Prof Haedar Tanggapi Anggapan Shaf Berjarak Sebagai Mazhab WHO

Sabtu, 03 April 2021 - 19:31 WIB
loading...
Prof Haedar Tanggapi...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir/Foto/Ilustrasi/muhammadiyah.or.id
A A A
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir mengatakan dalam Al-Quran Surat Al-Taubah ayat 18 secara tegas menandakan adanya keterkaitan antara memakmurkan masjid dengan keimanan seseorang. "Karena dengan keimanan yang kokoh, kemakmuran masjid akan terjamin. Bagi orang beriman yang memakmurkan masjid, maka dia akan diberi pencerahan," ujarnya, dalam peresmian Masjid al-Muttaqin pada Jumat (02/04/2021).

Baca juga: Salat Maghrib di Masjid Ramlie Musthofa, Anies Kagum Keindahan dan Sejarahnya

Firman Allah yang dimaksud Haedar adalah:

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS Al-Taubah ayat 18)

Menurut Haedar, fungsi masjid selain menjernihkan hati untuk hablu min Allah dan wiqayat al-nas, tetapi juga berperan penting dalam upaya tanwir al-fikr, mencerahkan akal budi.

“Masjid al-Muttaqin ini masjid yang ramah difabel, artinya ini masjid yang berkemajuan. Dan di masjid itu diajari pikiran-pikiran yang cerah, cerdas, dan memajukan,” ungkap Guru Besar Universitas Muhammadiyah ini.

Dalam kondisi pandemi , masjid memang harus menyesuaikan dengan situasi. Haedar mengingatkan kembali arti penting Fatwa Tarjih ihwal ibadah dalam keadaan darurat wabah. Kedaruratan merupakan prinsip hukum Islam yang dapat mengubah dalam tempo tertentu sesuatu yang haram dapat dihukumi halal, atau sebaliiknya.

“Apa yang kita cegah? Yaitu supaya kita tidak tambah darurat, tujuannya untuk hifdz al-nafs, menjaga jiwa. Jadi bukan berarti kita menjauhi masjid, sebab persoalannya bukan masjid dan tidak masjid, melainkan meniadakan kontak fisik dan interaksi. Poinnya di situ,” ujar Haedar.

Baca juga: Silaturahmi dengan Ketum PP Muhammadiyah, AHY Diskusikan Empat Hal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gelar Salat Idulfitri...
Gelar Salat Idulfitri 1447 H, Gedung PP Muhammadiyah Menteng Dipadati Jemaah
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Besok, Simak Penjelasannya
Ketum Muhammadiyah Prof...
Ketum Muhammadiyah Prof Haedar Nashir Terpilih Menjadi Tokoh Perbukuan Islam 2025
Ibadah Kurban Momentum...
Ibadah Kurban Momentum Membebaskan Diri dari Pesona Duniawi
Kapan Iduladha Muhammadiyah...
Kapan Iduladha Muhammadiyah dan Pemerintah 2025?
Rekomendasi
Afrika Mulai Terbagi...
Afrika Mulai Terbagi Menjadi Dua dan Membentuk Samudra Keenam di Bumi
Ilmuwan PBB Pastikan...
Ilmuwan PBB Pastikan Tak Ada Negara yang Aman dari Dampak Perubahan Iklim
Arkeolog Temukan Benua...
Arkeolog Temukan Benua Purba Tersembunyi di Bawah Lautan Arktik
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved