Mengkhatamkan Al-Qur'an dan Keutamaannya di Bulan Ramadhan
Jum'at, 30 April 2021 - 04:24 WIB
loading...
A
A
A
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,
أن جبريل كان يعْرضُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ كُلَّ عَامٍ مَرَّةً ، فَعرضَ عَلَيْهِ مَرَّتَيْنِ فِي الْعَامِ الَّذِي قُبِضَ فيه
“Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi shalallahu ‘alayhi wa sallam setiap tahun sekali (pada bulan ramadhan). Pada tahun wafatnya Rasulullah shalallahu ‘alayi wasallam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya)” ( HR. Bukhari)
Ibnu Atsir rahimahullah menjelaskan,
أي كان يدارسه جميع ما نزل من القرآن
“Yaitu mempelajari (mudarasah) semua ayat Al-Qur'an yang turun” ( Al-Jami’ fi Gharib Hadits, 4/64).
Baca juga: Permintaan Jet Pribadi untuk Kabur dari India Melonjak, Dubai Jadi Tujuan
Dirangkum dari berbagai sumber, keutamaan lain dari membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan adalah menjauhkan diri dari godaan setan. Membaca Al-Qur'an menjauhkan kita untuk berbuat maksiat sebagaimana yang disukai oleh setan. Dengan membaca Al-Qur'an, insyaAllah iman kita akan semakin kuat sehingga setan tidak dengan mudah menjerumuskan pada kesesatan.
Al-Qur'an juga bisa membuat kita semakin produktif. Produktif saat membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan merupakan hal yang baik. Rasa haus, lapar, dan lemas fisik saat berpuasa tidak bisa menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Gunakan waktu semaksimal mungkin dengan melakukan hal-hal baik seperti membaca Al-Quran.
Baca juga: Klaster Perkantoran Kembali Melonjak, Anies Imbau Warga Konsisten Jalankan Prokes
Membaca Al-Qur'an juga bisa membantu membangun pikiran positif. Isi kandungan yang terdapat di dalam Al-Qur'an yang kita baca berisi ilmu dan hikmah yang positif sehingga membantu mempengaruhi kita menjadi lebih positif di bulan Ramadhan. Sehingga membaca Al-Qur'an membuat kita menjadi terkondisikan dan akan lebih sering memikirkan sesuatu berdasarkan dalil agama, bukan karena dorongan nafsu dan dorongan negatif.
أن جبريل كان يعْرضُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ كُلَّ عَامٍ مَرَّةً ، فَعرضَ عَلَيْهِ مَرَّتَيْنِ فِي الْعَامِ الَّذِي قُبِضَ فيه
“Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi shalallahu ‘alayhi wa sallam setiap tahun sekali (pada bulan ramadhan). Pada tahun wafatnya Rasulullah shalallahu ‘alayi wasallam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya)” ( HR. Bukhari)
Ibnu Atsir rahimahullah menjelaskan,
أي كان يدارسه جميع ما نزل من القرآن
“Yaitu mempelajari (mudarasah) semua ayat Al-Qur'an yang turun” ( Al-Jami’ fi Gharib Hadits, 4/64).
Baca juga: Permintaan Jet Pribadi untuk Kabur dari India Melonjak, Dubai Jadi Tujuan
Dirangkum dari berbagai sumber, keutamaan lain dari membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan adalah menjauhkan diri dari godaan setan. Membaca Al-Qur'an menjauhkan kita untuk berbuat maksiat sebagaimana yang disukai oleh setan. Dengan membaca Al-Qur'an, insyaAllah iman kita akan semakin kuat sehingga setan tidak dengan mudah menjerumuskan pada kesesatan.
Al-Qur'an juga bisa membuat kita semakin produktif. Produktif saat membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan merupakan hal yang baik. Rasa haus, lapar, dan lemas fisik saat berpuasa tidak bisa menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Gunakan waktu semaksimal mungkin dengan melakukan hal-hal baik seperti membaca Al-Quran.
Baca juga: Klaster Perkantoran Kembali Melonjak, Anies Imbau Warga Konsisten Jalankan Prokes
Membaca Al-Qur'an juga bisa membantu membangun pikiran positif. Isi kandungan yang terdapat di dalam Al-Qur'an yang kita baca berisi ilmu dan hikmah yang positif sehingga membantu mempengaruhi kita menjadi lebih positif di bulan Ramadhan. Sehingga membaca Al-Qur'an membuat kita menjadi terkondisikan dan akan lebih sering memikirkan sesuatu berdasarkan dalil agama, bukan karena dorongan nafsu dan dorongan negatif.
Lihat Juga :