Hukum Puasa Wanita Hamil dan Menyusui

Senin, 12 April 2021 - 06:53 WIB
loading...
Hukum Puasa Wanita Hamil...
Wanita hamil dan menyusui, hukumnya seperti orang sakit. Jika berat bagi mereka berpuasa, maka dibolehkan bagi mereka berbuka. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kewajiban puasa Ramadhan dibebankan kepada seluruh umat Islam yang sudah baligh dan mampu melaksanakannya, tak terkecuali kepada wanita hamil . Lantas bagaimana cara berpuasanya dan bagaimana hukumnya bila wanita hamil tidak mampu melaksanakannya?

Baca juga: Bolehkah Memadukan Puasa dengan Diet? Bagaimana Hukumnya?

Dalil wajibnya berpuasa, Allah Ta'ala berfirman :

وعلى الذين يطيقونه فدية طعام مسكين

"Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi Makan seorang miskin." (QS. Al-Baqarah: 184)

Baca juga: Inilah 'Petunjuk' Jodoh Kita Telah Mendekat!

Dahulu diberikan keringanan terhadap orang tua, walaupun mereka mampu berpuasa. Mereka boleh berbuka dan sebagai gantinya, mereka memberi makan satu orang miskin untuk setiap satu hari yang tidak berpuasa. Begitu pula terhadap wanita menyusui dan wanita hamil, jika keduanya takut membahayakan anak-anak mereka, maka mereka boleh berbuka dan sebagai gantinya memberi makan (orang miskin)." Hadisnya diriwiayatkan dari Abu Dawud yang di dishahihkan oleh Al-Albany dalam Kitab Irwa'ul Ghalil.

Baca juga: 4 Tips Menyambut Bulan Ramadhan

Perlu diketahui bahwa berbuka bagi wanita hamil hukumnya, kemungkinan boleh, wajib atau haram. Seperti dilansir islamqa, wanita hamil boleh berbuka, jika puasa terasa berat bagi dirinya, meskipun tidak membahayakannya. Wajib (berbuka) jika puasa baginya membahakan dirinya atau membahayakan janinnya. Dan haram apabila puasa tidak memberatkan dirinya.

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, "Wanita hamil kondisinya ada dua. Pertama: Dirinya kuat dan giat, tidak sulit baginya berpuasa dan tidak berpengaruh bagi janinnya. Wanita seperti ini wajib berpuasa, karena tidak ada uzur bagi wanita tersebut untuk meninggalkan puasa.

Baca juga: Ramadan Kedua di Masa Korona

Kedua: Wanita tersebut tidak kuasa berpuasa, karena hamilnya berat, atau fisiknya lemah atau sebab lain. Dalam kondisi seperti ini, hendaknya dia berbuka. Apalagi jika berbahaya bagi janinnya, ketika itu dia bahkan wajib berbuka." (Fatawa Syekh Ibnu Utsaimin, 1/487)

Syekh Ibn Baz, rahimahullah berkata, "Wanita hamil dan menyusui, hukumnya seperti orang sakit. Jika berat bagi mereka berpuasa, maka dibolehkan bagi mereka berbuka. Dan mereka harus mengqadha (menggantinya) ketika dirinya sudah mampu berpuasa, seperti orang sakit. Sebagian ulama berpendapat, cukup bagi keduanya memberi makan (satu orang miskin untuk setiap satu hari tidak berpuasa). Ini merupakan pendapat lemah yang tidak dikuatkan. Yang benar adalah dia harus mengqadha, seperti musafir atau orang sakit.

Baca juga: Tol Japek II Elevated Diganti dengan Nama Sheikh Mohamed Bin Zayed

Berdasarkan firman Allah Ta'ala,

فمن كان منكم مريضا أو على سفر فعدة من أيام أخر (سورة البقرة: 184)

"Maka Barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain." (QS. Al-Baqarah: 184)

Baca juga: BLT UMKM Rp1,2 Juta Tetap Disalurkan di Bulan Puasa

Hal tersebut juga ditunjukkan oleh hadis Anas bin Malik Al-Ka'by, sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

إن الله وضع عن المسافر الصوم وشطر الصلاة ، وعن الحبلى والمرضع الصوم (رواه الخمسة )

"Sesungguhnya Allah telah menggugurkan bagi musafir puasa dan setengah shalat. Begitu pula halnya terhadap wanita hamil dan menyusui (menggugurkan) terhadap puasa." (HR. Perawi yang lima)

Sumber : Tuhfatul Ikhawan Bi Ajwibatin Muhimmah Tata'allaqu Bi Arkanil Islam.

Baca juga: Andrea Pirlo Bela Aksi Ronaldo Lempar Jersey Juventus

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dalil Diperintahkannya...
Dalil Diperintahkannya Puasa Ramadan, Simak Penjelasannya di Sini!
Puasa Ramadan, Pengertian...
Puasa Ramadan, Pengertian dan Dalil-dalilnya
Hukum Puasa bagi Ibu...
Hukum Puasa bagi Ibu Hamil dan Menyusui Menurut 4 Mazhab
Muslim Harus Tahu Ini...
Muslim Harus Tahu Ini 10 Dalil Tentang Puasa
Hukum Puasa Ramadhan...
Hukum Puasa Ramadhan Bagi Ibu Hamil
Rekomendasi
Identik dengan Nabi...
Identik dengan Nabi Musa, Keanehan di Laut Merah Kembali Ditemukan
Kotoran Manusia Termahal...
Kotoran Manusia Termahal di Dunia Berasal dari Bangsa Viking
Patung Bunda Maria Menangis,...
Patung Bunda Maria Menangis, Ilmuwan Temukan Fakta di Luar Nalar Manusia
Artikel Terkini
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
4 Kedudukan Anak Menurut...
4 Kedudukan Anak Menurut Al-Qur'an, Nomor Terakhir Paling Ditakuti Orang Tua
Kasus Perebutan Hak...
Kasus Perebutan Hak Asuh, Ini 6 Hak Anak dalam Islam yang Wajib Dipenuhi Orang Tua
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Kumpulan Doa Tolak Bala...
Kumpulan Doa Tolak Bala agar Terhindar dari Musibah, Penyakit, dan Kesulitan Hidup
Kepercayaan Bulan Safar...
Kepercayaan Bulan Safar Membawa Sial, Termasuk Khurafat? Ini Penjelasannya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved