Renungan: Mengejar Wadah, Tak Sempat Menikmati Isi
Sabtu, 03 April 2021 - 07:03 WIB
loading...
Ilustrasi/Ist
A
A
A
Politik memang menggelitik. Sejumlah orang yang tadinya nenteng-nenteng proposal, mencari proyek tiba-tiba melejit menjadi wakil rakyat. Mereka yang tadinya berkoar-koar di jalan tiba-tiba memakai dasi dan bicara tentang nasib rakyat. Tapi sebagian di antara mereka banyak juga yang apes, tetap menenteng proposal dan meraung-raung di jalanan menyuarakan protes. Mereka bak bajaj tak dapat penumpang, akhirnya berbaris dalam barisan sakit hati. Mereka stres karena tak juga mendapatkan pekerjaan, apalagi jabatan.
Baca juga: Cha Eun-Woo Ungkap Caranya Melepas Stres dan Hal yang Bikin Dia Nyaman
Stres memang banyak sebab. Salah satu adalah karena impian, cita-cita dan keinginannya tak tergapai. Pola hidup yang lebih besar pasak daripada tiang juga penyebab lainnya. Para peneliti menyimpulkan bahwa sebagian orang memiliki kecenderungan inheren untuk mengaksentuasi aspek-aspek negatif dunia secara umum. Jika kesimpulan ini benar, faktor individual yang secara signifikan memengaruhi stres adalah sifat dasar seseorang. Artinya, gejala stres yang diekspresikan pada pekerjaan bisa jadi sebenarnya berasal dari kepribadian orang itu.
Mari kita simak kisah berikut ini. Suatu ketika, beberapa mantan mahasiswa mendatangi dosen sebuah universitas yang pernah mengajarnya. Mereka berbincang-bincang berbagai hal sampai kemudian mengarah pada masalah stres dalam pekerjaan dan kehidupan mereka sehari-hari.
Dosen itu tersenyum. Ia beranjak dari tempat duduknya dan pergi ke dapur. Ia kembali dengan bermacam-macam cangkir. Ada cangkir terbuat dari porselin, plastik dan terbuat dari kaca. Cangkir ini sebagian tampak mahal harganya karena sangat indah dan sebagian lagi murah.
Dosen itu mempersilakan masing-masing mantan mahasiswa itu mengambil cangkir untuk mendapatkan minuman bagi diri mereka sendiri.
Baca juga: Ini Kisah Catherine Wilson 7 Bulan di Penjara! dari Berat Badan Naik, Stres hingga Gak Pede
Ketika semua sudah mengambil cangkir yang telah terisi air sang dosen berkata, "Jika kalian melihat, semua dari kalian mengambil cangkir yang mahal dan indah dan tak menyentuh yang murah.
Ini menunjukkan kalian memang menginginkan yang terbaik untuk dirimu. Masalah dan sumber stres kalian sebenarnya adalah cangkir, karena kalian selalu mengejar cangkir yang lebih baik padahal yang kalian butuhkan adalah air.
Sama seperti dalam hidup, jika hidup adalah air, maka pekerjaan, uang dan posisi dalam masyarakat adalah cangkir. Mereka hanya alat untuk memegang dan menjaga hidup, tapi semua itu tak mengubah kualitas hidup kita..
Baca juga: Cha Eun-Woo Ungkap Caranya Melepas Stres dan Hal yang Bikin Dia Nyaman
Stres memang banyak sebab. Salah satu adalah karena impian, cita-cita dan keinginannya tak tergapai. Pola hidup yang lebih besar pasak daripada tiang juga penyebab lainnya. Para peneliti menyimpulkan bahwa sebagian orang memiliki kecenderungan inheren untuk mengaksentuasi aspek-aspek negatif dunia secara umum. Jika kesimpulan ini benar, faktor individual yang secara signifikan memengaruhi stres adalah sifat dasar seseorang. Artinya, gejala stres yang diekspresikan pada pekerjaan bisa jadi sebenarnya berasal dari kepribadian orang itu.
Mari kita simak kisah berikut ini. Suatu ketika, beberapa mantan mahasiswa mendatangi dosen sebuah universitas yang pernah mengajarnya. Mereka berbincang-bincang berbagai hal sampai kemudian mengarah pada masalah stres dalam pekerjaan dan kehidupan mereka sehari-hari.
Dosen itu tersenyum. Ia beranjak dari tempat duduknya dan pergi ke dapur. Ia kembali dengan bermacam-macam cangkir. Ada cangkir terbuat dari porselin, plastik dan terbuat dari kaca. Cangkir ini sebagian tampak mahal harganya karena sangat indah dan sebagian lagi murah.
Dosen itu mempersilakan masing-masing mantan mahasiswa itu mengambil cangkir untuk mendapatkan minuman bagi diri mereka sendiri.
Baca juga: Ini Kisah Catherine Wilson 7 Bulan di Penjara! dari Berat Badan Naik, Stres hingga Gak Pede
Ketika semua sudah mengambil cangkir yang telah terisi air sang dosen berkata, "Jika kalian melihat, semua dari kalian mengambil cangkir yang mahal dan indah dan tak menyentuh yang murah.
Ini menunjukkan kalian memang menginginkan yang terbaik untuk dirimu. Masalah dan sumber stres kalian sebenarnya adalah cangkir, karena kalian selalu mengejar cangkir yang lebih baik padahal yang kalian butuhkan adalah air.
Sama seperti dalam hidup, jika hidup adalah air, maka pekerjaan, uang dan posisi dalam masyarakat adalah cangkir. Mereka hanya alat untuk memegang dan menjaga hidup, tapi semua itu tak mengubah kualitas hidup kita..
Lihat Juga :