Istri Adalah Amanah Allah Ta'ala, Begini Seharusnya Sikap Suami

Jum'at, 23 April 2021 - 09:12 WIB
loading...
Istri Adalah Amanah Allah Taala, Begini Seharusnya Sikap Suami
Seorang suami wajib berlaku baik kepada istri. Dan pemuliaan terhadap istri adalah syari’at Allah ta’ala. Foto ilustrasi/ist
A A A
Seorang suami harus mengetahui bahwa istri adalah amanah yang dibebankan kepadanya, sehingga harus bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dalam memikul amanah tersebut. Dia juga harus mengajarinya masalah agama dan memberitahukan kepadanya berbagai kewajiban yang harus dilakukannya.

Dari Jabir radhiyallahu'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda,

فَاتَّقُوا اللَّهَ فِي النِّسَاءِ فَإِنَّكُم أَخَذتُمُوهُنَّ بِأَمَانَةِ اللَّهِ وَاستَحلَلتُم فُرُوجَهُنَّ بِكَلِمَةِ اللَّهِ

"Bertakwalah kepada Allah dalam memperlakukan para wanita, karena kalian telah mengambil mereka (sebagai istri) dengan perjanjian Allah dan menghalalkan hubungan suami istri dengan kalimat Allah." (HR. Muslim)



Dalam hadis yang mulia ini terdapat pelajaran tentang pentingnya memperhatikan hak para istri, memberi nasihat dan mempergauli dengan baik.

Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata,

فِيهِ الْحَثّ عَلَى مُرَاعَاة حَقّ النِّسَاء وَالْوَصِيَّة بِهِنَّ وَمُعَاشَرَتهنَّ بِالْمَعْرُوفِ

“Dalam hadis ini terdapat dorongan untuk memperhatikan hak para wanita, berwasiat kepada mereka dan mempergauli mereka dengan baik.” (Kitab Syarhu Muslim)

Artinya bahwa suami wajib berlaku baik kepada istri. Dan pemuliaan terhadap istri syari’at Allah ta’ala.



Dalam Sunan Abu Daud, Asy-Syaikh Abdul Muhsin Al-‘Abbad hafizhahullah berkata :

أي: لأنكم تزوجتم بهن بشرع الله، وهن أمانات عندكم، فعليكم أن تقوموا برعاية هذه الأمانة، وعدم الإضرار بهن، وعدم الإساءة إليهن، وإنما تحسنون إليهن، وتعاشرونهن بالمعروف، وتعاملونهن بالمعروف

“Makna hadis ini: Karena kalian wahai para suami telah menikahi istri-istri kalian dengan syari’at Allah, maka mereka adalah amanah-amanah di pundak kalian, hendaklah kalian berusaha menjaga amanah ini, tidak boleh menyakiti istri-istri kalian, tidak boleh berlaku jelek kepada mereka, tapi hendaklah kalian berbuat baik kepada mereka, mempergauli dengan cara yang ma’ruf dan berinteraksi dengan cara yang ma’ruf.”

Kewajiban suami untuk menunaikan hak agama dan duniawi bagi istri; hak agama adalah kebutuhan terhadap pendidikan agama dan penjagaan dari perbuatan-perbuatan syirik, bid’ah maupun maksiat. Adapun hak duniawi adalah kebutuhan fisik.



Al-Imam Az-Zarqoni rahimahullah berkata :

أي بأن الله ائتمنكم عليهن فيجب حفظ الأمانة وصيانتها بمراعاة حقوقها والقيام بمصالحها الدينية والدنيوية

“Makna hadits ini: Allah telah memberi amanah kepada kalian wahai suami atas istri-istri kalian, maka wajib menjaga amanah dan memeliharanya dengan memperhatikan hak-haknya dan kemaslahatan-kemaslahatannya secara agama maupun dunia.” [Mir’aatul Mafaatih Syarhu Misykah)

Dijelaskan pula bahwa kewajiban istri untuk selalu tunduk dan patuh kepada suami selama bukan dalam perkara maksiat.
Halaman :
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.4004 seconds (0.1#10.140)