Inilah Syarat-syarat Terbaik Bertaubat Menurut Syaikh Al Utsaimin

Jum'at, 23 April 2021 - 18:24 WIB
loading...
Inilah Syarat-syarat...
Apabila taubat itu telah terpenuhi seluruh syaratnya dan diterima, maka Allâh akan menghapus dosa-dosa yang ia telah bertaubat darinya, sekalipun jumlahnya sangat banyak. Foto ilustrasi/ist
A A A
Hakikat taubat adalah kembali kepada Allah dengan mengerjakan apa-apa yang dicintai-Nya dan meninggalkan apa-apa yang dibenci-Nya, atau kembali dari sesuatu yang dibenci kepada sesuatu yang dicintai .

Dan setiap orang yang bertaubat adalah orang yang beruntung. Seseorang tak akan beruntung kecuali dengan mengerjakan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang. Allah Ta'ala berfirman : “......Dan, barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim,” (QS Al-Hujurat: 11).

Baca juga: Istri Adalah Amanah Allah Ta'ala, Begini Seharusnya Sikap Suami

Nah Muslimah, agar bertaubat dapat sungguh-sungguh dan diterima Allah maka dibutuhkan syarat. Tentu saja, syarat-syarat terbaik yang dibutuhkan untuk diterimanya taubat ini. Dalam kitab Majâlis Syahri Ramadhân, Syaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin mengatakan, “Taubat yang diperintahkan Allâh Azza wa Jalla adalah taubat nasuha (yang tulus) yang mencakup lima syarat". Yaitu :

1. Dilakukan dengan ikhlas

Tidak sah taubat seseorang kecuali dengan ikhlas dengan cara menujukan taubatnya tersebut semata mengharap wajah Allah, ampunan dan penghapusan dosanya. Artinya, yang mendorong untuk bertaubat adalah kecintaannya kepada Allâh Azza wa Jalla , pengagungannya terhadap Allâh, harapannya untuk pahala disertai rasa takut akan tertimpa adzab-Nya.

Ia tidak menghendaki dunia sedikitpun dan juga bukan karena ingin dekat dengan orang-orang tertentu. Jika ini yang dia inginkan maka taubatnya tidak akan diterima. Karena ia belum bertaubat kepada Allâh Azza wa Jalla namun ia bertaubat demi mencapai tujuan-tujuan dunia yang dia inginkan.

Baca juga: 6 Penyakit yang Ditimbulkan Karena Pujian Menurut Imam Al Ghazali

2. Menyesali atas dosa yang pernah dilakukan

Hal ini sebagai bukti penyesalan yang sesungguhnya kepada Allâh dan luluh dihadapan-Nya serta murka pada hawa nafsunya sendiri yang terus membujuknya untuk melakukan keburukan. Taubat seperti ini adalah taubat yang benar-benar dilandasi akidah, keyakinan dan ilmu.

3. Segera berhenti dari perbuatan maksiat

Jika maksiat atau dosa itu disebabkan karena ia melakukan sesuatu yang diharamkan, maka harus langsung meninggalkan perbuatan haram tersebut seketika itu juga. Jika dosa atau maksiat akibat meninggalkan sesuatu yang diwajibkan, maka dia bergegas untuk melakukan yang diwajibkan itu seketika itu juga.

Dan banyak contoh lainnya. Misalnya bila dosa maksiat itu kepada manusia harus diselesaikan dengan manusia itu juga. Contohnya apabila berupa harta, harus menunaikannya kepada pemiliknya dan tidak diterima taubatnya kecuali dengan menunaikannya. Contohnya jika mencuri harta dari seseorang lalu bertaubat dari hal itu, maka kamu harus menyerahkan hasil curian tersebut kepada pemiliknya.

Baca juga: 4 Amalan di Bulan Ramadhan yang Pahalanya Dahsyat dan Berlipat-lipat

Apabila kemaksiatan yang dilakukan terhadap orang lain berupa pemukulan atau sejenisnya, maka datangilah ia dan mudahkanlah ia untuk membalas memukul kamu seperti kamu memukulnya. Apabila yang dipukul punggung maka punggung yang dipukul dan bila kepala atau bagian tubuh lainnya maka hendaklah ia membalasnya.

Sesungguhnya perbuatan baik akan menghilangkan keburukan. Dan taubah seseorang dari dosa tertentu tetap sah, sekalipun ia masih terus-menerus melakukan dosa yang lain. Karena perbuatan manusia itu banyak macamnya, dan imannya pun bertingkat-tingkat. Namun orang yang bertaubat dari dosa tertentu itu tidak bisa dikatakan dia telah bertaubat secara mutlak. Dan semua sifat-sifat terpuji dan kedudukan yang tinggi bagi orang yang bertaubat, hanya bisa diraih dengan bertaubat dari seluruh dosa-dosa.

4. Bertekad untuk tidak mengulangi dosa tersebut di masa yang akan datang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
9 Tanda Diterimanya...
9 Tanda Diterimanya Tobat Kita Diterima Allah SWT, Apa Saja?
Pintu Tobat bagi Orang...
Pintu Tobat bagi Orang Kafir dan Musyrik Masih Terbuka, Begini Penjelasannya
Ini Mengapa Tobat Wajib...
Ini Mengapa Tobat Wajib bagi Tiap Mukmin
Agar Hakikat Tobat Dapat...
Agar Hakikat Tobat Dapat Dipenuhi dan Memberikan Hasilnya bagi Jiwa dalam Kehidupan
Ayat-Ayat Al-Quran tentang...
Ayat-Ayat Al-Qur'an tentang Tobat: Orang yang Tidak Bertobat Adalah Zalim
Makna Taubat Nasuha,...
Makna Taubat Nasuha, Said bin Musayyab: Agar Engkau Menasihati Diri Sendiri
Rekomendasi
Mengapa Salju Berwarna...
Mengapa Salju Berwarna Putih tapi Air Tampak Jernih?
5 Fakta Pulau Bergerak...
5 Fakta Pulau Bergerak di Danau Chippewa Amerika Serikat, Bisa Didorong dengan Perahu
2 Gletser Besar yang...
2 Gletser Besar yang Jika Mencair Menjadi Ancaman Nyata Penduduk Bumi
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Janji Lindungi Muslim,...
Janji Lindungi Muslim, Putin Kutuk Pembakaran Al-Qur'an di Swedia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved