Bersetubuh di Waktu Sahur dan Mandi Wajib Setelah Subuh, Bolehkah?

Kamis, 22 April 2021 - 03:00 WIB
loading...
Bersetubuh di Waktu...
Hubungan suami istri di waktu sahur harus dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan masuknya waktu Subuh. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Bersetubuh (hubungan badan suami istri) di waktu Sahur adalah pertanyaan yang sering muncul di setiap Ramadhan. Banyak bertanya apakah boleh bersetubuh kemudian mandiwajib setelah Subuh?

Mari kita simak penjelasan Ustaz Ahmad Sarwat Lc (pengasuh Rumah Fiqih Indonesia) berikut dikutip dari rumahfiqih. Hubungan seksual diharamkan pada saat kita sedang berpuasa. Apabila hal itu dilakukan di dalam puasa Ramadhan, selain membatalkan puasa, juga pelakunya terkena kaffarat.

Baca Juga: Subuh Belum Mandi Wajib Setelah Jima', Masih Sahkah Puasa?

Makna kaffarat adalah denda karena pelanggaran kesucian bulan Ramadhan. Bentuknya ada tiga level. Pertama, diwajibkan untuk membebaskan budak. Kedua, diwajibkan untuk berpuasa 2 bulan berturut-turut. Ketiga, diwajibkan untuk memberi makan fakir miskin sejumlah 60 orang.

Namun, bila hubungan suami-istri itu dilakukan di luar jam-jam kewajiban puasa, walau beberapa menit menjelang waktu Subuh, atau beberapa menit setelah masuknya waktu Maghrib, hukumnya Halal.

Karena batas waktu puasa sejak mulai masuknya waktu Shubuh, bukan imsak, hingga masuknya waktu Maghrib. Sedangkan di luar kedua waktu itu, tidak wajib puasa. Sehingga boleh saja bila melakukan hal-hal yang diharamkan saat berpuasa.

Dalilnya adalah firman Allah berikut:
"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan Puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri`tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa." (QS Al-Baqarah: 187)

Terkait masalah mandi janabah, kata Ustaz Ahmad Sarwat, sebenarnya tidak menjadi masalah. Sebab syarat puasa itu berbeda dengan syarat sholat. Kalau sholat membutuhkan syarat berupa kesucian dari hadats kecil dan hadats besar, maka ibadah puasa justru tidak mensyaratkan keduanya.

Sehingga boleh-boleh saja seorang yang sedang dalam keadaan berhadats besar (janabah) untuk berpuasa, dengan melewati waktu shubuh dalam keadaannya seperti itu. Dalam kata lain, seseoran yang belum mandi junub lalu melewati waktu shubuh dalam keadaan itu, hukum puasanya tetap sah.

Tinggal yang harus dikerjakan adalah bahwa dia tetap wajib melakukan shalat Subuh. Dan sholat Subuhnya mensyaratkan kesucian dari hadats besar dan hadats kecil sekaligus. Sebelum waktu Subuhnya selesai, dia harus sudah mandi wajib dan selesai mengerjakan sholat Subuh.

Kebolehan melakukan hubungan suami-istri di waktu sahur ini harus dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan masuknya waktu Subuh. Sebab bila keasyikan dan lupa waktu, lalu masih melakukannya padahal Subuh sudah masuk waktunya, maka akibatnya bukan hanya puasanya yang batal. Tetapi terkena denda (kaffarat) yang lumayan berat.

"Karena itu pesan kami, boleh dilakukan tapi hati-hati dan ingat waktu. Ingat bahwa Anda melakukannya pada waktu injury time, jadi watch out!" pesan Ustaz Ahmad Sarwat.

Baca Juga: Masih Junub di Waktu Subuh, Bagaimana Hukum Puasanya?
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Jangan Sia-siakan Waktu...
Jangan Sia-siakan Waktu Sahur, Perbanyak Istighfar Dahsyat Faedahnya!
Inilah Waktu Sahur yang...
Inilah Waktu Sahur yang Tepat dan Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Doa Sebelum dan Sesudah...
Doa Sebelum dan Sesudah Berjimak, Suami-Istri Wajib Tahu!
7 Keutamaan Makan Sahur,...
7 Keutamaan Makan Sahur, Salah Satunya Mendapat Doa Malaikat
Doa Sebelum Berhubungan...
Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri, Arab, Latin dan Terjemahan
Ghilah: Bersetubuh Sewaktu...
Ghilah: Bersetubuh Sewaktu Istri Masih Menyusui, Sempat Dilarang Rasulullah
Rekomendasi
Al Battani : Astronom...
Al Battani : Astronom Muslim yang Tepat Menghitung Jumlah Waktu dan Hari
Jepang Menemukan 7.000...
Jepang Menemukan 7.000 Lebih Pulau Baru
Ulasan Lengkap Riset...
Ulasan Lengkap Riset Potensi Gempa dan Tsunami di Selatan Jawa
Artikel Terkini
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Keutamaan Menutup Aib...
Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Kisah Nabi Musa dan...
Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Menutupi Aib Hamba yang Bertobat
Infografis
Pembunuhan 4 Muslim...
Pembunuhan 4 Muslim di AS, Presiden Biden: Saya Marah dan Sedih!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved