmat) Allah ialah hati yang keras.”
Baca juga: Ibunda Ulang Tahun ke-81, Anies Baswedan Doakan Panjang Usia
6. Makan bersama-sama
Nabi Muhammad SAW seumur hidupnya tidak pernah makan sendirian. Rasulullah pasti selalu mencari para sahabatnya. Makanan itu menjadi berkah jika banyak orang yang menyantapnya.
Ja’far Shaddiq bin Muhammad RA berkata, “Apabila kalian sedang duduk bersama saudara-saudara kalian untuk makan, maka berlama-lamalah dalam duduk tersebut, karena sesungguhya waktu kalian tidak akan dipertanyakan bagi kalian dari umur-umur kalian.”
Abdurrahman bin Sakhr RA (wafat 59 H) berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Siapa orang yang berpegang teguh dengan sunahku (Nabi Muhammad SAW) ketika umatku dalam kerusakan, maka baginya pahala seratus orang syahid.” (HR. Al-Baihaqi (wafat 457 H).
Baca juga: Makin Berkembangnya Fashion Muslim Dorong Kemenperin Gelar Kompetisi MOFP
Hadis ini sebagai penyemangat untuk umat ini terus menghidupkan ajaran dan sunah-sunah Rasulullah SAW yang saat ini sudah banyak sekali ditinggalkan.
Wallahu A’lam.
(wid)
Lihat Juga :